Liputan Khusus Harta Takhta Cerita

Kisah Pria Penjual Pisang yang Terdampak Pandemi, Banting Setir Jual Baju

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 13 Feb 2021 19:00 WIB
Business man Feeling exhausted massaging headache and stand at his working place in office. Foto: Getty Images/iStockphoto/PrathanChorruangsak.
Jakarta -

Dalam rangka menyambut hari kasih sayang atau Valentine, Detikcom membuat program Harta Tahta Cerita. Acara ini dibuat untuk kamu yang punya kisah menarik bisa berupa perjuangan cinta, karier, atau pun cerita hidup menarik lainnya.

Nantinya, cerita paling menarik dari detikers akan dipilih untuk dibacakan oleh sederet publik figur hingga tokoh kenamaan Indonesia. Buat kamu yang sudah penasaran dan tak sabar ingin ikutan, pastikan kamu simak syarat dan ketentuan KLIK DISINI.

Salah satu cerita menarik yang berhasil terpilih adalah dari pria bernama Sutarna. Dia berbagi kisah lika-liku bisnisnya yang terhambat di masa pandemi.

Sutarna dan keluarga mempunyai usaha yaitu menjual pisang. Karena sepi pembeli, pisangnya pun tersisa banyak dan membusuk. Ia harus memutar otak agar bisa bertahan.

Dia mencoba mengajukan peminjaman modal, agar bisa melanjutkan usahanya menjual pisang. Berikut kisah Sutarna asak Kuningan, Jawa Barat, selengkapnya yang dibagikannya kepada program Harta, Takhta, Cerita, Detikcom:

Dear detikers, ini ceritaku Sutarna berasal dari Kuningan, Jawa Barat. Tahun 2020 merupakan tahun yang berat bagi umat manusia di Dunia, karena dilanda pandemi COVID-19. Di tahun itu pula, usaha keluarga dalam menjual pisang pun terkena imbasnya.

Ketika jualan sepi pembeli maka pisang pun banyak terbuang (akibat busuk karena tidak tahan lama). Meski demikian, hidup harus terus berlanjut dan pada akhirnya aku banting setir buka usaha online menjual pakaian dan peralatan rumah. Berhubung belum ada modal, cuma bisa jadi reseller atau dropshiper yang hasilnya lumayan buat menghidupi keluarga kecilku sehari-harinya.

Pada saat ini, kita sedang berupaya mengajukan pinjaman modal untuk kembali buka usaha yang sebelumnya terbengkalai, yaitu menjual pisang. Berharap apa yang sudah diniatkan bisa tercapai dengan terus berusaha dan berdoa. Serta pandemi segera berakhir sepenuhnya, sehingga para pelaku UMKM bisa kembali menata usaha dan kehidupannya kembali normal. Terima kasih Detikcom.

(Sutarna-Kuningan, Jawa Barat).

(gaf/eny)