Liputan Khusus <i>Animal Beauty</i>
Cantik dengan Sengat Lebah Bisa Berbahaya Jika....
Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 25 Okt 2013 12:33 WIB
Jakarta
-
Lebah merupakan salah satu hewan yang dimanfaatkan dalam bidang kesehatan dan kecantikan. Saat ini, terapi sengat lebah tidak hanya digemari karena bisa mengobati berbagai penyakit, tapi juga menjaga kecantikan wanita. Baik madu, racun lebah (venom), liur atau perekat sarangnya (propolis), susu lebah (royal jelly), hingga benang sari bunga (pollen) yang dibawa oleh hewan serangga ini dapat digunakan untuk membuat wanita semakin percaya diri. Namun sebelum melakukan sengat lebah demi tampil cantik, ada beberapa hal yang penting diperhatikan. Apa saja?
1. Alergi
Ahli apitherapy, Wima M. Harsono, Akp, menuturkan, alergi merupakan hal utama yang penting diperhatikan, terutama alergi obat. "Kalau alergi obat, 60% alergi lebah kalau alergi obat. Obat apa pun. Kalau orang normal cuma 1% sampai 2% akan terkena alergi. Makanya kalau dia alergi lebih hati-hati dan dianjurkan minum bee pollen dulu selama 3 bulan baru terapi sengat lebah," ungkap Wima saat berbincang dengan Wolipop di tempat prakteknya kawasan Klender, Jakarta Timur, Rabu (23/10/2013).
2. Hamil Muda
Saat wanita usia kehamilannya baru memasuki trimester pertama (1-4 bulan), Wima menyarankan agar tidak melakukan terapi sengat lebah. Wanita yang hamil muda rentan keguguran bila sang terapis tidak tahu mengenai hal tersebut. Oleh sebab itu, saat melakukan terapi ini, Anda disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dan mengatakan mengenai kondisi Anda.
3. Tekanan Darah
Penting memperhatikan tekanan darah sebelum melakukan terapi sengat lebah. Bila tensi kurang dari 100, sengatan tidak langsung dilakukan pada bagian yang akan diobati tapi cukup di tangan lebih dulu. Tensi rendah tentu mempengaruhi daya tahan tubuh dan Anda tak dianjurkan melakukan sengat lebah saat kondisi melemah.
4. Menstruasi
Pria 51 tahun itu menuturkan, saat menstruasi daya tahan tubuh berkurang, efek sampingnya bisa membuat Anda panas dalam. "Kalau lagi menstruasi bisa meriang karena daya tahan tubuh lagi lemah, sengatan lebah akan melemahkan sementara dan menguatkan nantinya. Istilahnya bibit yang melemahkan untuk mendapatkan pertahanan yang lebih bagus. Tapi ini bukan bibit tapi racun yang sifatnya organik," ujar pria lulusan Fakultas Biologi Universitas Sudirman Purwekerto itu.
5. Penyakit Bawaan
Menurut pria yang pernah bekerja di perusahaan farmasi Philipina itu, penyakit bawaan juga perlu diketahui di awal melakukan terapi. Pemeriksaan penyakit ini juga berguna untuk kesehatan Anda ke depannya.
6. Istirahat dan Makan Cukup
Lebah memiliki sifat melemahkan tubuh untuk memberikan penguat nantinya. Maka dari itu Anda disarankan istirahat serta makan yang cukup setelah melakukan sengat lebah.
(ays/eny)
1. Alergi
Ahli apitherapy, Wima M. Harsono, Akp, menuturkan, alergi merupakan hal utama yang penting diperhatikan, terutama alergi obat. "Kalau alergi obat, 60% alergi lebah kalau alergi obat. Obat apa pun. Kalau orang normal cuma 1% sampai 2% akan terkena alergi. Makanya kalau dia alergi lebih hati-hati dan dianjurkan minum bee pollen dulu selama 3 bulan baru terapi sengat lebah," ungkap Wima saat berbincang dengan Wolipop di tempat prakteknya kawasan Klender, Jakarta Timur, Rabu (23/10/2013).
2. Hamil Muda
Saat wanita usia kehamilannya baru memasuki trimester pertama (1-4 bulan), Wima menyarankan agar tidak melakukan terapi sengat lebah. Wanita yang hamil muda rentan keguguran bila sang terapis tidak tahu mengenai hal tersebut. Oleh sebab itu, saat melakukan terapi ini, Anda disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dan mengatakan mengenai kondisi Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penting memperhatikan tekanan darah sebelum melakukan terapi sengat lebah. Bila tensi kurang dari 100, sengatan tidak langsung dilakukan pada bagian yang akan diobati tapi cukup di tangan lebih dulu. Tensi rendah tentu mempengaruhi daya tahan tubuh dan Anda tak dianjurkan melakukan sengat lebah saat kondisi melemah.
4. Menstruasi
Pria 51 tahun itu menuturkan, saat menstruasi daya tahan tubuh berkurang, efek sampingnya bisa membuat Anda panas dalam. "Kalau lagi menstruasi bisa meriang karena daya tahan tubuh lagi lemah, sengatan lebah akan melemahkan sementara dan menguatkan nantinya. Istilahnya bibit yang melemahkan untuk mendapatkan pertahanan yang lebih bagus. Tapi ini bukan bibit tapi racun yang sifatnya organik," ujar pria lulusan Fakultas Biologi Universitas Sudirman Purwekerto itu.
5. Penyakit Bawaan
Menurut pria yang pernah bekerja di perusahaan farmasi Philipina itu, penyakit bawaan juga perlu diketahui di awal melakukan terapi. Pemeriksaan penyakit ini juga berguna untuk kesehatan Anda ke depannya.
6. Istirahat dan Makan Cukup
Lebah memiliki sifat melemahkan tubuh untuk memberikan penguat nantinya. Maka dari itu Anda disarankan istirahat serta makan yang cukup setelah melakukan sengat lebah.
(ays/eny)
Elektronik & Gadget
SanDisk Phone Drive USB, Solusi Tambah Storage HP Android yang Praktis
Olahraga
Performa di Lapangan Lebih Stabil dan Responsif dengan Nike Sabrina 3 EP
Hobi dan Mainan
Review Bagasi LOBO Assistant Kit 3.5L, Organizer Praktis untuk Travel
Olahraga
Nike Precision 7 Pink Blast, Pilihan Sepatu Basket yang Nyaman & Stylish
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bella Hadid Jadi Global Ambassador Pertama Prada Beauty
Rambut Kering dan Bercabang? Coba 6 Cara Merawat Kulit Kepala Ini
7 Tips Skincare Saat Mudik Naik Motor, Glowing Meski Kena Debu dan Matahari
Harper Beckham Siap Rilis Brand Kosmetik di Usia 14, Jadi Saingan Kylie Jenner
Contrast Makeup Theory: Teori Makeup Viral Bikin Riasan Lebih Cocok di Wajah
Most Popular
1
Gaya Aurel Hermansyah-Aaliyah Massaid, 2 Menantu saat Bukber Gen Halilintar
2
Ramalan Zodiak 15 Maret: Libra Pemasukan Tinggi, Sagitarius Ada Rezeki Datang
3
Bella Hadid Jadi Global Ambassador Pertama Prada Beauty
4
Ramalan Zodiak Cinta 15 Maret: Pisces Redam Konflik, Aries Perbaiki Hubungan
5
7 Drama Korea Fantasi Terbaru yang Bikin Penonton Ketagihan
MOST COMMENTED











































