Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus Operasi Plastik

Takut Gagal Operasi Plastik? Ini 6 Saran Dokter Sebelum Melakukannya

wolipop
Jumat, 21 Feb 2014 17:06 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Banyak wanita yang ingin terlihat sempurna menjalankan operasi plastik, seperti menggunakan implan atau prosedur lainnya. Sayangnya sebagian dari mereka melakukan tindakan tanpa cari informasi terlebih dahulu. Hal itu bisa membuat operasi tersebut gagal atau bermasalah ke depannya yang tentu akan mempengaruhi kesehatan serta penampilan Anda.

Untuk menghindari hal itu, dokter kulit dan ahli bedah plastik berikut memberikan enam saran yang berguna buat Anda. Apa saja saran dari mereka? Simak uraiannya di sini.


dok. Thinkstock

1. Pikirkan secara matang

Menurut dr. Eddy Karta, SpKK, pikirkan dulu matang-matang bahwa prosedur operasi plastik tersebut memang tindakan yang tepat untuk diri sendiri. Yakinkan diri kalau prosedur kecantikan itu diperlukan Anda saat ini. Hindari ingin melakukan operasi plastik hanya karena perasaan iri atau ikut-ikutan teman.

"Yang paling awal adalah mencoba merenungkan apakah betul tindakan tersebut tepat untuk diri sendiri dan untuk apa. Jangan mengambil keputusan operasi saat emosi sedang tidak tenang. Kemungkinan gagal akan menjadi lebih besar," tutur Eddy saat diwawancarai Wolipop melalui email, Kamis (20/2/2014).

1. Pikirkan secara matang

Menurut dr. Eddy Karta, SpKK, pikirkan dulu matang-matang bahwa prosedur operasi plastik tersebut memang tindakan yang tepat untuk diri sendiri. Yakinkan diri kalau prosedur kecantikan itu diperlukan Anda saat ini. Hindari ingin melakukan operasi plastik hanya karena perasaan iri atau ikut-ikutan teman.

"Yang paling awal adalah mencoba merenungkan apakah betul tindakan tersebut tepat untuk diri sendiri dan untuk apa. Jangan mengambil keputusan operasi saat emosi sedang tidak tenang. Kemungkinan gagal akan menjadi lebih besar," tutur Eddy saat diwawancarai Wolipop melalui email, Kamis (20/2/2014).

2. Cari informasi yang banyak

Cari informasi yang banyak sebelum melakukan operasi plastik baik mengenai prosedur yang akan dijalani maupun reputasi dari klinik kecantikan tujuan Anda. Anda bisa mencari tahu dari internet, buku, atau konsultasi langsung dengan dokter terpercaya. Cari tahu juga mengenai efek samping serta mengatasi masalah jika operasi yang dilakukan gagal.

2. Cari informasi yang banyak

Cari informasi yang banyak sebelum melakukan operasi plastik baik mengenai prosedur yang akan dijalani maupun reputasi dari klinik kecantikan tujuan Anda. Anda bisa mencari tahu dari internet, buku, atau konsultasi langsung dengan dokter terpercaya. Cari tahu juga mengenai efek samping serta mengatasi masalah jika operasi yang dilakukan gagal.

3. Hindari menggunakan jasa dokter keliling

dr. Eddy menyarankan agar mengetahui kompetensi dokter yang akan melakukan operasi. Serupa dengan pernyataan pria lulusan Universitas Indonesia itu, dokter bedah plastik, Enrina Diah, Sp.BP-RE, juga mengatakan sebaiknya melakukan tindakan operasi di klinik kecantikan atau rumah sakit.

"Sesuai dengan undang-undang operasi harus dikerjakan di fasilitas kesehatan, entah rumah sakit atau klinik. Itu yang kadang-kadang nggak diketahui pasien. Kalau dokter sudah bagus nggak akan keliling dia pasti sudah punya tempat praktek sendiri. Kalau yang keliling itu yang akhirnya terjadi kegagalan dan bisa cacat permanen," kata Enrina kepada Wolipop, Kamis (20/2/2014).

3. Hindari menggunakan jasa dokter keliling

dr. Eddy menyarankan agar mengetahui kompetensi dokter yang akan melakukan operasi. Serupa dengan pernyataan pria lulusan Universitas Indonesia itu, dokter bedah plastik, Enrina Diah, Sp.BP-RE, juga mengatakan sebaiknya melakukan tindakan operasi di klinik kecantikan atau rumah sakit.

"Sesuai dengan undang-undang operasi harus dikerjakan di fasilitas kesehatan, entah rumah sakit atau klinik. Itu yang kadang-kadang nggak diketahui pasien. Kalau dokter sudah bagus nggak akan keliling dia pasti sudah punya tempat praktek sendiri. Kalau yang keliling itu yang akhirnya terjadi kegagalan dan bisa cacat permanen," kata Enrina kepada Wolipop, Kamis (20/2/2014).

4. Jangan Tergiur dengan Harga Murah

Dokter Enrina juga menyarankan supaya Anda tidak tergiur dengan harga murah. Banyak wanita yang salah memutuskan karena dirayu teman atau oknum yang sengaja ingin mendapatkan untung. Salah satunya kasus suntik silikon cair yang masih sering dilakukan oleh para wanita untuk memperbaiki wajah mereka. Padahal suntik silikon bukanlah material yang legal.

4. Jangan Tergiur dengan Harga Murah

Dokter Enrina juga menyarankan supaya Anda tidak tergiur dengan harga murah. Banyak wanita yang salah memutuskan karena dirayu teman atau oknum yang sengaja ingin mendapatkan untung. Salah satunya kasus suntik silikon cair yang masih sering dilakukan oleh para wanita untuk memperbaiki wajah mereka. Padahal suntik silikon bukanlah material yang legal.

5. Minta Sertifikat Implan untuk Payudara

Menurut Enrina yang merupakan pimpinan dan dokter di Ultimo Aesthetic & Dental Center Jakarta, klien sebaiknya minta sertifikat asli saat akan implan payudara. Ini sangat penting karena implan yang aman memiliki sertifikat yang sudah diakui.

"Sebagai pasien harus pintar juga. Perhatikan implan yang akan dipasang, harus ada sertifikat. Selalu minta sertifikat kalau mau implan buat payudara ya, pasien berhak tahu sertifikat karena kalau ada sertifikat bisa klaim, ini yang sering tidak diketahui pasien," saran dokter lulusan Universitas Indonesia itu.

5. Minta Sertifikat Implan untuk Payudara

Menurut Enrina yang merupakan pimpinan dan dokter di Ultimo Aesthetic & Dental Center Jakarta, klien sebaiknya minta sertifikat asli saat akan implan payudara. Ini sangat penting karena implan yang aman memiliki sertifikat yang sudah diakui.

"Sebagai pasien harus pintar juga. Perhatikan implan yang akan dipasang, harus ada sertifikat. Selalu minta sertifikat kalau mau implan buat payudara ya, pasien berhak tahu sertifikat karena kalau ada sertifikat bisa klaim, ini yang sering tidak diketahui pasien," saran dokter lulusan Universitas Indonesia itu.

6. Pilih klinik terpercaya saat ingin operasi di luar negeri

Jika ingin melakukan operasi plastik di luar negeri, dr. Eddy menyarankan agar Anda sudah benar-benar memilih dengan yakin dan tepat. Sebaiknya dapatkan informasi lebih dulu dari teman dekat atau saudara sebelumnya. Menurutnya, operasi di luar negeri menjadi lebih sulit karena Anda tidak tahu secara detail mengenai klinik serta dokter di negara tersebut.

Enrina pun menambahkan, mendapatkan operasi plastik di luar negeri belum tentu aman. Seperti kasus yang pernah dialaminya, ia menerima pasien yang mengalami gagal implan payudara padahal baru enam bulan pasca operasi. Seharusnya, implan payudara yang aman memiliki jangka waktu seumur hidup dan tetap aman.

"Ada pasien saya dia implan di Singapura bayar ratusan juta padahal baru pasang enam bulan. Dia merasakan payudaranya keras, akhirnya harus dioperasi lagi, dibuang diganti yang baru. Sebenarnya garansinya lifetime, kalau implan nggak ada keluhan ya nggak perlu diganti. Cuma pasti payudara mengalami perubahan pasti seiring bertambahnya usia maka perlu penggantian," tandasnya di akhir perbincangan.

6. Pilih klinik terpercaya saat ingin operasi di luar negeri

Jika ingin melakukan operasi plastik di luar negeri, dr. Eddy menyarankan agar Anda sudah benar-benar memilih dengan yakin dan tepat. Sebaiknya dapatkan informasi lebih dulu dari teman dekat atau saudara sebelumnya. Menurutnya, operasi di luar negeri menjadi lebih sulit karena Anda tidak tahu secara detail mengenai klinik serta dokter di negara tersebut.

Enrina pun menambahkan, mendapatkan operasi plastik di luar negeri belum tentu aman. Seperti kasus yang pernah dialaminya, ia menerima pasien yang mengalami gagal implan payudara padahal baru enam bulan pasca operasi. Seharusnya, implan payudara yang aman memiliki jangka waktu seumur hidup dan tetap aman.

"Ada pasien saya dia implan di Singapura bayar ratusan juta padahal baru pasang enam bulan. Dia merasakan payudaranya keras, akhirnya harus dioperasi lagi, dibuang diganti yang baru. Sebenarnya garansinya lifetime, kalau implan nggak ada keluhan ya nggak perlu diganti. Cuma pasti payudara mengalami perubahan pasti seiring bertambahnya usia maka perlu penggantian," tandasnya di akhir perbincangan.
(aln/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads