ADVERTISEMENT

TikTok Viral Verificator

Viral Pria Ajak Wanita Ta'aruf, Syaratnya Berhenti Pakai Skincare

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 17 Okt 2022 09:13 WIB
Beredar viral unggahan wanita yang diajak menikah dengan pria dan diminta untuk berhenti pakai skincare jika sudah menikah. Unggahan viral di media sosial. Foto: Dok. TikTok @sanialghans.
Jakarta -

Beredar viral curhatan seorang wanita yang membagikan percakapannya dengan pria yang mengajaknya menikah melalui taaruf. Namun pria tersebut memintanya jangan pakai skincare.

Kisah itu diunggah oleh akun TikTok @sanialghans. Ia membagikan percakapan melalui WhatsApp dengan pria yang memintanya menikah.

Dalam unggahannya dia mengaku terkejut ketika diminta si pria untuk berhenti memakai skincare. "Spill pundak komedi diajak nikah cowok patriaki. Jangan pake sk1nk3r ygy ๐Ÿ˜‚," tulis akun @sanialghans. Pria yang mengajak taaruf itu juga terkejut ketika mengetahui Ghanis tidak bisa memasak.

"Hah kamu gak bisa masak? Masa iya," tulis si pria seperti terlihat dalam unggahan Ghanis.

"Gak bisa," jawab Ghanis.

"Kenapa aku baru nanya sekarang ya. Terus kalau nanti makan gimana. Asli aku mah gak bisa ngapa-ngapain. Tapi nanti setelah nikah kamu mau belajar? Sama nanti dirubah pola kamu. Manjanya diubah nanti. Gini, kamu kan suka skincarean. Nah, di suatu saat nanti kamu biasa aja lolos gimana tanggapan kamu," jelas pria yang mengajak ta'aruf.

"Gak bisa banget," ucapnya.

"Stop dulu skincare, biar kamu adaptasi di semua lingkungan," balasnya.

Dalam tangkapan layar percakapan WhatsApp yang dibagikan Ghanis terlihat pria yang mengajaknya ta'aruf itu tetap memintanya setop memakai skincare.

"Kalau terus-terusan gitu nanti malah kamu lebih mementingkan keindahan fisik kamu, sedangkan dari diri dan dalam diri kamu kosong. Itu tapi kamu lebih mentingin makan apa mentingin itu. Sok ek kalaparan apa ek emam eta (skincare) harus bisa," kata Ghanis dalam bahasa Sunda.

Beredar viral unggahan wanita yang diajak menikah dengan pria dan diminta untuk berhenti pakai skincare jika sudah menikah.Beredar viral unggahan wanita yang diajak menikah dengan pria dan diminta untuk berhenti pakai skincare jika sudah menikah. Foto: Dok. TikTok @sanialghans.

Unggahan Ghanis curhat di TikTok tentang diajak menikah pria yang memintanya setop memakai skincare itu sudah ditonton lebih dari 2,5 juta Views dan mendapatkan beragam komentar.

"Skincare=makanan, sama-sama butuh," ucap pengguna TikTok @๋…ธ๋น„ ์•„๐Ÿผ.

"Hubungan adaptasi lingkungan sama skincare apa? Ada yang bisa jelaskan....??" tanya akun @Jejee Azzahra.

"Pokoknya mah jangan banting hargaaaa bestiee, aku gak mau apa yang biasa ku beli pas gadis, terus pas sudah nikah tiba-tiba gak kebeli, gak mauuu ya Allah," ujar akun @aku sayang aku.

"Skincare adalah salah satu kebutuhan hidup ygy," saut akun @Makoseed.

"Beda tipis sama mantanku mba ya kali orang tua ngasih duit untuk beli skincare tiba nanti udah jadi istrinya gaboleh skincarean๐Ÿ™๐Ÿ˜ญ," kata akun @cici.

"Jujuuurr kehidupan rumah tangga itu emang naik turun, aku ada fase di kalanya lebih mentingin makan daripada skincare. Kalau ditanya aku yang dulu, siap," timpal @Hana Fairuz.

"Emang kondisi seperti ini harus di bicarain sebelum nikah, dan kita kudu jawab dan memikirkan dengan logis juga biar win win solution kalau ga run๐Ÿ˜," kata akun @Akun Bersama Istri.

Wolipop sudah menghubungi Irtsani Al Ghanis yang mengunggah kisahnya di TikTok. Ia mengatakan dulu pernah berkenalan dengan pria yang mengajaknya ta'aruf.

"FYI ini aku sudah lama ya gais jadi ceritanya dulu ada cowok yang mengajak aku ta'aruf gitu tapi benar-benar gak kenal soalnya kenal cuma dari Instagram ternyata memang satu kota," ungkap Ghanis di kolom komentar.

"Terus ya aku izinin deh buat ke rumah siapa tau jalannya ye kan pas kenal kurang lebih sebulan ya gini isi chat nya anjir makanya aing run wkwkwk," kata Ghanis yang langsung menghindar dari pria tersebut.

@sanialghans

jgn pake sk1nk3r ygy ๐Ÿ˜‚

โ™ฌ DJ Party Started Style Pong Pong - DJ Ricko Pillow

Konfirmasi Wolipop

Wolipop sudah menghubungi Irtsani Alghanis (19 tahun) yang mengunggah kisahnya di TikTok. Ia mengatakan awalnya tidak kenal dengan pria tersebut. Si pria mengajaknya kenalan melalui Instagram.

"Dalam waktu empat hari dia memutuskan untuk ke rumahku dan datang ke orang tua ku. Alih-alih ingin serius ya aku perbolehkan aja niat awalnya siapa tahu ini jalan nya aku gitu. Aku cuma bisa stalk dia aja lewat socmed nya yang kelihatannya memang oke banget orangnya. Tapi ternyata setelah aku ngalamin satu bulan kenalan sama dia ada karakter yang memang aku nggak bisa terima dan aku takuti gitu," ungkap Ghanis panjang lebar kepada Wolipop.

Pada saat proses perkenalan itu, menurut Ghanis pria tersebut membuatnya merasa tidak merasa nyaman. Apalagi si pria mengucapkan kata-kata yang kasar.

Beredar viral unggahan wanita yang diajak menikah dengan pria dan diminta untuk berhenti pakai skincare jika sudah menikah.Beredar viral unggahan wanita yang diajak menikah dengan pria dan diminta untuk berhenti pakai skincare jika sudah menikah. Foto: Dok. TikTok @sanialghans.

Ghanis yang tinggal di Bandung itu mencoba memahami karakter pria tersebut. Namun dia semakin merasa ragu karena menyuruhnya untuk setop skincare.

"Semakin sini aku makin ragu kan ya sama dia karena konteksnya ini bukan lagi pacaran tapi menuju serius dan seumur hidup. Nah, kebetulan kan kulit ku dulu jerawatan aku perawatan ke SPKK buat sembuhinnnya," jawab Ghanis.

"Terus aku nggak pernah ada perkataan minta dibiayain skincare ke siapa pun, tapi si cowok itu seolah-olah bilang aku nggak boleh dulu pake skincare katanya. Intinya sih salary ku bisa untuk bantu financialnya dia gitu, lah aku kan bingung. Dan FYI aku juga belum tahu waktu itu pekerjaan jelasnya dia kayak apa," sautnya.

Ia mengungkapkan sudah tidak melanjutkan hubungan dengan pria tersebut. Karena pria tersebut terlalu menuntutnya.

"Perempuan jika sudah menikah akan bisa masak dengan sendirinya akan bisa menyelesaikan pekerjaan rumah tangga dengan senang hati kalau tanpa dituntut dan dipaksa," jelasnya.

"Cari lah pasangan yang bisa dijadikan teman tanpa merasa lebih tinggi atau lebih rendah. Dan bisa jadi partner dalam hal apapun apalagi kalau kita bisa. Jadi diri sendiri sepenuhnya dan merasa cukup atas hadirnya kita semoga suatu saat aku, kamu, dan kita semua perempuan dapat pasangan yang baik," pungkasnya.

(gaf/eny)