Liputan Khusus
Gara-gara Pacar, Pria Pun Bisa Ketagihan Spa
Dona Rema - wolipop
Selasa, 05 Jun 2012 10:58 WIB
Jakarta
-
Spa memang menjadi kebutuhan hidup bagi kebanyakan orang. Tak hanya wanita saja, melainkan juga para pria. Terbukti dengan semakin banyaknya area spa khusus pria, entah itu untuk facial, massage atau luluran.
Bukan hanya terbukti di lapangan saja, survei yang dilakukan Wolipop secara online melalui situs jejaring sosial Twitter, Senin (4/6/2012) juga mengungkapkan hal serupa. Kini makin banyak pria ketagihan spa gara-gara mengikuti jejak pasangannya.
Dari 120 responden, sebanyak 37% wanita mengaku bahwa pasangannya ikut melakukan perawatan spa ke salon. "Pacar saya hobi banget nih spa bareng di salon," papar Lisa (bukan nama sebenarnya) kepada Wolipop.
Ada juga pria yang sampai memanggil orang salon ke rumah untuk melakukan perawatan spa. "Suka, malah manggil orang salon kerumahnya untuk perawatan," tulis Kara (bukan nama sebenarnya) yang antusias menceritakan hobi kekasihnya itu.
Sementara 34% responden lainnya mengatakan bahwa kekasih atau pasangannya tidak suka pergi ke salon untuk melakukan perawatan spa bersama mereka. Bagi para pria yang menolak spa ini, mereka menganggap aktivitas tersebut terlalu kewanitaan.
Sedangkan 27% sisanya mengaku kadang-kadang pergi perawatan di spa . "Kadang-kadang. Itupun saya paksa," tutur Sali (bukan nama sebenarnya) yang menceritakan bahwa ia suka memaksa kekasihnya untuk ikut ke salon.
(rma/eny)
Bukan hanya terbukti di lapangan saja, survei yang dilakukan Wolipop secara online melalui situs jejaring sosial Twitter, Senin (4/6/2012) juga mengungkapkan hal serupa. Kini makin banyak pria ketagihan spa gara-gara mengikuti jejak pasangannya.
Dari 120 responden, sebanyak 37% wanita mengaku bahwa pasangannya ikut melakukan perawatan spa ke salon. "Pacar saya hobi banget nih spa bareng di salon," papar Lisa (bukan nama sebenarnya) kepada Wolipop.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara 34% responden lainnya mengatakan bahwa kekasih atau pasangannya tidak suka pergi ke salon untuk melakukan perawatan spa bersama mereka. Bagi para pria yang menolak spa ini, mereka menganggap aktivitas tersebut terlalu kewanitaan.
Sedangkan 27% sisanya mengaku kadang-kadang pergi perawatan di spa . "Kadang-kadang. Itupun saya paksa," tutur Sali (bukan nama sebenarnya) yang menceritakan bahwa ia suka memaksa kekasihnya untuk ikut ke salon.
(rma/eny)











































