Perawatan Kulit Berjerawat yang Keliru
wolipop
Kamis, 19 Mei 2011 08:40 WIB
Jakarta
-
Jerawat merupakan masalah kulit yang paling mengganggu dan melunturkan rasa percaya diri. Tak heran, banyak orang melakukan segala cara untuk menyingkirkan masalah yang satu ini.
Tapi mungkin masih banyak yang belum tahu cara memperlakukan kulit yang berjerawat dengan benar. Banyak perawatan yang justru memperparah kondisi kulit.
Dikutip dari becomegorgeous, berikut ini empat kesalahan yang paling umum dilakukan saat merawat kulit berjerawat.
1. Terlalu Sering Cuci Muka
Banyak produk permbersih khusus kulit berjerawat yang menjanjikan bisa membantu menghilangkan jerawat. Hal ini menyebabkan para konsumen membersihkan wajah mereka lebih sering, dengan harapan jerawatnya bisa cepat hilang.
Tindakan ini jelas salah. Jerawat sebenarnya tidak hanya disebabkan oleh debu dan kotoran. Melainkan hormon atau penggunaan produk yang tidak tepat. Jadi, mencuci muka terlalu sering tidak banyak membantu pembersihan jerawat. Sebaliknya, membersihkan wajah secara berlebihan hanya akan membuat jerawat makin parah.
Bersihkan wajah dengan facial foam berformula lembut, maksimal tiga kali sehari. Jangan lupa oleskan pelembab setelahnya.
2. Pakai Terlalu Banyak Produk
Biasanya demi menyembuhkan jerawat dengan cepat, kita cenderung mencoba berbagai macam produk. Saat produk yang sudah dibeli tak kunjung menunjukkan hasil, kita pun akan beralih ke produk lain dan seterusnya, dan seterusnya.
Perlu diingat, menghilangkan jerawat sampai tuntas perlu kesabaran dan ketelatenan. Jerawat tidak hilang hanya dalam satu atau dua bulan. Sering berganti-ganti produk karena tidak puas dengan produk sebelumnya, bisa berbahaya bagi kulit.
Kulit perlu waktu beradaptasi dengan bahan-bahan dari produk yang digunakan. Mengganti produk terlalu sering, akan membuat kulit kesulitan beradaptasi dengan formula produk yang baru sehingga jerawat justru bertambah parah.
Untuk mendapatkan produk yang tepat, kenali dengan benar jenis kulit, kemungkinan alergi dan reaksi terhadap bahan tertentu. Akan lebih baik bila Anda berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis kulit.
3. Tidak Memeriksa Kandungan dalam Produk
Salah satu kesalahan merawat kulit berjerawat, kita cenderung hanya melihat 'janji' yang tertulis di bagian kemasan produk tanpa memerhatikan bahan-bahannya. Jenis dan karakter kulit berbeda-beda. Untuk dapatkan produk yang tepat, Anda harus tahu jenis kulit baru menentukan produk yang benar.
Untuk wajah berminyak, pilih pelembab bertuliskan 'oil-free' dengan tekstur lotion atau gel, bukan krim. Begitu juga dengan penggunaan tabir surya.
Sementara untuk kulit kering namun berjerawat, hindari lotion, toner atau obat jerawat yang mengandung alkohol. Pilih pembersih wajah berformula lembut dan pelembab ringan yang aman untuk kulit sensitif.
4. Memencet Jerawat
Saat jerawat meradang, memencetnya dengan alat apapun sangat tidak dianjurkan. Selain membuat jerawat infeksi, juga bisa meninggalkan noda dan jaringan parut setelah sembuh nanti. Memencet jerawat, apalagi menggunakan tangan yang tidak higienis justru membuat bakteri lebih cepat menyebar dan jerawat pun bertambah banyak.
Atasi jerawat meradang dengan baluran es batu, lalu oleskan spot gel atau gel penghilang jerawat secara teratur. Bila jerawat sudah sangat parah, sebaiknya minta bantuan dokter kulit.
(hst/hst)
Tapi mungkin masih banyak yang belum tahu cara memperlakukan kulit yang berjerawat dengan benar. Banyak perawatan yang justru memperparah kondisi kulit.
Dikutip dari becomegorgeous, berikut ini empat kesalahan yang paling umum dilakukan saat merawat kulit berjerawat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak produk permbersih khusus kulit berjerawat yang menjanjikan bisa membantu menghilangkan jerawat. Hal ini menyebabkan para konsumen membersihkan wajah mereka lebih sering, dengan harapan jerawatnya bisa cepat hilang.
Tindakan ini jelas salah. Jerawat sebenarnya tidak hanya disebabkan oleh debu dan kotoran. Melainkan hormon atau penggunaan produk yang tidak tepat. Jadi, mencuci muka terlalu sering tidak banyak membantu pembersihan jerawat. Sebaliknya, membersihkan wajah secara berlebihan hanya akan membuat jerawat makin parah.
