Bikin Geger, Ibu Ini Keliling Kampus Cari Pacar untuk Putranya

Anggi Mayasari - wolipop Kamis, 14 Feb 2019 11:06 WIB
Ilustrasi. Foto: Istock Ilustrasi. Foto: Istock

Maryland - Setiap orangtua tentunya menginginkan buah hatinya bahagia. Tapi, bagi seorang ibu ini, dirinya akan bahagia bila melihat anaknya memiliki pacar. Ia pun melakukan cara tak biasa untuk mencari wanita yang ingin berkencan dengan putranya.

Belum lama ini, seorang ibu yang putus asa terlihat berkeliling kampus di sebuah universitas di Maryland, Amerika Serikat. Ia meminta wanita asing secara acak untuk berkencan dengan putranya.

Seperti dilansir dari Nextshark, ibu setengah baya ini telah berkeliling menunjukkan foto putranya di ponselnya dan bertanya kepada orang-orang apakah mereka tertarik untuk berkencan dengannya. Namun, ia tidak disambut dengan baik di Towson University (TU) karena banyak orang yang mengajukan keluhan kepada petugas universitas.



Menyusul keluhan yang membanjiri wanita tersebut, pihak keamanan universitas pun meminta informasi lebih rinci lagi pada mahasiswi untuk mengidentifikasi wanita tersebut. Sebuah email yang ditulis ke badan mahasiswa Universitas menjelaskan bahwa pihak berwenang tidak mencari untuk mengajukan tuntutan tetapi mereka hanya ingin ibu ini menghentikan apa pun yang dia lakukan.

"Departemen Keamanan Universitas Towson sedang menyelidiki tiga insiden terkait yang terjadi di gedung Perpustakaan dan Pusat Seni pada tanggal 6 dan 7 Februari 2019. Para mahasiswi telah dilaporkan didekati oleh seorang wanita yang lebih tua yang berusaha menunjukkan gambar kepada mereka. di ponselnya dan menanyakan apakah mereka tertarik untuk berkencan dengan putranya," begitu bunyi emailnya.

Ibu keliling kampus cari pacar untuk anaknyaIbu keliling kampus cari pacar untuk anaknya Foto: Istimewa


"Subjek yang menarik ini digambarkan sebagai perempuan, tampak berusia 50-an, dengan kacamata, mengenakan celana jins biru dan kemeja lengan panjang bergaris dengan garis merah di bagian bawah, syal multi-warna, sepatu cokelat," tambahnya.

Insiden ini hanya dimaksudkan untuk menciptakan kesadaran di antara komunitas dan mahasiswa TU. Tidak diketahui dengan jelas apakah pihak keamanan berhasil menemukan ibu ini atau tidak. (agm/eny)