Apakah Benar Kesetaraan Gender Mempengaruhi Kebahagiaan Pernikahan?

Reyhan Diandri - wolipop Kamis, 27 Agu 2020 14:07 WIB
keluarga Foto: shutterstock
Jakarta -

Dalam relasi berkeluarga kesetaraan gender bisa menjadi pondasi untuk keluarga yang harmonis. Namun kesetaraan gender juga bisa saja memengaruhi kehidupan rumah tangga dari berbagai aspek lainnya.

Salah satu aspeknya adalah perubahan peranan antara pasangan suami istri. Pembagian peranan suami istri saat menjalani aktivitas dapat berpengaruh terhadap keharmonisan hubungan rumah tangga.

Jika peranan suami istri tidak saling tidak menentu, maka hubungan pernikahan akan diwarnai dengan percekcokan maupun konflik yang berujung kepada perpisahan. Oleh karena itu, sebaiknya segera dicari jalan keluar sehingga bisa menjadi lebih harmonis.


Dilansir dari beberapa sumber, kerja sama atau saling paham akan fungsi peran gender masing-masing dalam keluarga bisa menjadi awal untuk membuat keluarga menjadi lebih harmonis. Misalnya saat membagi tugas untuk mengasuh anak, manajemen keuangan bersama, serta tugas-tugas di dalam keluarga lainnya harus dilakukan secara terbuka dan transparan.

Tidak boleh ada subordinasi ataupun marginalisasi baik dari pihak suami atau istri. Apalagi tindak kekerasan atau eksploitasi terhadap peran satu sama lain. Cukup banyak kasus ketidaksetaraan yang terjadi dan mengakibatkan ketidakharmonisan dalam berumah tangga.

Tentu untuk mencari jalan keluarnya diperlukan edukasi dan pemahaman dari pihak eksternal yang menyadari tentang kurangnya kesetaraan gender di Indonesia. Jika edukasi dapat diberikan dari usia remaja, maka saat generasi muda tumbuh dewasa mereka sudah memahami akan pentingnya kesetaraan gender untuk kehamornisan dalam berumah tangga.


Melihat isu kesetaraan gender ini, Kecap ABC menaruh perhatian lebih terhadap persoalan dalam keluarga di Indonesia. Salah satu dukungan semangat kesetaraan gender di Indonesia yang dilakukan oleh Kecap ABC adalah dengan meluncurkan program Koki Muda Sejati 2020.

"Koki Muda Sejati 2020 akan memperkuat komitmen Kecap ABC, bahwa semangat kesetaraan gender harus dimulai dari keluarga di rumah," ujar Head of Legal Corporate Affairs Kraft Heinz Indonesia & PNG Mira Buanawati.

Kecap ABC mendukung penuh semangat kesetaraan gender di Indonesia dan berupaya untuk memberikan edukasi mengenai gender equality. Melalui program ini diharapkan edukasi terhadap kesetaraan gender dapat dimulai dari usia remaja, sehingga pemahaman tentang kesetaraan gender bisa ditanam pada generasi penerus bangsa.





Simak Video "Kreasi Emak-emak Sulap Sampah Plastik Jadi Tikar "
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mul)