Karma, Pria Kena Bom Rakitan Sendiri untuk Balas Dendam karena Cinta Ditolak

Hestianingsih - wolipop Minggu, 18 Okt 2020 15:30 WIB
Ilustrasi Fokus Bom Bunuh Diri di Medan (Luthfy Syahban/detikcom) Ilustrasi Bom. Foto: Luthfy Syahban/detikcom
Jeonju -

Sakit hati karena cinta ditolak membuat pria ini melakukan perbuatan nekat. Pria asal Korea Selatan berniat balas dendam kepada wanita yang ditaksirnya selama bertahun-tahun dengan bom rakitan.

Niat jahat itu rupanya berujung naas. Bom yang dibawanya ke apartemen sang wanita meledak dan melukai tangannya sendiri.

Peristiwa bermula saat petugas pemadam kebakaran di Jeonju, Korea Selatan, menerima panggilan darurat pada Sabtu (17/10/2020). Panggilan itu melaporkan ada seorang pria berusia 20-an tahun yang tangan kirinya putus akibat ledakan bom.

Petugas damkar pun bergegas ke lokasi kejadian yang berada di sebuah kompleks apartemen. Setelah dilakukan investigasi, ternyata korban terkena ulahnya sendiri, yang berniat mencelakakan seorang wanita.

Pria yang tidak diketahui namanya tersebut datang ke apartemen dengan membawa bom rakitan yang terbungkus kertas aluminum. Dia berniat meledakkan bom sebagai serangan balas dendam kepada wanita yang telah lama ditaksirnya.

"Wanita itu berkali-kali menolak cintanya, akhirnya dia mencoba mengancam wanita tersebut dengan semacam campuran bahan kimia yang dia buat sendiri," demikian keterangan dari polisi seperti dikutip dari Koreaboo.

Saat pria tersebut ingin melancarkan aksinya, dia berpapasan dengan ayah sang wanita yang baru keluar dari kamar apartemen di lantai dua. Pria itu pun langsung bergegas naik ke lantai tiga untuk menghindarinya karena dia bukanlah sasaran utamanya. Saat itulah bom meledak dan menyebabkan cedera serius sampai tangan kirinya putus.

Pihak kepolisian meyakini bahwa pria nekat tersebut membeli bahan-bahan untuk membuat bom dari internet. Penyelidikan pun sedang dilakukan untuk mengetahui bagaimana bom tersebut bisa meledak secara mendadak. Motif pasti dari pria itu juga masih didalami.

Sementara itu netizen justru mensyukuri insiden yang terjadi pada pria tersebut. Mereka juga menuntut pihak berwajib agar menjatuhkannya dengan hukuman berat.

"Sepertinya karma sudah mendatanginya dari awal. Tapi sebaiknya hukumannya tidak diringankan karena cedera. Keadailan harus tetap ditegakkan. Kapan sih dia akan mengerti kalau tidak ya berarti tidak," komentar netizen.

(hst/hst)