Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus Wisata Kecantikan

Selain Spa, Indonesia Kini Jadi Destinasi Perawatan Estetika Tanpa Bedah

Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 20 Jun 2014 08:50 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Kiki Oktaviani/Wolipop
Jakarta -

Bicara tentang perawatan kecantikan, mungkin Indonesia belum menempati urutan pertama bagi mereka yang mau melakukan perbaikan estetika di wajahnya. Namun jangan salah, Indonesia yang dulunya hanya dikenal karena spa dan pijatnya, kini sudah mulai dilirik dunia internasional karena kualitas perawatan estetika yang tak kalah berkualitas dengan luar negeri.

Sekiranya, itulah yang diungkap dr. Lanny Juniarti, presiden direktur Miracle Aesthetic Clinic. Menurut dr. Lanny, dokter-dokter estetika di Indonesia kini juga sudah mulai mencuri perhatian dunia internasional. Bahkan, kaum pendatang yang berasal dari negara-negara Asia sampai Amerika kini banyak juga yang tertarik untuk melakukan perawatan di Indonesia.

"Keunggulan estetika Indonesia pelayanan kita tentunya lebih ramah-ramah. Budaya kita, keramahan kita, juga menjadi unggulan dari klinik-klinik estetika di Indonesia. Kedua, yang mereka lihat adalah harga. Harga yang ditawarkan lebih affordable. Contohnya dengan prosedur dan alat yang sama di Indonesia, jika kita bandingkan dengan Singapura itu 1:3 atau 1:5 sama seperti di Korea juga seperti itu. Jika mau dibandingkan, Indonesia punya banyak potensi yang bisa digali," ujar dokter yang telah memiliki 18 outlet klinik estetika saat berbincang dengan Wolipop di The Conservatory, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (18/06/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkan dr. Lanny, berbagai perawatan estetika kini bisa dilakukan di Indonesia. Tren kecantikan yang banyak diminta konsumen baik itu dari dalam ataupun luar negeri juga telah bergeser. Dari yang awalnya mengandalkan operasi plastik, kini mereka lebih memilih perawatan yang instan dan tanpa pembedahan.

"Banyak yang bisa ditawarkan di Indonesia. Facial treatment, peremajaan kulit, injeksi botox, filler, penanaman benang, banyak lagi. Jadi prosedur yang non pembedahan, misalnya pengencangan dengan mesin, kemudian injeksi untuk menghilangkan kerutan atau mengisi kulit. Prosedur yang lebih instan, tidak sakit dan tidak meninggalkan luka," ungkap dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada itu.

(asf/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads