Riset Ungkap Fakta di Balik Pasangan yang Suka Tampil Mesra di Medsos
Vina Oktiani - wolipop
Senin, 02 Sep 2019 08:34 WIB
Jakarta
-
Memperlihatkan kemesraan di media sosial sudah jadi hal umum dan banyak dilakukan pasangan yang sedang dimabuk asmara. Namun ternyata berdasarkan penelitian, pasangan-pasangan yang sering kali mengunggah kebersamaan dan romantisme mereka di Instagram atau Facebook, justru bisa jadi karena sebenarnya mereka sedang menutupi hal-hal buruk dalam hubungan.
Dalam penelitian bertajuk 'Can You Tell That I'm in a Relationship? Attachment and Relationship Visibility on Facebook', para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang terlalu sering mengumbar kemesraan menandakan bahwa dirinya justru merasa tidak aman dengan perasaan pasangannya. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang melibatkan 108 pasangan sebagai responden tersebut.
Para responden menjalani tes selama dua minggu setiap malamnya, dengan mengisi survei tentang hubungan dan aktivitas mereka dalam media sosial Facebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang merasa cemas dan ragu, memiliki pandangan negatif tentang diri mereka sendiri, dan khawatir pasangan mereka akan meninggalkannya.
Kekhawatiran itu kemudian dituangkan lewat unggahan di Facebook. Orang-orang yang merasa insecure dengan hubungannya, justru akan lebih banyak mengumbar informasi tentang romantisme mereka. Hal ini pun dibenarkan oleh penulis dan psikolog Nikki Goldstein.
Dalam wawancaranya dengan Daily Mail Australia, Nikki mengatakan menurutnya orang yang sering kali mengumbar hubungan percintaannya secara online seringkali merasa tidak aman atau mengalami masalah dengan pasangan. Sehingga mereka kerap mengunggah kebersamaan agar dapat memperoleh pengakuan atas hubungannya dari orang lain. Bisa melalui komentar atau likes yang diberikan.
Para peneliti dari Brunel University juga menemukan bahwa orang yang sering mengumbar hubungan percintaannya bisa memiliki harga diri yang rendah. Menurut para ilmuwan tersebut, perilaku ini dilakukan atas dasar keinginan untuk meningkatkan harga diri, serta membantah orang-orang yang mungkin berpikir bahwa hubungan mereka bermasalah.
Unggahan di media sosial pun mereka jadikan validasi untuk memperlihatkan bahwa semuanya baik-baik saja.
Terlepas dari hasi penelitian tersebut, mengumbar kisah asmara atau tetap diam merupakan pilihan dari masing-masing individu. Namun yang terpenting dari semuanya adalah perasaanmu dan pasanganmu.
Jika kamu ingin mengunggah sesuatu, pastikanlah perasaanmu terlebuh dahulu. Apakah kamu ingin membagikannya karena benar-benar merasa bahagia atau justru karena hal lain? (vio/hst)
Dalam penelitian bertajuk 'Can You Tell That I'm in a Relationship? Attachment and Relationship Visibility on Facebook', para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang terlalu sering mengumbar kemesraan menandakan bahwa dirinya justru merasa tidak aman dengan perasaan pasangannya. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang melibatkan 108 pasangan sebagai responden tersebut.
Para responden menjalani tes selama dua minggu setiap malamnya, dengan mengisi survei tentang hubungan dan aktivitas mereka dalam media sosial Facebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang merasa cemas dan ragu, memiliki pandangan negatif tentang diri mereka sendiri, dan khawatir pasangan mereka akan meninggalkannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekhawatiran itu kemudian dituangkan lewat unggahan di Facebook. Orang-orang yang merasa insecure dengan hubungannya, justru akan lebih banyak mengumbar informasi tentang romantisme mereka. Hal ini pun dibenarkan oleh penulis dan psikolog Nikki Goldstein.
Dalam wawancaranya dengan Daily Mail Australia, Nikki mengatakan menurutnya orang yang sering kali mengumbar hubungan percintaannya secara online seringkali merasa tidak aman atau mengalami masalah dengan pasangan. Sehingga mereka kerap mengunggah kebersamaan agar dapat memperoleh pengakuan atas hubungannya dari orang lain. Bisa melalui komentar atau likes yang diberikan.
Para peneliti dari Brunel University juga menemukan bahwa orang yang sering mengumbar hubungan percintaannya bisa memiliki harga diri yang rendah. Menurut para ilmuwan tersebut, perilaku ini dilakukan atas dasar keinginan untuk meningkatkan harga diri, serta membantah orang-orang yang mungkin berpikir bahwa hubungan mereka bermasalah.
Unggahan di media sosial pun mereka jadikan validasi untuk memperlihatkan bahwa semuanya baik-baik saja.
Terlepas dari hasi penelitian tersebut, mengumbar kisah asmara atau tetap diam merupakan pilihan dari masing-masing individu. Namun yang terpenting dari semuanya adalah perasaanmu dan pasanganmu.
Jika kamu ingin mengunggah sesuatu, pastikanlah perasaanmu terlebuh dahulu. Apakah kamu ingin membagikannya karena benar-benar merasa bahagia atau justru karena hal lain? (vio/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak Leo 2026: Cinta Bersemi, Finansial Membaik
Ramalan Zodiak Cinta 8 Januari: Capricorn dan Sagitarius Belajar Mengalah
Ramalan Zodiak 7 Januari: Libra Jangan Murung, Scorpio Lebih Bijaksana
Ramalan Zodiak Virgo 2026: Asmara Diuji Tapi Pemasukan Mengalir
Ramalan Zodiak 7 Januari: Cancer Fokus Pada Peluang, Leo Tetap Tenang
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































