ADVERTISEMENT

Sejak Umur Berapa Sebaiknya Pakai Krim Anti Aging?

- wolipop Jumat, 22 Mar 2013 18:17 WIB
dok. Thinkstock
Jakarta - Wanita mana yang ingin terlihat tua. Kebanyakan dari mereka, mengantisipasi penuaan sejak dini dengan melakukan perawatan dan menggunakan krim anti aging. Padahal kerutan sendiri sebenarnya akan terlihat mulai usia 40-an.

Ketakutan akan tampilan kulit yang keriput, membuat wanita yang masih berumur 20-an menggunakan krim anti tua tersebut. Lantas sejak umur berapakah wanita disarankan mulai menggunakan krim anti-aging?

Menurut dermatolog Joshua Zeichner, MD, akan lebih baik menggunakan krim anti-aging pada awal umur 30. " Ketika sudah melihat kerutan di awal 30 dan mulai menggunakan anti-aging, Anda bisa meminalisir penampakan pembuluh darah yang semakin jelas, kerutan yang dalam dan kehilangan elastisitas ketika usia 40 atau 50-An," ujar dokter sekaligus direktur dari cosmetic and clinical research in dermatology di New York’s Mt. Sinai Medical Center, seperti dikutip Web MD.

Sementara, wanita usia 20-an sebenartnya tidak membutuhkan krim anti kerutan tersebut. Bukannya merawat, masalah kulit bisa muncul bila menggunakan krim anti-aging di usia yang masih muda. Itu karena krim anti-aging didesain untuk kulit orang tua dan memiliki kandungan berat yang kurang cocok untuk kulit yang belum memiliki masalah penuaan.

"Orang yang menggunakan produk yang terlalu berminyak (seperti krim anti-aging) biasanya memicu kondisi occlusive folliculitis, keringat yang tidak bisa keluar dari pori-pori sehingga membuat kulit jadi gatal dan timbulah iritasi," ujar Susan Mayou, dermatologi di London, Inggris, seperti dikutip Dailymail.

Tapi bukan berarti usia remaja dan 20-an tidak merawat kulit sama sekali. Merawat kulit sejak dini dengan pelembab dan sunblock sejak muda juga menghambat penuaan kulit. Para dermatologi setuju, anti-kerut terbaik adalah sunblock atau sunscreen. Itu karena matahari menjadi pemicu utama pada penuaan kulit seperti keriput dan flek hitam.

(kik/kik)