Liputan Khusus

Kontroversi Pengakuan Pria Fakboi yang Cari Korban via Kencan Online

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 24 Jan 2021 17:30 WIB
Menemukan pasangan lewat aplikasi. Foto: Istock
Jakarta -

Dua pria ini mengaku menggunakan aplikasi kencan online hanya untuk bersenang-senang mendapatkan kenikmatan fisik semata. Berikut pengakuan kontroversial mereka yang bisa jadi pelajaran untuk para wanita saat mencari pasangan dari aplikasi kencan agar tidak terjerat.

Pria-pria yang menjalin hubungan dengan wanita demi bisa melakukan hubungan seksual ini dijuluki sebagai fakboi. Pria bernama Indra ini mengaku sudah menjadi fakboi sejak 2015 ketika mulai mengenal aplikasi kencan online.

"Dulu lagi kuliah, pacaran dan bosan. Awalnya seneng pakai aplikasi itu ada yang ngechat. Mencari sensasi ketemuan dan makan bareng," kata Indra dalam wawancara dengan 20detik, seperti dikutip Wolipop.

Indra mengaku tak mau berkomitmen dengan wanita yang ada di aplikasi kencan online. Dengan gamblang dia mengaku hanya mau mencari wanita yang mau menemaninya saja dan lama kelamaan hanya untuk kepuasan seksual semata.

"Awalnya satu cewek meetup, gagal. Rulesnya dating apps itu kan memang having fun. Yang 'berhasil' kena itu cuman ada tiga orang dari 10 orang yang chat sama-sama tertarik," katanya.

Menemukan pasangan lewat aplikasiIlustrsi aenemukan pasangan lewat aplikasi kencan online. Foto: Istock

Modus yang digunakannya untuk menjerat para wanita di aplikasi kencan online adalah dengan menjadi sosok pria misterius. Dia juga tak langsung terang-terangan mengakui tujuannya berkenalan hanya untuk mendapatkan kepuasaan seks.

"Kebanyakan cewek itu nggak mau dikasih tahu langsung. Kalau sudah nyaman ajakin ketemuan dan move ke Line atau WhatsApp. Kalau sudah satu orang ini sudah pas ya saya mulai ajak jalan," ungkapya.

Setelah satu minggu kerap jalan bersama, Indra mengakui barulah dia mencoba mendapatkan apa yang diinginkannya sebagai pria fakboi. Dan ketika sudah mendapatkannya, dia mengaku tak akan menghubungi wanita itu lagi.

Pengakuan serupa datang dari Arya yang mengaku mulai mencoba-coba menggunakan aplikasi kencan online untuk menjerat wanita sejak 2020. Dari coba-coba itu, semakin lama dia semakin menyukai aktivitasnya di aplikasi kencan.

"Ternyata banyak yang match terus dari merekanya juga keliatan interest sama saya, ya udah deh jadi rutinitas kalau lagi luang," ungkapnya kepada Wolipop, Minggu (24/1/2021).

Modus yang dilakukan Arya sebagai fakboi untuk menjerat para wanita adalah dengan melakukan pendekatan yang intim. Dia juga mengaku melakukan percakapan yang menjurus ke arah seksual.

"Kalau saya pribadi sih pasti ngobrol dulu aja, namanya cowok kan pasti obrolannya kadang nyerempet menjurus hal-hal mesum. Kalau dari dianya juga nggak masalah sama obrolan itu ya terus aja sambil becandain. Kadang beneran bisa kadang nggak. Ya kalau dapet ya sukur, kalau nggak ya cari lagi yang lain," ucap pria yang tinggal di Jakarta Barat itu.

Sama seperti Indra, ketika sudah mendapatkan apa yang diinginkannya yaitu aktivitas seksual, Arya mengaku tak akan menghubungi lagi wanita tersebut. Dia memilih beralih ke wanita lainnya yang bisa ditemukannya di aplikasi kencan online. Dari 10 orang wanita yang dia ajak chatting, ada lima wanita yang terkena jeratnya.

Side profile happy man sending love sms text message on mobile phone with red hearts flying away from screen isolated on gray wall background. Positive human emotionsKontroversi Pengakuan Pria Fakboi yang Cari Korban via Kencan Online Foto: Getty Images/iStockphoto/SIphotography

"Kalau saya pribadi lebih suka selalu ketemu orang baru ya. Karena nggak tertarik menjalin ikatan serius juga. Jadi sehabis sama-sama puas, yaudah sam-asama lost contact. Ya kadang kalau kangen masih saling berkabar juga. Toh juga sama-sama consent atau setuju. Jadi nggak ada yang tersakiti juga. Intinya mah cari yang sama-sama mau dan sepakat tanpa paksaan. To the point aja apa yang dimau. Dari banyaknya match pasti ada aja yang mau," lanjutnya lagi.

Indra dan Arya yang merupakan fakboi ini pun menyarankan pada para wanita yang memakai aplikasi kencan online agar lebih berhati-hati. Wanita itu sendiri harus bisa mengontrol dan menahan diri ketika misalnya ada seorang pria yang memiliki modus fakboi.

Indra menyarankan bagi wanita yang bermain aplikasi kencan online, agar bisa mengontrol diri sendiri. Ia juga tak menyarankan agar tidak mencari jodoh melalui aplikasi kencan online.

"Ya buat cewek-cewek hati-hati aja kalau aplikasi dating apps memang kebanyakan cowok isinya fakboi. Tapi harusnya dia juga tahu ya. Harus udah teredukasi seputar hal itu biar nggak kena tipu cowok-cowok fakboi," kata Arya.

Seperti apa ciri dan modus pria fakboi atau predator seks? Kamu bisa membacanya dengan KLIK DI SINI.

(eny/eny)