Liputan Khusus Veneer Gigi

Veneer Gigi Kelinci Jadi Tren di Kalangan Selebriti Indonesia

Intan Kemala Sari - wolipop Jumat, 30 Jan 2015 11:02 WIB
Dok. Audy Dental Dok. Audy Dental

Jakarta - Dari sekian banyak metode untuk memperbaiki bentuk dan sususan gigi, veneer menjadi salah satu prosedur yang paling sering dipilih. Alasannya, proses pengerjaannya lebih cepat dan terbilang mudah. Bahkan metode ini pun dipilih oleh para selebriti Tanah Air, seperti Tessa Kaunang, Olla Ramlan dan Shinta Bachir.

Salah satu metode veener gigi yang mulai digandrungi adalah bunny teeth atau veneer gigi kelinci. Bunny teeth ini mulai populer karena dapat membuat senyum lebih indah dan tampak lebih muda. Seperti apa prosesnya pembuatannya?

Drg Adina Rahmayanti, SpKG mengatakan, bunny teeth dibuat dengan cara memanjangkan gigi centralis incisor atau dua gigi tengah bagian atas yang berbentuk seperti gigi kelinci. Selain itu, ukuran gigi tengah pun juga bisa diperbesar dengan menambahkan veneer pada ujung gigi.

"Gigi biasa ukuran mahkotanya sekitar tujuh sampai delapan milimeter. Kalau mau dibentuk bunny teeth, bisa dipanjangkan dan ditambah ukurannya dengan veener kira-kira satu milimeter," paparnya saat berbincang dengan Wolipop di Audy Dental Kemang, Jakarta Selatan, Senin (26/1/2015).

Dokter lulusan kedokteran gigi Universitas Trisakti ini juga mengatakan, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk membuat bunny teeth. Yaitu dengan mengasah gigi seri sebelah kanan dan kiri. Hal ini secara otomatis membuat gigi tengah yang berbentuk seperti gigi kelinci terlihat lebih panjang.

"Kalau memang kondisi gigi tengah sudah bagus, tinggal diasah saja gigi serinya jadi lebih pendek, baru di-veneer. Kan kelihatannya gigi kelinci jadi panjang," katanya.

Tertarik melakukan prosedur bunny teeth? Tungguh dulu. Ternyata menurut dokter yang akrab disapa drg. Adin ini tidak semua orang cocok melakukannya. Ada beberapa aspek yang harus dipertimbangkan. "Bunny teeth juga lihat bentuk muka dulu ya, tergantung pantas atau tidak pantasnya. Kadang kalau tidak pantas, justru membuat muka kelihatan aneh," lanjutnya.

Untuk itu, konsultasi sebelum melakukan perawatan ini sangatlah dianjurkan. Dengan berkonsultasi, Anda dapat memahami kondisi dan permasalahan gigi sehingga dokter pun dapat menganjurkan prosedur yang terbaik bagi perawatan gigi.


(int/eny)