Jangan Baper Dulu! Ini Cara Hadapi Teman Pacar yang Bikin Kesal
Memiliki pasangan yang baik, cerdas, dan sukses tentu menjadi impian banyak orang, baik laki-laki maupun perempuan. Saking bahagianya, tak jarang kita sudah membayangkan masa depan yang cerah bersama.
Namun, di balik semua itu, ada faktor lain yang kadang membuat kita ragu melangkah ke jenjang yang lebih serius. Faktor tersebut bisa saja datang dari orang-orang terdekat pasangan, khususnya teman-temannya yang terasa membawa pengaruh kurang baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rasa terganggu yang muncul sebenarnya bukan sesuatu yang tidak bisa diatasi. Selalu ada ruang untuk memperbaiki situasi, termasuk dalam hal pertemanan pasangan.
"Kita semua memiliki sisi kepribadian yang selalu bisa diperbaiki," ujar terapis pernikahan dan keluarga asal Amerika, Dr. Jeff Mann.
Lalu, Bagaimana Cara Menghadapinya?
Saat mulai merasa teman pasangan terasa menyebalkan, cobalah lebih dulu menilai dengan jernih. Apakah itu hanya prasangka atau memang ada sikap tertentu yang membuat tidak nyaman? Bisa jadi, seperti yang dikatakan Dr. Jeff, persoalannya justru ada pada pasangan, bukan pada temannya.
Dari sini, komunikasi menjadi kunci utama. Sampaikan perasaan dengan cara yang tepat agar pesan tersampaikan tanpa memicu pertengkaran. Hindari nada menuduh atau menyalahkan, dan fokuslah pada perasaan yang kamu rasakan.
Perlu dipahami juga, ada teman yang memang memiliki posisi sangat penting dalam hidup seseorang. Pasangan mungkin punya alasan tersendiri mengapa ia begitu dekat dengan temannya. Dengan berdiskusi secara tenang dan saling menghargai, kamu bisa memahami sudut pandang yang berbeda dan melihat situasi dengan lebih objektif.
Hal yang harus digarisbawahi: jangan pernah memaksa pasangan memilih antara kamu atau temannya. Sikap tersebut menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap ruang pribadi pasangan dan bisa membuat hubungan menjadi tidak sehat.
Menghakimi teman pasangan secara langsung di depan mereka juga bukan solusi. Mungkin terasa melegakan sesaat, tetapi dampaknya bisa buruk untuk hubungan ke depannya.
Sebaliknya, cobalah mengenal teman pasangan lebih dekat. Bisa jadi kesan negatif yang muncul hanya sebatas kesan pertama. Seiring waktu, pandangan itu mungkin berubah. Namun tetap pahami batasan yang sehat. Bicarakan dengan pasangan mengenai hal-hal yang masih bisa ditoleransi dan sikap apa yang terasa menyakiti atau mengganggu pikiran. Biasanya, dari percakapan seperti ini akan ditemukan titik tengah.
Memberi ruang pada pasangan untuk bersenang-senang tanpa kamu juga bisa menjadi solusi. Dengan begitu, kamu tidak perlu merasa kesal karena terganggu oleh tingkah teman-temannya. Di sisi lain, tidak ada salahnya sesekali mencoba berbaur dengan lingkar pertemanannya agar tercipta keseimbangan.
Respons pasangan tentu bisa berbeda-beda. Ada yang berusaha memahami dan mencari solusi bersama. Namun, jika respons yang muncul justru meremehkan perasaanmu, misalnya dengan mengatakan kamu bereaksi berlebihan, hal itu patut menjadi pertimbangan serius. Hubungan yang sehat dibangun di atas rasa saling menghargai, bukan merendahkan atau menyepelekan perasaan satu sama lain.
(eny/eny)
Pakaian Wanita
Rekomendasi Daster Wanita Terbaik untuk Tidur Nyaman! Review Daster URU UCBamboo
Home & Living
Cangkir Kopi Keramik yang Manis untuk Sajian Hangat, Naruna Cangkir Keramik Handle Cappucino
Home & Living
Percantik Ruang Tamu dengan Taplak Meja Estetik untuk Sambut Lebaran 2026!
Elektronik & Gadget
Headphone Bone Conduction Wireless, Tetap Dengar Musik Tanpa Menutup Telinga!
Ramalan Zodiak Cinta 15 Maret: Pisces Redam Konflik, Aries Perbaiki Hubungan
Ramalan Zodiak 15 Maret: Libra Pemasukan Tinggi, Sagitarius Ada Rezeki Datang
60 Ucapan Hampers Lebaran Singkat dan Elegan untuk Kartu Idul Fitri
Ramalan Zodiak 15 Maret: Leo Jangan Dipendam Sendiri, Virgo Jujur dan Terbuka
Ramalan Zodiak Cinta 14 Maret: Capricorn Redam Ego, Scorpio Lebih Perhatian
Potret Prewedding El Rumi & Syifa Hadju, Memukau Dengan Gaya Tradisional
Most Pop: Gadis Tercantik di Dunia Dilamar, Siapa Calon Suaminya?
Buku Baru Klaim Camilla Sebut Meghan Markle 'Cuci Otak' Pangeran Harry
Gaun Rusak hingga Jatuh di Tangga, 5 Momen Oscars yang Nyaris Jadi Malapetaka













































