Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Jangan Baper Dulu! Ini Cara Hadapi Teman Pacar yang Bikin Kesal

Almira Riva Az Zahra - wolipop
Minggu, 22 Feb 2026 21:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Yumis Cells 2
Foto: dok. TVING
Jakarta -

Memiliki pasangan yang baik, cerdas, dan sukses tentu menjadi impian banyak orang, baik laki-laki maupun perempuan. Saking bahagianya, tak jarang kita sudah membayangkan masa depan yang cerah bersama.

Namun, di balik semua itu, ada faktor lain yang kadang membuat kita ragu melangkah ke jenjang yang lebih serius. Faktor tersebut bisa saja datang dari orang-orang terdekat pasangan, khususnya teman-temannya yang terasa membawa pengaruh kurang baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rasa terganggu yang muncul sebenarnya bukan sesuatu yang tidak bisa diatasi. Selalu ada ruang untuk memperbaiki situasi, termasuk dalam hal pertemanan pasangan.

"Kita semua memiliki sisi kepribadian yang selalu bisa diperbaiki," ujar terapis pernikahan dan keluarga asal Amerika, Dr. Jeff Mann.

ADVERTISEMENT

Lalu, Bagaimana Cara Menghadapinya?

Saat mulai merasa teman pasangan terasa menyebalkan, cobalah lebih dulu menilai dengan jernih. Apakah itu hanya prasangka atau memang ada sikap tertentu yang membuat tidak nyaman? Bisa jadi, seperti yang dikatakan Dr. Jeff, persoalannya justru ada pada pasangan, bukan pada temannya.

Dari sini, komunikasi menjadi kunci utama. Sampaikan perasaan dengan cara yang tepat agar pesan tersampaikan tanpa memicu pertengkaran. Hindari nada menuduh atau menyalahkan, dan fokuslah pada perasaan yang kamu rasakan.

Perlu dipahami juga, ada teman yang memang memiliki posisi sangat penting dalam hidup seseorang. Pasangan mungkin punya alasan tersendiri mengapa ia begitu dekat dengan temannya. Dengan berdiskusi secara tenang dan saling menghargai, kamu bisa memahami sudut pandang yang berbeda dan melihat situasi dengan lebih objektif.

Hal yang harus digarisbawahi: jangan pernah memaksa pasangan memilih antara kamu atau temannya. Sikap tersebut menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap ruang pribadi pasangan dan bisa membuat hubungan menjadi tidak sehat.

Menghakimi teman pasangan secara langsung di depan mereka juga bukan solusi. Mungkin terasa melegakan sesaat, tetapi dampaknya bisa buruk untuk hubungan ke depannya.

Sebaliknya, cobalah mengenal teman pasangan lebih dekat. Bisa jadi kesan negatif yang muncul hanya sebatas kesan pertama. Seiring waktu, pandangan itu mungkin berubah. Namun tetap pahami batasan yang sehat. Bicarakan dengan pasangan mengenai hal-hal yang masih bisa ditoleransi dan sikap apa yang terasa menyakiti atau mengganggu pikiran. Biasanya, dari percakapan seperti ini akan ditemukan titik tengah.

Memberi ruang pada pasangan untuk bersenang-senang tanpa kamu juga bisa menjadi solusi. Dengan begitu, kamu tidak perlu merasa kesal karena terganggu oleh tingkah teman-temannya. Di sisi lain, tidak ada salahnya sesekali mencoba berbaur dengan lingkar pertemanannya agar tercipta keseimbangan.

Respons pasangan tentu bisa berbeda-beda. Ada yang berusaha memahami dan mencari solusi bersama. Namun, jika respons yang muncul justru meremehkan perasaanmu, misalnya dengan mengatakan kamu bereaksi berlebihan, hal itu patut menjadi pertimbangan serius. Hubungan yang sehat dibangun di atas rasa saling menghargai, bukan merendahkan atau menyepelekan perasaan satu sama lain.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads