Viral Tren Kencan Zaman Now, Mantan Direferensikan Seperti CV Kerja
Mencari pasangan di aplikasi kencan bisa terbilang untung-untungan. Pasalnya foto bisa menipu, biodata belum tentu jujur, dan tak sedikit yang berujung ghosting atau bahkan penipuan. Karena rasa lelah itulah, anak muda di China kini memunculkan tren kencan baru yang unik sekaligus tak biasa, yaitu merekomendasikan mantan pacar ke orang lain, seperti layaknya memberi referensi kerja.
Melansir SCMP, tren tersebut dikenal dengan sebutan 'ex-partner referral' atau referensi mantan. Alih-alih mencari pasangan baru dari nol, sebagian orang justru menawarkan mantan mereka kepada teman atau warganet lain. Informasi yang diberikan juga cukup lengkap, tak sekadar 'orangnya baik', tapi juga dengan profil detail, kelebihan, kekurangan, sampai 'laporan pengalaman' selama berpacaran.
Fenomena tersebut bermula dari sebuah unggahan viral di media sosial yang bercanda meminta 'referensi internal' untuk mencari pacar. Tak disangka, banyak orang yang menanggapinya dengan serius. Kolom komentar pun berubah seperti ajang promosi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa warganet mendeskripsikan mantannya seperti HRD menawarkan kandidat kerja. Contohnya, "lahir 1995, tinggi 183 cm, bekerja di perusahaan milik negara, emosional stabil, bisa memasak, namun memiliki kekurangan, sedikit manja pada ibunya."
Ada juga yang menambahkan 'testimoni' seolah-olah review produk, seperti: "Sudah tiga tahun pacaran, orangnya bertanggung jawab dan tidak pernah selingkuh."
Formatnya bahkan dibuat rapi seperti CV kerja. Mulai dari usia, zodiak, tipe kepribadian, hingga alasan putus. Beberapa menyebut kondisi mantannya '90% baru', lengkap dengan catatan 'tanpa kekerasan, tanpa perselingkuhan, putus karena jarak jauh'.
Tak sedikit yang bercanda menyebut tren ini mirip pasar barang second, karena mantan diperlakukan seperti layaknya 'produk pre-loved' dengan evaluasi kualitas.
Yang lebih unik, ada pula yang membuat 'user manual' atau buku panduan penggunaan. Isinya detail kebiasaan kecil, mulai dari minuman favorit di pagi hari, kebiasaan saat marah, hingga sifat sehari-hari di rumah.
Meski terdengar seperti sekadar candaan di Internet, nyatanya metode tersebut benar-benar membantu sebagian orang. Ada yang mengaku berhasil menemukan pasangan cocok lewat rekomendasi mantan temannya, karena dianggap lebih terpercaya.
Banyak anak muda khawatir bertemu penipu, manipulatif, atau orang yang memalsukan identitas di aplikasi kencan. Mantan yang sudah 'teruji' dinilai lebih mudah dipercaya karena riwayatnya jelas.
"Lebih baik yang sudah pernah dipacari orang lain. Setidaknya ada bukti nyata," tulis seorang warganet.
Namun, tren ini juga memicu pro dan kontra. Sebagian menganggapnya kreatif dan jujur, tapi ada pula yang menilai cara tersebut membuat manusia seperti komoditas, seolah pasangan hidup bisa dipilih seperti belanja.
Terlepas dari kontroversinya, fenomena ini menunjukkan bahwa generasi muda makin realistis soal cinta. Mereka tak hanya mengandalkan kesan pertama, tapi juga 'rekam jejak'.
(vio/vio)
Kesehatan
Detoks Alami dari Mikroalga! Tablet Chlorella Ini Disebut Kaya Klorofil dan Bantu Bersihkan Racun Tubuh
Kesehatan
Kolesterol Naik Setelah Makan Berat? Coba Rutin Minum Teh Hitam Herbal Ini
Kesehatan
Pantau Suhu Tubuh Saat Campak Merebak! 2 Termometer Ini Bikin Cek Demam Lebih Praktis di Rumah
Olahraga
Jangan Ngaku Runner Kalau Belum Punya 3 Perlengkapan Ini
Ramalan Zodiak Cinta 7 Maret: Pisces Jaga Sikap, Gemini Turunkan Ego
Ramalan Zodiak 7 Maret: Capricorn Tertekan, Aquarius Kurang Mujur
Ramalan Zodiak 7 Maret: Libra Lebih Perhatian, Scorpio Harus Mengalah
Ramalan Zodiak Cinta 6 Maret: Pisces Beda Pendapat, Cancer Lebih Sabar
Ramalan Zodiak 6 Maret: Cancer Perlu Ketenangan, Virgo Lebih Serius
Potret Aaliyah Massaid-Kesya Levronka di Ultah Mahalini, Kompak Pakai Daster
Potret Kemesraan Vidi Aldiano dan Sheila Dara yang Kini Tinggal Kenangan
Sleep Anxiety Bikin Susah Tidur? Ini 9 Cara Mengatasinya Agar Tidur Nyenyak
Potret Kemesraan dr Richard Lee Bareng Istri Sebelum Ditangkap Polisi











































