Kesetaraan Gender Diperlukan untuk Keluarga Masa Kini, Kenapa?

Inkana Putri - wolipop Sabtu, 29 Agu 2020 15:27 WIB
keluarga Foto: shutterstock
Jakarta -

Kesetaraan gender dalam relasi keluarga merupakan salah satu pondasi mewujudkan ketahanan keluarga masa kini. Di dalam lingkup keluarga, kesetaraan gender dapat dimulai dengan berbagi peran antara suami dan istri dalam mengerjakan aktivitas kehidupan keluarga, termasuk praktek pengasuhan dan perlindungan anak ke depan.

Melansir Harvard Business Review, hadirnya suami yang ikut berperan dalam mengerjakan tugas rumah tangga dalam jangka waktu yang lama juga berpotensi terhadap perubahan besar dalam norma-norma gender, baik itu di rumah dan di tempat kerja. Berikut beberapa alasan mengapa kesetaraan gender penting untuk diterapkan di dalam keluarga seperti dikutip dari Human Rights Career.

Membantu Finansial Keluarga
Finansial sering sekali menjadi satu masalah bagi pasangan yang telah berkeluarga. Bahkan, kondisi finansial yang kurang terencana dengan baik tak jarang berujung pada perceraian. Membiarkan istri bekerja merupakan salah satu penerapan kesetaraan gender di rumah. Studi menunjukkan perempuan yang bekerja juga turut berpartisipasi dan berdampak baik bagi finansial dalam keluarga.

Anak Tumbuh Lebih Sehat
Urusan mengasuh anak sering sekali menjadi stereotip tugas perempuan. Padahal, mengurus anak dan mendidik anak merupakan tanggung jawab suami dan istri. Suami yang ikut berperan dalam mengasuh anak tentunya akan berdampak terhadap anak. Studi menunjukkan anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan yang setara gender akan lebih baik daripada mereka yang dibesarkan dengan ketidaksetaraan.

Menumbuhkan Keharmonisan
Penelitian menunjukkan bahwa kesetaraan gender berkaitan dengan keharmonisan baik dalam rumah bahkan hingga negara. Ketika suatu negara menerapkan kesetaraan gender seperti dalam pendidikan dan pekerjaan, hal itu akan mendorong keharmonisan. Di dalam keluarga, menerapkan kesetaraan gender dengan berbagi peran dan menghargai satu sama lain tentu akan membuat keluarga menjadi lebih harmonis.

Menjadi Role Model bagi Anak
Penerapan kesetaraan gender dalam keluarga bisa dimulai dengan berbagi peran domestik antara suami dan istri. Para suami yang menjadi mitra domestik inilah yang nantinya bisa menjadi role model bagi anak-anak. Anak perempuan yang mempunyai ayah yang ikut menjadi bagian dalam peran domestik umumnya cenderung memiliki karier dan harga diri yang tinggi. Sementara, anak laki-laki akan memiliki pandangan yang setara tentang peran perempuan dan laki-laki di rumah dan di tempat kerja.

Nah, itulah keempat alasan kesetaraan gender sangat penting untuk diterapkan di keluarga saat ini. Mengingat pemahaman kesetaraan gender di Indonesia masih kurang banyak disadari, Kecap ABC berkontribusi mendukung penuh semangat kesetaraan gender melalui program Koki Muda Sejati 2020.

"Koki Muda Sejati 2020 akan memperkuat komitmen Kecap ABC, yaitu semangat kesetaraan gender yang harus dimulai dalam keluarga di rumah," ujar Head of Legal & Corporate Affairs Kraft Heinz Indonesia & PNG Mira Buanawati dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/8/2020).

Sebelumnya, Kecap ABC juga telah menghadirkan program Suami Sejati Masak di tahun 2018 sebagai inisiatif sosial mendukung kesetaraan gender di Indonesia. Kali ini, Koki Muda Sejati 2020 diluncurkan untuk menyebarkan pemahaman kesetaraan gender kepada generasi muda. Kecap ABC percaya hal ini akan menjadi modal besar mereka dalam berkeluarga nantinya.



Simak Video "Tips Potong Rambut Anak Tanpa Rewel"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)