ADVERTISEMENT

Gaslighting Jadi Kata Terpopuler 2022, Ini Arti dan Asal Muasalnya

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop Jumat, 02 Des 2022 11:07 WIB
Shot of a young woman experiencing a headache in the office Ilustrasi gaslighting. Foto: Dok. istockphoto
Jakarta -

Setiap tahunnya, kamus Merriam-Webster merilis satu kata yang dianggap paling fenomenal. Untuk 2022, ada sebuah kata kekinian yang terpilih sebagai Word of the Year.

Menurut Merriam-Webster, kata 'gaslighting' yang menjadi Word of the Year alias kata terpopuler tahun ini. Seperti dikutip dari BBC, pencarian untuk kata 'gaslighting' di kamus Merriam-Webster meningkat hingga 1740% di 2022.

Penerbit kamus tertua buatan Amerika Serikat itu mendefinisikan 'gaslighting' sebagai 'perbuatan atau praktek yang menyesatkan seseorang, terutama untuk keuntungan sendiri'.

"Di era misinformasi saat ini -tentang berita palsu, terori konspirasi, troll Twitter dan kepalsuan yang mendalam- gaslighting telah berkembang sebagai kata di zaman kita," demikian ditulis Merriam-Webster dalam pernyataannya.

Menariknya pencarian terhadap kata tersebut tidak dipicu oleh satu kejadian saja. Tapi berkali-kali setiap tahunnya hingga terakumulasi jadi kata paling populer.

"Itu adalah kata yang sering dicari setiap hari sepanjang tahun," tutur Peter Sokolowski, editor-at-large Merriam-Webster.

Istilah gaslighting mengacu pada bentuk kekerasan psikis atau verbal yang dilakukan seseorang kepada pasangannya. Kekerasan dilakukan dengan memanipulasi agar pasangannya tersebut meragukan diri sendiri, jadi tidak percaya diri bahkan merasa dirinya tak berharga.

Gaslighting bisa membuat korbannya merasa cemas, rendah diri, depresi bahkan mempertanyakan eksistensinya di dunia. Bahayanya, sering kali korban tidak sadar kalau mereka mendapat perlakuan gaslighting sehingga kekerasan ini dapat berlangsung dalam waktu lama.

Istilah gaslighting sendiri berasal dari drama era Victoria yang berlatar di London, Inggris. Drama berjudul 'Gas Light' tersebut menceritakan tentang pernikahan kelas menengah yang didasarkan pada kebohongan dan penipuan.

Kisahnya menceritakan seorang pria bernama Jack Manningham yang berusaha membuat istrinya percaya bahwa dia sudah hilang akal.

Aktivitas misterius laki-laki tersebut di loteng menyebabkan rumah menjadi redup, tetapi meyakinkan istrinya bahwa pencahayaan baik-baik saja dan persepsi istrinya itu tak dapat dipercaya.

Penggunaan kata gaslighting pertama kali pada pertengahan abad 20 merujuk pada manipulasi seperti dalam film tersebut. Menurut Merriam-Webster, penggunaan pertama kali istilah ini adalah tahun 1961.



Simak Video "Keren! Aksi Robot Animatronik Yayoi Kusama Lagi Melukis"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)