Kepribadian Bisa Pengaruhi Tidur, Ini Beda Introvert & Ekstrovert Saat Mimpi

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 09 Jul 2021 19:30 WIB
Scared woman hiding under blanket. Afraid of the dark. Unable to sleep after nightmare or bad dream. Awake in the middle of the night in bedroom at home.  Monster under the bed or in closet. Foto: iStock
Jakarta -

Kepribadian seseorang ternyata dapat mempengaruhi kebiasaan tidurnya, termasuk mimpi. Menurut pakar, introvert dan ekstrovert bahkan bisa punya tipe mimpi yang berbeda. Dikatakan jika mereka yang punya cenderung introvert lebih sering memimpikan hal-hal lebih jelas dengan penuh gambaran dan jalan cerita yang kompleks. Sedangkan ekstrovert lebih jarang.

Banyak penelitian mengungkap soal perbedaan antara introvert dan ekstrovert. Studi yang dipimpin oleh D. Barrett & P. McNamara pun mengungkap bahwa kepribadian itu bisa berpengaruh pada apa yang dimimpikan. Berdasarkan poling dan analisa, introvert yang lebih tenang dalam keseharian justru lebih aktif saat terlelap. Dikatakan mereka bermimpi lebih 'aneh' dan nyata dibandingkan ekstrovert yang sayangnya bisa jadi sebuah kekurangan.

Mimpi memang tak selalu punya banyak arti. Tak jarang hal tersebut hanya bunga tidur yang dipengaruhi beban pikiran atau kejadian di keseharian atau bisa jadi makanan. Tapi dibanding ekstrovert yang lebih jarang mimpi aneh, introvert lebih sering mengalami 'mimpi kecemasan'. Mimpi tersebut dikatakan mirip seperti mimpi buruk yang mencampurkan kejadian tidak menyenangkan dari masa lalu dengan hal-hal yang tidak masuk akal.

Survei dari Silentnight pun membuktikan bahwa introvert sedikit lebih sering mengalami mimpi buruk dan itu mempengaruhi kualitas tidur. Dikatakan jika mereka banyak mendapati mimpi tidak jelas yang membuat terbangun di tengah malam. Sementara ekstrovert lebih mudah istirahat dengan lelap karena mereka mengeluarkan banyak energi saat siang.

Studi sains yang dilakukan oleh Best Mattress Brand kepada 1.000 orang baru-baru ini juga mengungkap hal serupa. Ketika mencocokan antara IMBT partisipan dengan kebiasaan tidur atau mimpi, ditemukan jika introvert dan ekstrovert memang punya jenis bunga tidur yang berbeda. Berikut beberapa di antaranya:

- Introvert lebih sering bermimpi tentang mereka sulit mempengaruhi orang lain.
- Ekstrovert lebih sering bermimpi tentang mengejar tujuannya seperti liburan 13,9% lebih sering.
- Introvert lebih sering bermimpi mengenai gigi copot 14,2% lebih sering.
- Ekstrovert lebih banyak mengingat mimpi mereka 5,7%.
- Introvert dengan MBTI seperti INFJ, INFP, ISFJ, and ISFP lebih sering bermimpi pasangan selingkuh 12,6%. Mereka juga cenderung lebih banyak mengigau atau mimpi buruk.

(ami/ami)