Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Duh, Hanya 4% Wanita Indonesia Merasa Dirinya Cantik

wolipop
Rabu, 18 Sep 2013 16:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - "Wah dia cantik banget ya. Kulitnya mulus, putih lagi." Kalimat tersebut lebih sering terdengar ketimbang dengan, "Saya suka diri saya. Karena saya cantik, dan tubuh saya ideal."

Setujukah Anda dengan pernyataan tersebut? Miris memang bahwa ada banyak wanita yang lebih suka melihat kelebihan orang lain, ketimbang diri mereka sendiri.

Demi memperdalam pemahaman terhadap hal-hal yang dihadapi wanita tentang kecantikan, baru-baru ini Dove mengadakan survei untuk mengetahui bagaimana wanita memandang kecantikan dirinya. Survei yang melibatkan 5.006 responden wanita, berusia 18 tahun ke atas ini dilakukan di 25 negara, termasuk Indonesia, Amerika, India dan China.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari hasil survei di Indonesia, ternyata hanya 4 persen wanita yang mengakui diri mereka cantik. Kebanyakan wanita tidak merasa nyaman dalam mengekspresikan kecantikan mereka. Ya, ternyata sekitar 57 persen wanita Indonesia mengaku merasa tertekan untuk menjadi cantik.

Survei Dove ini juga mengungkapkan, bagi wanita, kritikus terburuk dalam berpenampilan ternyata adalah diri mereka sendiri. Ada 36% responden yang mengakui hal ini. Sementara 37 persen responden mengatakan masih belum memaksimalkan potensi kecantikan yang mereka miliki.

"Wanita itu tidak melihat diri mereka cantik sebagaimana orang lain melihat mereka. Wanita cenderung tidak menyukai penampilan mereka," jelas Eva Arisuci Rudjito, Marketing Manager Skin Cleansing PT. Unilever Indonesia, saat berbincang-bincang dengan media di Heritage Room, Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (18/09/2013).

Bahkan para model yang cantik dan profesional di depan kamera pun ternyata juga tidak percaya diri dengan penampilan mereka. Hal ini juga dibenarkan oleh Tommy Siahaan, fotografer Indonesia.

"Ada model yang merasa nggak cantik. Yang paling berat itu mengendalikan moodnya. Kita harus bisa membaca mood orang yang di foto," papar Tommy yang sudah banyak memfoto model untuk iklan, fashion spread majalah hingga prewedding ini.

Menyikapi hal tersebut, Unilever melalui Dove Real Beauty Campaign ingin membuat wanita melihat bahwa mereka lebih cantik daripada yang mereka pikirkan. Dove mengajak wanita Indonesia untuk bisa menghargai kecantikan yang dimiliki melalui video yang akan disebarkan melalui kanal digital. Kehadiran video tersebut diharapkan dapat membantu wanita lainnya dengan saling mengingatkan satu sama lain akan kecantikan diri mereka melalui aplikasi digital thedoveapp. Lewat kampanye tersebut, label kecantikan ini yakin bahwa wanita Indonesia bisa menemukan kebahagiaan terhadap penampilan fisik dan potensi diri mereka.

(rma/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads