Kenapa LDR 'Selalu Gagal' dalam Percintaan? Ini Alasannya
Daftar Isi
- Berapa Persen LDR yang Gagal?
- Alasan LDR Gagal
- 1. Penyelesaian Konflik yang Berbeda
- 2. Mungkin Menginginkan Hal yang Berbeda
- 3. Naik Turunnya Emosi
- 4. Lelah Selalu Menghabiskan Waktu Secara Virtual
- 5. Ada Ruang untuk Bersembunyi
- 6. Sulit Meningkatkan Level Keintiman
- 7. Terpengaruh Lingkungan
- 8. Tidak Bersedia Berkorban Satu Sama Lain
- 9. Tumbuh Terpisah
- 10. Tidak Bisa Merasakan Kemajuan Hubungan
Long Distance Relationship (LDR) atau hubungan jarak jauh seringnya dianggap sebagai suatu ujian dalam percintaan.
Hubungan yang terpisah oleh jarak seringnya mengalami kegagalan di akhir. Meskipun ada pasangan yang berhasil ketika menjalani LDR, tapi jarang.
Berapa Persen LDR yang Gagal?
Menurut hasil penelitian tahun 2023 "Long Distance Relationship Statistics" oleh Dr. Guldner dari JF Milne Publications, menemukan bahwa 40% LDR gagal (tidak akan berhasil).
Sementara, 60% hubungan akan berhasil melewati fase LDR dan kembali ke hubungan dekat atau langgang. Anehnya, 32,5% dari LDR dari 40% yang tidak berhasil merupakan mahasiswa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan LDR Gagal
Dikutip dari laman marriage dan Complex, berikut adalah penyebab kenapa LDR selalu gagal:
1. Penyelesaian Konflik yang Berbeda
Tidak dipungkiri, masalah merupakan bagian dari setiap hubungan. Penyelesaian konflik bisa jadi sulit dalam LDR, karena masing-masing hanya punya peluang lebih besar untuk menangkap komunikasi non-verbal.
Setelah konflik, mereka tidak bisa duduk bersama. Jika hanya bergantung pada percakapan telepon atau video saja, penyelesaian konflik harus lebih disengaja, memerlukan kesabaran, dan dedikasi tambahan.
Dalam hal ini, perasaan konflik mungkin bisa bertahan bahkan meskipun kamu sudah membicarakannya dan yakin telah menyelesaikannya.
2. Mungkin Menginginkan Hal yang Berbeda
Sesuatu yang terjadi dalam LDR terkadang, terlepas dari tahap kehidupan apa yang sedang kita jalani. Kita akan tumbuh ke arah yang berbeda dari pasangan, dan mungkin kita tidak langsung menyadarinya.
Kenyataan bahwa satu sama lain telah menjauh mungkin akan terasa sekaligus. Entah itu saat kalian bertemu langsung atau setelah berminggu-minggu maupun berbulan-bulan. Hal ini membuat percakapan virtual yang mulai menghilang.
3. Naik Turunnya Emosi
Naik turunnya emosi bisa lebih intens dan unik dalam LDR. Saat bertemu satu kali dalam setahun, misalnya, kamu mungkin akan sangat senang.
Saat-saat yang menyedihkan adalah ketika harus berpisah.
Kamu mungkin sangat bersemangat untuk kencan virtual, tapi akan merasa kecewa setelah kencan berakhir. Kamu selalu berharap mereka ada di sana bersamamu.
4. Lelah Selalu Menghabiskan Waktu Secara Virtual
Hubungan LDR akan menghabiskan lebih banyak waktu di depan komputer, laptop, atau smartphone. Pada saat yang sama, kamu ingin bertemu dengan pasangan untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama.
Akibatnya, kamu mungkin akan merasa frustrasi atau mulai kesal, karena hanya bisa berkomunikasi lewat obrolan video, teks, dan telepon.
5. Ada Ruang untuk Bersembunyi
Kepercayaan adalah salah satu kunci hubungan jarak jauh. Mungkin kamu tidak menyembunyikan apa pun dari dia, tapi bagaimana jika dia menyembunyikan sesuatu dari kamu? Ya sayangnya, potensi akan hal ini meningkat dalam LDR.
6. Sulit Meningkatkan Level Keintiman
Hal ini tidak hanya berlaku untuk keintiman fisik, karena keintiman juga bisa didapatkan melalui komunikasi digital terbatas.
Namun, kurangnya keintiman langsung bisa menghentikan kemajuan hubungan, menimbulkan frustasi, hingga menyebabkan tumbuhnya jarak satu sama lain.
7. Terpengaruh Lingkungan
Lingkungan bisa mengubah kita. Beberapa dari mereka memiliki pacar yang masih ada di satu sekolah, kuliah, perguruan tinggi, atau kantor setempat.
8. Tidak Bersedia Berkorban Satu Sama Lain
Pada akhirnya salah satu pihak harus berkorban atau hubungan tersebut akan berakhir. LDR melibatkan banyak sekali pengorbanan kecil, seperti waktu dan uang dari waktu ke waktu.
9. Tumbuh Terpisah
Memilih LDR karena pasangan berada pada tahap kehidupan yang berbeda. Misal salah satunya masih kuliah, satunya sudah kerja.
10. Tidak Bisa Merasakan Kemajuan Hubungan
Pada akhirnya, mereka perlu tinggal di daerah bersama atau putus. Secara umum, begitulah cara hubungan berjalan.
Biasanya, ini terjadi sekitar 2-3 tahun, tergantung pada seberapa takutnya kalian berdua terhadap komitmen.
Home & Living
Inspirasi Furnitur Kamar Minimalis dan Elegan, Bikin Suasana Kamar jadi Lebih Hidup
Pakaian Wanita
Inspirasi Outfit Clean Girl Simpel tapi Chic, 5 Item Wajib Ada di Wardrobe Kamu!
Elektronik & Gadget
Suara Lebih Jernih dengan MISENI Q8 Mic Kecil Jepit Clip on yang Wajib Dimiliki Content Creator!
Elektronik & Gadget
Review Anker Nano 10.000mAh 45W Powerbank Canggih Beda dari yang Lain!
Ramalan Zodiak Cinta 29 Maret: Capricorn Jangan Baper, Cancer Harus Mengalah
Ramalan Zodiak 29 Maret: Libra Banyak Tantangan, Scorpio Tetap Waspada
Ramalan Zodiak 29 Maret: Cancer Jangan Pasif, Leo Lebih Perhatian
Most Popular Sepekan: 'Soft Living' Tren di Kalangan Milienial karena Burnout
Ramalan Zodiak Cinta 28 Maret: Aquarius Lebih Sabar, Virgo Kontrol Emosi
5 Gaya Seksi Jennie BLACKPINK Pakai Bikini Hasil Rancangan Sendiri
Most Pop: Kemesraan Chef Juna dengan Pacar Saat Lebaran, Agamanya Jadi Sorotan
Intip Gaya Mahalini Liburan ke Jepang, Pesonanya bak Remaja
Fakta Ngeri Model yang Dibunuh Eks Kekasih, Kini Kepalanya Hilang dari Peti











































