Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus

Cukur & Waxing Bulu Miss V, Penting atau Tidak?

Arina Yulistara - wolipop
Selasa, 08 Jan 2013 14:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Meskipun tidak terlihat dari luar, bulu yang tumbuh di sekitar Miss V kerap dianggap sebagai gangguan kecantikan bagi kebanyakan wanita. Berbagai cara pun dilakukan untuk menghilangkan bulu-bulu di area intim tersebut. Mulai dari shaving, waxing, hingga laser.

Konon, menghilangkan bulu di bagian intim wanita bisa menambah sensitivitas terhadap stimulasi seks dan membuat area intim menjadi bersih dan bebas kuman. Benarkah demikian? Seberapa penting menghilangkan bulu di area intim?

Menurut dr. Nindita Hapsari Susanti, SpKK, "Sebetulnya mencukur bulu pada organ intim memiliki beberapa tujuan, antara lain adalah estetika supaya kelihatan lebih halus dan mulus. Selain itu untuk tujuan kebersihan, mengurangi kelembaban, dan untuk kenyamanan seseorang."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokter kulit yang praktek di Beyoutiful Aesthetic and Dental Care, Pakubuwono, Jakarta Selatan ini menambahkan, bulu pada organ intim yang terlalu lebat memang dapat menimbulkan masalah, bila tidak dijaga kebersihannya. Dalam kondisi tersebut, penghilangan bulu bisa jadi cara alternatif untuk mengurangi kelembaban pada area tersebut.

"Bulu pubis (bagian organ intim) memiliki fungsi sebagai penanda kematangan seksual seseorang, pelindung organ seksual, dan mengeluarkan zat feromon. Namun apabila terlalu lebat dan tidak dijaga kebersihannya, dapat menimbulkan masalah serta penyakit karena menjadi tempat berkembang biaknya kuman," urai dr. Nindita.

Ia melanjutkan, kebutuhan mencukur atau waxing bulu di area Miss V berbeda-beda pada masing-masing orang. "Menghilangkan bulu Miss V sebenarnya bukan sebuah keharusan. Apabila bulu tidak tidak terlampau lebat dan tidak mengganggu kenyamanan, tidak menjadi masalah apabila tidak dihilangkan," jelas dr. Nindita saat berbincang dengan Wolipop lewat telepon, Senin (7/01/2013).

"Tapi kalau seseorang merasa bulunya mengganggu, menyebabkan area kemaluan menjadi lembab, dan kurang bersih, atau untuk alasan meningkatkan sensitivitas seksual, dapat dilakukan pencukuran atau penghilangan bulu, dengan cara yang benar dan aman," tambahnya.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads