Tips Membentuk dan Merapikan Alis Sendiri Tanpa Perlu Takut Salah

- wolipop Rabu, 02 Apr 2014 08:14 WIB
Dok. Thinkstock
Jakarta -

Alis menjadi pembingkai wajah yang dapat menunjukkan ekspresi seseorang. Alis yang terbentuk rapi juga membuat wanita tampak lebih elegan tanpa perlu merias diri berlebihan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa alis yang rapi dan terbentuk sangat berpengaruh dalam sebuah penampilan. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk membentuk alis. Bagi, Anda yang ingin mencoba membentuk dan merapikan alis, berikut ini tipsnya dari saran profesional alis dan disadur dari berbagai sumber.

1. Cuci Wajah dengan Air Hangat
Mungkin Anda pernah mendengar saran agar menggosokkan es batu di kulit sekitar alis sebelum mencabut atau mencukurnya untuk menghindari rasa sakit. Saran tersebut salah! Dinginnya es batu malah membuat alis semakin sulit dicabut. Lebih baik, cuci wajah menggunakan air hangat yang membuat pori-pori terbuka dan alis menjadi lebih mudah dicabut.

2. Menemukan Titik-titik Alis
Tempatkan pulpen atau kuas rias tegak lurus dari ujung terdalam alis ke batang tengah hidung, lalu tandai dengan eyeliner pensil. Dilanjutkan dengan mencari titik tertinggi alis atau arch. Diukur dari sisi hidung paling pinggir ditarik 45 derajat ke arah bola mata, kemdian tandai. Titik terakhir alis berada ujung terluar. Cara mengukurnya dengan menarik pulpen atau kuas dari pinggir hidung ke ujung terluar mata dan tandai. Setelah mendapatkan titik-titiknya, arsir alis dengan pensil alis, sehingga kelebihan rambut diluar arsiran bisa terlihat. Kemudian cabut dengan tweezer atau cukur dengan alat pencukur alis khusus.

3. Memiliki Alat-alat Pembentuk Alis
Menurut Agustin Puji, make-up artist dan brow expert dari Make Up For Ever, setiap wanita yang ingin membentuk alisnya sendiri perlu mempersiapkan alat-alatnya sendiri. Siapkan cukuran alis, gunting dan pinset atau tweezer. "Alis wanita beda-beda. Ada wanita yang alisnya tumbuhnya ke bawah, sehingga harus digunting. Kalau teksturnya tebal butuh pinset atau tweezer. Hal itu karena kalau tidak dicabut akan menghasilkan titik-titik hitam seperti pria yang habis bercukur," ungkap Agustin beberapa waktu lalu.

4. Mengisi Kekosongan Alis
Setelah alis dibentuk, gunakan make-up alis untuk mengisi kekosongan dan menebalkan bentuknya. Saat ini, make-up alis lebih bervariasi, tidak hanya pensil alis. Ada maskara alis dan shadow alis. Bagi Anda yang ingin membuat tampilan alis yang natural bisa menggunakan shadow alis karena hasil pulasannya lebih tipis dibanding maskara atau pensil alis.

5. Sesuaikan dengan Warna Rambut
Anda harus menyesuaikan warna alis dengan warna rambut Anda agar tampak sesuai dan tidak aneh. "Membuat alis harus cari (make-up alis) warna paling deket dengan warna rambut. Ada alisnya coklat padahal warna rambutnya hitam, jadi keliatan tidak cocok," ujar wanita yang sekolah make-up di Prancis itu. Ia menyarankan untuk memiliki pensil alis, maskara alis atau shadow alis dengan warna kelabu. Warna tersebut paling aman untuk wanita Indonesia yang kebanyakan memiliki warna rambut hitam, hitam kecoklatan atau kemerahan.

(kik/eny)