Liputan Khusus <i>Big Is Beautiful</i>
Suka Duka Wanita Bertubuh 'Plus Size': Jadi Populer Hingga Dicap Pemalas
wolipop
Jumat, 26 Sep 2014 08:19 WIB
Jakarta
-
Memiliki tubuh yang besarnya melebihi ukuran normal, bisa menjadi momok tersendiri khususnya di kalangan wanita. Apalagi ditambah dengan cibiran dari orang lain yang semakin membuat wanita bertubuh plus size kurang percaya diri. Rasa tidak percaya diri itu sebenarnya timbul dari dalam diri sendiri. Kenyataannya, banyak pelajaran berharga yang bisa didapat wanita bertubuh 'ekstra'.
Bagi Fahmia Badib, seorang penari perut profesional dengan bentuk tubuh plus size, salah satu sisi positif yang bisa didapatkan dengan memiliki tubuh besar adalah banyak diliput oleh media. Ia mengaku sering diwawancarai oleh televisi dan radio. Permintaan wawancara itu membuatnya populer dan semakin banyak mendapatkan tawaran tampil menari.
Bukan hanya itu saja, setiap selesai menari di atas panggung, banyak wanita-wanita yang menghampiri Mia, begitu Fahmia biasa disapa, untuk sekadar mengucapkan terima kasih karena telah memberikan inspirasi bagi mereka. "Banyak yang nyamperin aku dan bilang, aku yang badannya gendut aja bisa nari, mereka juga jadi termotivasi untuk bisa ikutan nari," ujarnya ketika berbincang dengan Wolipop di kediamannya kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/09/2014) .
Wanita 35 tahun ini juga berpikir, dengan bentuk tubuhnya yang sekarang ini, ia ingin bisa mengembangkan aspek-aspek lain yang ada di dalam dirinya. Aspek itu termasuk memiliki wawasan yang lebih luas, yang menurutnya memang wajib dimiliki siapapun termasuk para wanita bertubuh 'ekstra'.
"Jangan cuma penampilannya saja yang diandalkan, kita harus mengembangkan kepribadian kita. Pokoknya banyak aspek lain di diri kita yang bisa digali lagi," jelas Mia.
Senada dengan Mia, juara 1 Miss Big Indonesia 2014, Jelita Ramlan juga mengaku banyak hal-hal positif yang bisa didapat dengan memiliki tubuh besar. Dari sisi berperilaku misalnya, dia menjadi orang yang lebih ikhlas serta lapang dada. Berbeda dengan teman-temannya yang berusaha diet ketat dan memakai busana yang menutupi lengan, adik Olla Ramlan ini karena sudah ikhlas dengan bentuk tubuhnya, bersikap lebih cuek. Menurutnya, rasa percaya diri perlahan-lahan muncul ketika dia menerima bentuk tubuhnya yang berukuran ekstra.
Di balik hal positif yang dirasakan wanita bertubuh esktra ini, ada hal-hal kurang menyenangkan yang terkadang mereka alami. Seperti yang diungkap oleh Mia, media merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi. Sulit untuk mengubah pandangan orang-orang terhadap wanita bertubuh besar karena apa yang ditunjukkan melalui media malah mengajarkannya untuk membenci dan menyalahi dirinya sendiri. Tetapi perasaan seperti ini cepat-cepat ditangkisnya, ia berusaha untuk mengubah pola pikir bahwa wanita bertubuh gemuk juga sama saja layaknya wanita yang berbadan normal.
Sementara itu, Ririe Bogar selaku founder dari Miss Big Indonesia mengaku kerap mendapat cap kurang menyenangkan karena bentuk tubuhnya. Dia sering disebut pemalas dan mudah sakit. Padahal menurutnya, tidak semua wanita plus size seperti itu. "Kita gendut bukan berarti kita penyakitan dan pemalas. Malah banyak juga orang yang nggak besar tapi malah penyakitan. Itu sih balik lagi ke diri kita sendiri," tukasnya ketika diwawancara Wolipop di kawasan Woltermonginsidi, Jakarta Selatan, Senin (22/09/2014),.
(eny/aln)
Bagi Fahmia Badib, seorang penari perut profesional dengan bentuk tubuh plus size, salah satu sisi positif yang bisa didapatkan dengan memiliki tubuh besar adalah banyak diliput oleh media. Ia mengaku sering diwawancarai oleh televisi dan radio. Permintaan wawancara itu membuatnya populer dan semakin banyak mendapatkan tawaran tampil menari.
