Liputan Khusus Harta Takhta Cerita

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan karena Belum Mapan Secara Keuangan

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 13 Feb 2021 12:40 WIB
Man in isolation at home for virus outbreak Ilustrasi pria yang sedang patah hati.Foto: Getty Images/iStockphoto/PIKSEL.
Jakarta -

Dalam rangka menyambut hari kasih sayang atau Hari Valentine, Detikcom membuat program Harta Takhta Cerita. Acara ini dibuat untuk kamu yang punya kisah menarik bisa berupa perjuangan cinta, karier, atau pun cerita hidup menarik lainnya.

Nantinya, cerita paling menarik dari detikers akan dipilih untuk dibacakan oleh sederet publik figur hingga tokoh kenamaan Indonesia. Buat kamu yang sudah penasaran dan tak sabar ingin ikutan, pastikan kamu simak syarat & ketentuan KLIK DISINI.

Salah satu kisah yang datang dari pria bernama Norman David. Ia mempunyai wanita yang sangat ia dambakan dan jatuh cinta pada pandangan pertama. Saat sama-sama bekerja di sebuah restoran.

Norman memendam perasaannya kepada wanita pujaan hatinya tersebut. Namun ia harus menerima kenyataan bahwa cintanya tak terbalas dan hanya bertepuk sebelah tangan. Kisahnya akan dibacakan oleh Ivan Gunawan. Berikut kisahnya:

Dear detikers, ini ceritaku Norman David dari Jakarta. Takhta sejatinya memang banyak orang yang mengejar tapi tidak semua karena takhta membuatmu bahagia. Awal cerita ini terjadi dimana saya bekerja di sebuah restoran ternama.

Singkat cerita setelah satu tahun saya bekerja, saya bertemu dengan seorang wanita dengan inisial (OV) kebetulan kita satu kerjaan dan disitulah tumbuh benih-benih cinta dari dalam hati saya. Dan kami pun semakin dekat selayaknya pasangan kekasih. Tapi saya tidak pernah tahu apakah perasaan dia sama seperti saya.

Dan akhirnya saya mengetahui kalau dia sudah mempunyai kekasih dan saya perlahan mundur. Tapi dia malah tidak mau saya menjauh. Singkat cerita hubungan ini hanyalah sekedar (pelampiasan) dia saja. Seiring berjalannya waktu perlahan kisah ini semakin jelas arahnya, satu bulan dia tidak masuk kerja dengan alasan sakit. Ternyata dia malah sudah menikah dengan kekasihnya itu.

Satu hal yang dia bilang padaku karena saya belum mapan dan akhirnya kata itu membuat saya termotivasi. Dan alhamdulilah ada hikmahnya.

(Norman David-Jakarta).

(gaf/eny)