Liputan Khusus
8 Metode Penghilangan Bulu Tubuh
wolipop
Selasa, 08 Jan 2013 07:35 WIB
Jakarta
-
Banyak wanita yang tidak percaya diri dengan bulu-bulu yang tumbuh di tubuh mereka. Tentu saja, bulu di sekitar kaki, ketiak dan kemaluan cukup mengganggu karena membut kulit terlihat tidak bersih. Bagi Anda yang ingin menghilangkan bulu-bulu tubuh yang mengganggu tersebut, ini dia delapan metode yang bisa Anda coba, seperti dirangkum dari About.
1. Mencukur
Mencukur atau shaving merupakan metode penghilangan bulu paling mudah tapi hasilnya hanya sementara, karena hanya memangkas bulu di bagian permukaan kulit saja. Sebelum mencukur, sebaiknya gunakan krim khusus cukur, sabun atau kondisioner agar pisau cukur tidak melukai kulit.
2. Mencabut Bulu
Mencabut bulu dengan pinset merupakan cara yang cukup efektif untuk menghilangkan rambut halus yang mengganggu di tubuh. Namun prosesnya memakan waktu lama.
3. Waxing
Waxing merupakan metode yang cukup efektif untuk menghilangkan bulu secara langsung dalam satu waktu. Metode ini menggunakan lilin panas yang dipulaskan pada kulit. Kemudian kertas khusus atau strip ditempelkan pada kulit, kemudian dengan gerakan satu arah kertas dicabut. Rambut-rambut halus pun ikut tertarik.
4. Waxing Karamel
Metodenya hampir sama dengan waxing lilin, namun teknik ini menggunakan gula. Gula cair atau karamel disebarkan pada kulit dan diangkat dengan strip berlawanan arah pertumbuhan rambut. Keuntungan metode ini lebih mudah dibersihkan dibanding dengan waxing lilin. Karamel lebih larut dengan air sehingga lebih mudah membilasnya.
5. Depilatories
Teknik depilatories adalah menghilangkan bulu dengan krim perontok bulu. Menggunakan bahan kimia yang disebut thioglycolate yang dicampur dengan natrium hidroksida untuk merontokan bulu. Namun metode ini dapat membuat iritasi kulit karena bahan kimia tersebut mencair di sel-sel kulit. Prosesnya cukup mudah dan bisa dilakukan di rumah. Oleskan depilatories ke daerah yang ingin dihilangkan bulu. Diamkan selama lima sampai 15 menit. Biasanya dalam produk depilatories disediakan spatula untuk mengangkat krim sekaligus bulu yang telah rontok.
6. Elektrolisis
Metode ini memasukan jarum kecil ke folikel rambut dan mengalirkan arus listrik ke akar rambut. Prosedur ini seperti membakar akar rambut dan mencegah memproduksi pertumbuhan rambut. Pengerjaannya cukup rumit karena jarum dimasukkan satu persatu. Teknik ini memberikan hasil yang permanen bila dilakukan selama 12 sampai 18 bulan.
7. Laser
Cara kerjanya dengan memancarkan cahaya dengan energi yang rendah. Energi laser diubah menjadi panas sehingga membakar akar rambut. Karena pertumbuhan rambut dalam siklus waktu yang berbeda, maka memerlukan beberapa kali perawatan untuk hasil yang optimal. Anda akan mengalami sedikit rasa sakit pada saat perawatan. Namun hal ini tidak terlalu menyakitkan seperti waxing. Andapun bisa langsung beraktivitas setelahnya. Kemerahan dan bengkak ringan setelah laser merupakan hal yang wajar. Biasanya hanya berlangsung satu sampai dua hari. Anda dapat menggunakan batu es untuk mengusap daerah kulit yang merah dan bengkak.
8. Vaniqa
Vaniqa merupakan krim topikal (yang dioleskan pada kulit) untuk mengurangi dan menghambat pertumbuhan rambut pada wajah. Bahan aktif di Vaniqa adalah hidroklorida eflornithine, yang populer digunakan untuk mengobati penyakit tidur Afrika dan kanker tertentu.
(kik/kik)
1. Mencukur
Mencukur atau shaving merupakan metode penghilangan bulu paling mudah tapi hasilnya hanya sementara, karena hanya memangkas bulu di bagian permukaan kulit saja. Sebelum mencukur, sebaiknya gunakan krim khusus cukur, sabun atau kondisioner agar pisau cukur tidak melukai kulit.
