Tinggal di Bus Selama Setahun, Pasangan Ini Kini Bisa Beli Rumah
Silmia Putri - wolipop
Jumat, 23 Nov 2018 08:21 WIB
Australia
-
Tinggal di bus atau campervan lazim dilakukan oleh warga Australia dan New Zealand. Hidup praktis dengan barang-barang minimalis bisa membuat seseorang lebih bahagia dan berhemat.
Hal ini dirasakan pasangan muda asal Australia Catherine Coomans dan Tom. Awalnya, mereka menyewa sebuah apartemen untuk tinggal. Kemudian mereka menjual seluruh barang yang mereka punya untuk membeli bus dan tinggal di dalamnya.
"Saat saya bertemu Tom, ia mengatakan padaku ia memiliki mimpi besar untuk membeli bis dan traveling," ungkap Catherine kepada Daily Mail Australia.
Akhirnya keinginan itu terwujud. Mereka memutuskan untuk tinggal di sebuah campervan dan berkeliling Australia. Sesekali mereka menepi di pantai dan menikmati udara bebas.
Selain terbebas dari biaya sewa rumah, mereka pun melakukan penghematan dalam gaya hidup. Mereka berbelanja lebih sedikit dari biasanya karena ruangan bus yang terbatas.
Mereka pun mengaku jarang hangout atau makan di luar. Bahkan, mereka tidak memiliki tagihan telepon. Mereka hanya menggunakan internet untuk berkomunikasi. Hasilnya, setelah satu tahun mereka bisa membayar deposit rumah di Blue Mountains, New South Wales.
Mereka mengaku menjadi seseorang yang lebih bahagia selama tinggal di campervan. Menurut Catherine, pengaturan waktu bekerja dan beristirahat menjadi lebih maksimal.
Dalam perjalanannya, mereka bertemu dengan beberapa orang yang hidup dalam campervan juga. Catherine dan Tom mengaku terinspirasi dari 'tetangganya' itu. Ada yang hidup sendiri karena menjanda, ada yang mengidap penyakit kanker dan merasa hidup di dalam camverpan baik daripada tinggal di rumah.
"Hidup lebih sederhana, lebih murah, dan traveling memberikan banyak kebahagiaan. Hari-hari di sini bukanlah sesuatu yang mewah. Tapi kami jadi jarang stres, makan lebih baik, dan lebih sering berolahraga. Hidup menjadi lebih baik," tutup Catherine.
Tonton juga 'So Sweet! Pasangan Ini Nikah di Masa Tanggap Darurat Bencana Palu':
(sil/kik)
Hal ini dirasakan pasangan muda asal Australia Catherine Coomans dan Tom. Awalnya, mereka menyewa sebuah apartemen untuk tinggal. Kemudian mereka menjual seluruh barang yang mereka punya untuk membeli bus dan tinggal di dalamnya.
Foto: Instagram/adventuresinabus |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya keinginan itu terwujud. Mereka memutuskan untuk tinggal di sebuah campervan dan berkeliling Australia. Sesekali mereka menepi di pantai dan menikmati udara bebas.
Selain terbebas dari biaya sewa rumah, mereka pun melakukan penghematan dalam gaya hidup. Mereka berbelanja lebih sedikit dari biasanya karena ruangan bus yang terbatas.
Foto: Instagram/adventuresinabus |
Mereka pun mengaku jarang hangout atau makan di luar. Bahkan, mereka tidak memiliki tagihan telepon. Mereka hanya menggunakan internet untuk berkomunikasi. Hasilnya, setelah satu tahun mereka bisa membayar deposit rumah di Blue Mountains, New South Wales.
Mereka mengaku menjadi seseorang yang lebih bahagia selama tinggal di campervan. Menurut Catherine, pengaturan waktu bekerja dan beristirahat menjadi lebih maksimal.
Foto: Instagram/adventuresinabus |
Dalam perjalanannya, mereka bertemu dengan beberapa orang yang hidup dalam campervan juga. Catherine dan Tom mengaku terinspirasi dari 'tetangganya' itu. Ada yang hidup sendiri karena menjanda, ada yang mengidap penyakit kanker dan merasa hidup di dalam camverpan baik daripada tinggal di rumah.
"Hidup lebih sederhana, lebih murah, dan traveling memberikan banyak kebahagiaan. Hari-hari di sini bukanlah sesuatu yang mewah. Tapi kami jadi jarang stres, makan lebih baik, dan lebih sering berolahraga. Hidup menjadi lebih baik," tutup Catherine.
Tonton juga 'So Sweet! Pasangan Ini Nikah di Masa Tanggap Darurat Bencana Palu':












































Foto: Instagram/adventuresinabus
Foto: Instagram/adventuresinabus
Foto: Instagram/adventuresinabus