Bersihkan wajah dengan facial foam berformula lembut, maksimal tiga kali sehari. Jangan lupa oleskan pelembab setelahnya.
2. Pakai Terlalu Banyak Produk
Biasanya demi menyembuhkan jerawat dengan cepat, kita cenderung mencoba berbagai macam produk. Saat produk yang sudah dibeli tak kunjung menunjukkan hasil, kita pun akan beralih ke produk lain dan seterusnya, dan seterusnya.
Perlu diingat, menghilangkan jerawat sampai tuntas perlu kesabaran dan ketelatenan. Jerawat tidak hilang hanya dalam satu atau dua bulan. Sering berganti-ganti produk karena tidak puas dengan produk sebelumnya, bisa berbahaya bagi kulit.
Kulit perlu waktu beradaptasi dengan bahan-bahan dari produk yang digunakan. Mengganti produk terlalu sering, akan membuat kulit kesulitan beradaptasi dengan formula produk yang baru sehingga jerawat justru bertambah parah.
Untuk mendapatkan produk yang tepat, kenali dengan benar jenis kulit, kemungkinan alergi dan reaksi terhadap bahan tertentu. Akan lebih baik bila Anda berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis kulit.
3. Tidak Memeriksa Kandungan dalam Produk
Salah satu kesalahan merawat kulit berjerawat, kita cenderung hanya melihat 'janji' yang tertulis di bagian kemasan produk tanpa memerhatikan bahan-bahannya. Jenis dan karakter kulit berbeda-beda. Untuk dapatkan produk yang tepat, Anda harus tahu jenis kulit baru menentukan produk yang benar.
Untuk wajah berminyak, pilih pelembab bertuliskan 'oil-free' dengan tekstur lotion atau gel, bukan krim. Begitu juga dengan penggunaan tabir surya.
Sementara untuk kulit kering namun berjerawat, hindari lotion, toner atau obat jerawat yang mengandung alkohol. Pilih pembersih wajah berformula lembut dan pelembab ringan yang aman untuk kulit sensitif.
4. Memencet Jerawat
Saat jerawat meradang, memencetnya dengan alat apapun sangat tidak dianjurkan. Selain membuat jerawat infeksi, juga bisa meninggalkan noda dan jaringan parut setelah sembuh nanti. Memencet jerawat, apalagi menggunakan tangan yang tidak higienis justru membuat bakteri lebih cepat menyebar dan jerawat pun bertambah banyak.
Atasi jerawat meradang dengan baluran es batu, lalu oleskan spot gel atau gel penghilang jerawat secara teratur. Bila jerawat sudah sangat parah, sebaiknya minta bantuan dokter kulit.
(hst/hst)
Pakaian Wanita
Kaos Kaki Ankle Tidak Mudah Melar, THE MUDS Tutty Fruity yang Awet Dipakai Rutin
Pakaian Pria
Inspirasi Outift Pria untuk Bukber di Bulan Ramadhan, Rapi, Stylish, dan Tetap Nyaman Dipakai!
Pakaian Pria
Merayakan Lebaran dengan Tas Baru, BANGE BG7566 Tas Selempang Pria Waist Bag Favorit yang Wajib Kamu Punya!
Hobi dan Mainan
Fantech Gamepad HALL EFFECT Wireless WGP13S, Kontrol Presisi Tanpa Drama untuk Gamer Serius!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Toner Beras Hitam Ini Dirancang untuk Kulit Berminyak, Hasilnya Tetap Glowing
5 Tren Nail Art Korea 2026 Paling Dicari, Dari Blush Nails sampai Hello Kitty
Tren Bebot Makeup Viral di TikTok, Apa Itu?
Atasi Bibir Kering Saat Puasa dengan Lip Peptide, Lebih Ampuh dari Lip Balm!
Ini yang Terjadi pada Kulit Kalau Kamu Kurang Tidur
Most Popular
1
Viral Pernikahan Crazy Rich India, Wedding Cake-nya Berbentuk Chandelier
2
TikTok Viral Verificator
Tak Disangka, Viral Wanita Ini Hamil Bareng Ibu dan Kini Urus 4 Adik Sendiri
3
Mengenal 2 Putri Pangeran Andrew yang Jadi Sorotan Usai Ayahnya Ditangkap
4
Sering Ngopi saat Puasa? Ini Dampak Buruknya ke Kulit Menurut Dokter
5
Ramalan Zodiak 21 Februari: Cancer Kerja Keras, Virgo Percaya Si Dia
MOST COMMENTED











