Bukan hanya itu saja, setiap selesai menari di atas panggung, banyak wanita-wanita yang menghampiri Mia, begitu Fahmia biasa disapa, untuk sekadar mengucapkan terima kasih karena telah memberikan inspirasi bagi mereka. "Banyak yang nyamperin aku dan bilang, aku yang badannya gendut aja bisa nari, mereka juga jadi termotivasi untuk bisa ikutan nari," ujarnya ketika berbincang dengan Wolipop di kediamannya kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/09/2014) .
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan cuma penampilannya saja yang diandalkan, kita harus mengembangkan kepribadian kita. Pokoknya banyak aspek lain di diri kita yang bisa digali lagi," jelas Mia.
Senada dengan Mia, juara 1 Miss Big Indonesia 2014, Jelita Ramlan juga mengaku banyak hal-hal positif yang bisa didapat dengan memiliki tubuh besar. Dari sisi berperilaku misalnya, dia menjadi orang yang lebih ikhlas serta lapang dada. Berbeda dengan teman-temannya yang berusaha diet ketat dan memakai busana yang menutupi lengan, adik Olla Ramlan ini karena sudah ikhlas dengan bentuk tubuhnya, bersikap lebih cuek. Menurutnya, rasa percaya diri perlahan-lahan muncul ketika dia menerima bentuk tubuhnya yang berukuran ekstra.
Di balik hal positif yang dirasakan wanita bertubuh esktra ini, ada hal-hal kurang menyenangkan yang terkadang mereka alami. Seperti yang diungkap oleh Mia, media merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi. Sulit untuk mengubah pandangan orang-orang terhadap wanita bertubuh besar karena apa yang ditunjukkan melalui media malah mengajarkannya untuk membenci dan menyalahi dirinya sendiri. Tetapi perasaan seperti ini cepat-cepat ditangkisnya, ia berusaha untuk mengubah pola pikir bahwa wanita bertubuh gemuk juga sama saja layaknya wanita yang berbadan normal.
Sementara itu, Ririe Bogar selaku founder dari Miss Big Indonesia mengaku kerap mendapat cap kurang menyenangkan karena bentuk tubuhnya. Dia sering disebut pemalas dan mudah sakit. Padahal menurutnya, tidak semua wanita plus size seperti itu. "Kita gendut bukan berarti kita penyakitan dan pemalas. Malah banyak juga orang yang nggak besar tapi malah penyakitan. Itu sih balik lagi ke diri kita sendiri," tukasnya ketika diwawancara Wolipop di kawasan Woltermonginsidi, Jakarta Selatan, Senin (22/09/2014),.
(eny/aln)
Pakaian Pria
Kacamata Lari dari Goodr, 100% Melindungi dari Sinar UVA & UVB Berbahaya
Perawatan dan Kecantikan
Betadine Clear Antiseptic Gel, Solusi Cepat untuk Atasi Luka Ringan
Elektronik & Gadget
Baseus Headphone Bowie D05 Bass Upgrade Edition 2025, Headphone Bass dengan Harga Bersahabat untuk Teman Setia Musik Harian!
Perawatan dan Kecantikan
Concealer Andalan Buat Menutupi Noda dengan Sekali Swipe, MOP - Cover Age High Coverage Creamy Concealer Jadi Favorit Banyak Orang!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Foundation atau Concealer Dulu? Ini Urutan Makeup yang Disarankan MUA
Heboh Tren Setting Powder Warna Hijau, Apa Fungsinya?
Sering Jerawatan & Kemerahan? Bisa Jadi Radang Kulit, Ini Solusinya
D&G Rilis Ulang Parfum The One Setelah 20 Tahun, Hadirkan Aroma Intens
6 Tips Makeup Lebaran Praktis yang Tahan Lama saat Silaturahmi
Most Popular
1
Viral Pasutri Pilih Mudik Pisah ke Kampung Masing-Masing Demi Hindari Cekcok
2
Ramalan Zodiak 24 Maret: Leo Jangan Menyerah, Virgo Mulai Ada Hasil
3
Foundation atau Concealer Dulu? Ini Urutan Makeup yang Disarankan MUA
4
Cara Zodiak Habiskan THR, Ada yang Auto Boncos! (Part 1)
5
Momen Langka Tasya Farasya & Tasyi Athasyia Lebaran Bareng, Sudah Akur?
MOST COMMENTED











































