Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Bantal yang Sudah Lapuk Bisa Jadi Penyebab Wajah Berjerawat

wolipop
Senin, 11 Agu 2014 08:20 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Kasur dan bantal berkualitas baik bisa membantu seseorang mendapatkan jam tidur yang berkualitas, sehingga tubuhnya terasa lebih segar saat bangun di keesokan paginya. Selain kualitas produk, ada satu lagi yang harus diperhatikan yaitu kebersihan atau higienitas tempat tidur.

Sebagian orang ada yang memiliki bantal favorit, tanpa bantal kesayangan itu maka dia akan mengalami kesulitan tidur. Ada pula yang memakai bantal selama bertahun-tahun dengan alasan malas atau menganggap mengganti bantal secara rutin tidaklah penting.

Padahal, bantal kesayangan yang sering menemani Anda tidur bisa menjadi sumber masalah pada kesehatan kulit. Bantal yang tidak pernah diganti lebih dari enam bulan ternyata bisa memicu timbulnya jerawat dan reaksi alergi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dr Robert Oexman, direktur Sleep to Live Institute di Mebane, Carolina Utara menjelaskan kepada The Huffington Post dan Daily Mail bahwa orang yang tidur menggunakan bantal lama yang sudah lapuk bisa mengalami gangguan kesehatan kulit. Saat tidur, debu, minyak, kotoran dan sel-sel kulit mati bisa menempel pada kulit dan menyebabkan jerawat.

Selain itu dalam penelitian yang dilakukan sebuah perusahaan untuk membantu konsumen mendapatkan kualitas tidur lebih baik lewat pemilihan kasur dan bantal yang tepat juga menemukan, debu yang menumpuk pada bantal yang sudah lama dipakai bisa menimbulkan reaksi alergi bahkan memperparah asthma. Dalam studi tersebut, didapati 20 persen responden yang mengalami alergi, 2/3 nya alergi terhadap debu dan kuman yang hidup di karpet dan perlengkapan tidur.

Ahli alergi dan daya tahan tubuh Dr Mark Neustrom dari Kansas City Allergy and Asthma Associates mengatakan, apabila seorang penderita alergi mengalami reaksi yang lebih parah pada pagi dan malam hari, besar kemungkinan karena bantal mereka yang tidak higienis. Penyebabnya, karena protein yang terdapat dalam kuman yang bersarang di bantal adalah pemicu alergi utamanya.

Disarankan mencuci selimut, kasur serta bantal secara rutin minimal sebulan sekali dan menjemurkan sampai benar-benar kering sebelum dipasang lagi di tempat tidur. Pilihlah bantal yang bisa menopang antara kepala dan bahu ketika Anda berbaring untuk memastikan kenyamanan dan mencegah sakit punggung. Jika perlu, gantilah bantal lama dengan bantal baru setiap enam bulan sekali. Namun itu bisa tergantung dari kondisi bantal yang digunakan. Apabila terlihat sudah lapuk dan terdapat noda yang sulit hilang, maka sudah waktunya diganti.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads