Liputan Khusus Harta Takhta Cerita

Pantang Menyerah, Wanita Ini Kembali Bangkit dari Usahanya yang Bangkrut

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 14 Feb 2021 19:30 WIB
Caring young husband touch hug comfort upset beloved woman feeling depressed or anxious about relationships problems, loving man ask forgiveness make peace reconcile with wife after cheating Ilustrasi pasangan yang memulai usaha online. Foto: Getty Images/iStockphoto/interstid.
Jakarta -

Ketika masuk ke dalam dunia bisnis, kamu harus mempersiapkan mental baja. Sebab jika bisnis kamu tidak berjalan lancar dan gulung tikar, jangan hentikan langkahmu dan menyerah dengan keadaan. Ketika ingin meraih kesuksesan, terkadang kegagalan harus dilalui agar bisa dijadikan pelajaran.

Kisah itu dialami oleh wanita bernama Riana yang membagikan pengalamannya dalam dunia bisnis kepada Detikcom. Kisah Riana termasuk cerita yang terpilih dari program yang digelar Detikcom dalam rangka memeriahkan Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang.

Detikcom membuat program Harta Takhta Cerita. Acara ini dibuat untuk kamu yang punya kisah menarik bisa berupa perjuangan cinta, karier atau pun cerita hidup menarik lainnya.

Nantinya, cerita paling menarik dari detikers akan dipilih untuk dibacakan oleh sederet publik figur hingga tokoh kenamaan Indonesia. Buat kamu yang sudah penasaran dan tak sabar ingin ikutan, pastikan kamu simak syarat dan ketentuan KLIK DISINI.

Dan berikut ini selengkapnya kisah Riana yang pantang menyerah bangkit setelah usahanya bangkrut:

Hai sahabat detikers, ini ceritaku, sebut saja namaku Riana. Tahun 2011 kami memulai usaha di sebuah mall dengan modal pinjaman dari orangtua. Allhamdullilah dengan kekompakan kami, toko akhirnya bisa berkembang menjadi dua. Yaitu membantu kedua orangtuaku di kampung halaman dan membantu mertuaku membuat kan warung kecil-kecilan.

Memberi sedekah selalu kami lakukan dan setiap hari raya Idul Fitri, selalu kami selipkan sedikit rezeki. Begitu kami lakukan setiap tahun. Awal tahun 2020 kami mulai jatuh, usaha sepi dan hutang ada di mana-mana hingga akhirnya kami betul-berul bangkrut.

Aku begitu terpukul, terpuruk dan hampir mengakhiri hidupku. Akan tetapi tidak dengan suamiku yang berusaha merintis usaha onlinenya sedikit demi sedikit.

Aku mulai ikhlas dan saat ini usaha suamiku lumayan walaupun hanya cukup makan dan bayar kontarakan. Yang saya pelajari dari suami ku adalah "pantang menyerah dan selalu berusaha Insyallah ada jalannya." Semua akan indah pada waktunya.

(Riana)

(gaf/eny)