2. Mencabut Bulu
Mencabut bulu dengan pinset merupakan cara yang cukup efektif untuk menghilangkan rambut halus yang mengganggu di tubuh. Namun prosesnya memakan waktu lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waxing merupakan metode yang cukup efektif untuk menghilangkan bulu secara langsung dalam satu waktu. Metode ini menggunakan lilin panas yang dipulaskan pada kulit. Kemudian kertas khusus atau strip ditempelkan pada kulit, kemudian dengan gerakan satu arah kertas dicabut. Rambut-rambut halus pun ikut tertarik.
4. Waxing Karamel
Metodenya hampir sama dengan waxing lilin, namun teknik ini menggunakan gula. Gula cair atau karamel disebarkan pada kulit dan diangkat dengan strip berlawanan arah pertumbuhan rambut. Keuntungan metode ini lebih mudah dibersihkan dibanding dengan waxing lilin. Karamel lebih larut dengan air sehingga lebih mudah membilasnya.
5. Depilatories
Teknik depilatories adalah menghilangkan bulu dengan krim perontok bulu. Menggunakan bahan kimia yang disebut thioglycolate yang dicampur dengan natrium hidroksida untuk merontokan bulu. Namun metode ini dapat membuat iritasi kulit karena bahan kimia tersebut mencair di sel-sel kulit. Prosesnya cukup mudah dan bisa dilakukan di rumah. Oleskan depilatories ke daerah yang ingin dihilangkan bulu. Diamkan selama lima sampai 15 menit. Biasanya dalam produk depilatories disediakan spatula untuk mengangkat krim sekaligus bulu yang telah rontok.
6. Elektrolisis
Metode ini memasukan jarum kecil ke folikel rambut dan mengalirkan arus listrik ke akar rambut. Prosedur ini seperti membakar akar rambut dan mencegah memproduksi pertumbuhan rambut. Pengerjaannya cukup rumit karena jarum dimasukkan satu persatu. Teknik ini memberikan hasil yang permanen bila dilakukan selama 12 sampai 18 bulan.
7. Laser
Cara kerjanya dengan memancarkan cahaya dengan energi yang rendah. Energi laser diubah menjadi panas sehingga membakar akar rambut. Karena pertumbuhan rambut dalam siklus waktu yang berbeda, maka memerlukan beberapa kali perawatan untuk hasil yang optimal. Anda akan mengalami sedikit rasa sakit pada saat perawatan. Namun hal ini tidak terlalu menyakitkan seperti waxing. Andapun bisa langsung beraktivitas setelahnya. Kemerahan dan bengkak ringan setelah laser merupakan hal yang wajar. Biasanya hanya berlangsung satu sampai dua hari. Anda dapat menggunakan batu es untuk mengusap daerah kulit yang merah dan bengkak.
8. Vaniqa
Vaniqa merupakan krim topikal (yang dioleskan pada kulit) untuk mengurangi dan menghambat pertumbuhan rambut pada wajah. Bahan aktif di Vaniqa adalah hidroklorida eflornithine, yang populer digunakan untuk mengobati penyakit tidur Afrika dan kanker tertentu.
(kik/kik)
Olahraga
Sepatu Lari Wanita Terbaik 2026! Ringan, Terjangkau, dan Ideal untuk Jogging Harian
Pakaian Wanita
Effortless Chic Tanpa Ribet! Tunik Monogram Elzatta untuk Look Rapi di Berbagai Momen
Kesehatan
Jaga Lambung dan Imun Selama Puasa Ramadan! PRO EM 1 Bantu Stabilkan Lambung dengan Bakteri Baik
Kesehatan
Punya Masalah Gatal dan Iritasi di Area Intim? Saatnya Ganti ke Perawatan yang Tepat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
3 Kebiasaan Pakai Makeup yang Diam-Diam Merusak Kulit
Fenomena Skin Anxiety, Saat Skincare Justru Bikin Stres dan Insecure
7 Rekomendasi Sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil
Ini Tinted Lip Balm yang Dipakai Margot Robbie di Film 'Wuthering Heights'
Review 3 Shades Make Over Amplify Fluid Glass, Efek Bibir Berkilau Bak Kaca
Most Popular
1
Gaya Atlet Gen Z 'Ice Princess' Alysa Liu, Rambut Nyentrik Hingga Tindik Gusi
2
60 Ucapan Ulang Tahun Bahasa Inggris yang Simple hingga Romantis
3
Barron Trump Tampil Beda Saat Ayahnya Pidato, Gayanya Jadi Sorotan
4
Pesona Elea Putri Ussy-Andhika Pratama di Pemotretan Keluarga, Bikin Salfok
5
Pesona Eileen Gu, Atlet Ski Berprestasi yang Juga Model Victoria's Secret
MOST COMMENTED











































