Liputan Khusus Pria Korban Cinta 'Palsu'
Viral Wanita 'Gold Digger' Manfaatkan Pria, Ini Penyebabnya Kata Psikolog
Istilah gold digger kembali mencuat karena kasus wanita bernama Dhea Regista yang dituduh menipu kekasihnya. Dia juga dituding memanfaatkan pemberian materi dari pacarnya untuk menikmati kemewahan dan kesenangan semata. Dhea pun dijuluki sebagai wanita gold digger.
Apa yang melatarbelakangi seseorang menjadi 'gold digger' atau matre? Menurut Psikolog Meity Arianty, STP., M.Psi kasus seperti ini sebenarnya sudah sering terjadi, hanya saja jarang terekspos.
"Berapa banyak yang pacaran atau menikah yang sebenarnya bukan karena atas dasar suka, sayang atau cinta tapi karena hal lain. Misal karena kebutuhan untuk diakui, untuk gaya-gayaan, rupa atau wajah, karena dari keluarga baik-baik, uang, kekuasaan atau lainnya," kata Meity kepada Wolipop, Jumat (27/8/2021).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Psikolog yang akrab disapa Mei itu mengatakan terkait kasus Dhea Regista, perlu diketahui motif di balik aksinya tersebut. Apakah memang sudah direncanakan atau tidak. "Namun bisa juga gak di rencanakan dan terjadi begitu saja. Kita gak pernah tahu, harus diperiksa dulu motifnya. Jika yang bersangkutan menyampaikan sendiri bahwa ia merencanakan dan dengan sadar melakukannya untuk memenuhi kebutuhannya ya artinya itu yang benar terjadi," ungkap Mei.
Pengertian Gold Digger
Gold digger atau penggali emas namun sering diartikan untuk pria atau wanita yang mencintai seseorang hanya karena uang atau mata duitan. Dan menjalin hubungan dengan seseorang hanya karena uang.
"Istilah ini digunakan untuk menggambarkan pria atau wanita yang menjalin hubungan dengan seseorang yang memiliki kemampuan ekonomi lebih dari dirinya untuk dimanfaatkan secara materi," jelasnya.
Mei menuturkan jika pemicu seseorang menjadi gold digger adalah bukan hanya wanita, karena pria juga bisa melakukan hal yang sama. Hal yang melatarbelakangi perilaku tersebut bisa macam-macam, tergantung niat. Berikut beberapa penyebabnya :
1. Bisa jadi untuk memenuhi kebutuhannya (ekonomi).
2. Mendapatkan uang jadi lebih mudah dibanding harus bekerja.
3. Untuk meningkatkan harga dirinya karena membutuhkan barang-barang mewah namun tidak punya uang.
4. Menafkahi keluarganya atau tulang punggung.
Biasanya pria atau wanita yang melakukan ini memberikan "cinta semu" untuk mendaptkan keinginannya. 'Cinta palsu' ini akan lebih mudah dilakukan untuk menjerat korban-korbannya.
"Dan celakanya lagi korbannya sering tidak sadar masuk perangkat, sampai terlena hingga saat sudah habis-habisan baru sadar. Ia menjadi target dari pelaku," tutup Mei.
(gaf/eny)
Hobi dan Mainan
Bukan Cuma Gaya, 2 Helm Hitam Doff Ini Bikin Riding Lebih Aman dan Tetap Keren
Olahraga
Upgrade Permainan Golfmu Sekarang! Pilih Sarung Tangan yang Tepat
Olahraga
Mager Tapi Mau Kurus? Ini Cara Bakar Kalori di Rumah Tanpa Panas-Panasan!
Olahraga
Olahraga Kapan Saja! Treadmill Ini Cocok Buat Kamu yang Super Sibuk
Ramalan Zodiak Cinta 25 Maret: Aquarius Jangan Baper, Gemini Lebih Peka
Ramalan Zodiak 25 Maret: Cancer Untung Besar, Leo Ada Kaba Baik
Ramalan Zodiak 25 Maret: Aries Jangan Plin-plan, Taurus Harus Tegas
Ramalan Zodiak 25 Maret: Capricorn Lebih Tenang, Aquarius Jangan Tersinggung
Tak Hanya Gen Z, Milenial Kini Adopsi Tren 'Soft Living' karena Burnout
Gaya Nikita Willy Olahraga Hyrox, Tampil Santun Dengan Hijab
Putra Solange Kencani Wanita Lebih Tua dari Ibunya, Sosok Pacar Jadi Sorotan
17 Tahun di Running Man, Song Ji Hyo Picu Perdebatan Semakin Jarang Muncul
Kontroversi Batik Aime Leon Dore dan 'Dosa' Brand Internasional yang Berulang











































