Hari Valentine

Hari Valentine, Kenali 5 Bahasa Cinta yang Bikin Si Dia Makin Sayang

Anggi Mayasari - wolipop Rabu, 14 Feb 2018 17:41 WIB
Foto: Dok. Thinkstock Foto: Dok. Thinkstock

Jakarta - Momen Valentine digunakan oleh kebanyakan orang untuk membagikan cinta kepada yang tersayang. Tak melulu melalui pemberian hadiah seperti bunga ataupun cokelat, menunjukkan perhatian dan kasih sayang juga bisa diungkapkan dengan bahasa kasih yang tepat.

Psikolog klinis dewasa Denrich Suryadi mengungkapkan bahasa kasih ini berlaku secara universal bukan hanya kepada pasangan, namun juga berlaku pada keluarga dan sahabat. Hal tersebut pun bisa dikembangkan di hari spesial seperti Valentine ini sebagai bentuk perhatian atau kasih sayang.

"Menurut teori Gary Chapman, ada lima jenis bahasa kasih, yaitu waktu berkualitas, pujian, mendapatkan layanan, hadiah, dan sentuhan. Setiap orang memiliki bahasa kasih yang berbeda, biasanya dari lima ini terdapat dua poin yang dominan," kata Denrich pada acara Dress For Love Royale Parfum Collection So Klin di Plaza Senayan Arcadia, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018)

Ada orang yang merasa dicintai ketika menghabiskan waktu bersama orang yang dikasihi, ketika didampingin untuk melakukan berbagai hal bersama. Ada yang merasa dicintai ketika dipuji dan dikuatkan dengan kata-kata indah, juga diakui dan dihargai hasil upayanya.

 Hari Valentine, Kenali 5 Bahasa Cinta yang Bikin Si Dia Makin SayangFoto: Dok. Thinkstock


Selain itu, ada juga yang merasa sangat senang saat diberi hadiah, ia akan mengapresiasi segala pemberian dan merasa sangat dikasihi. Serta ada juga yang merasa dicintai dan bahagia ketika mendapat sentuhan fisik seperti dipeluk, dicium atau bergandengan tangan.

"Kita tidak dapat memaksakan bahasa kasih kita kepada orang lain karena berbeda cara penerimaannya, jadi kita harus memahami bahasa kasih orang lain," ujar Denrich.

Psikolog yang juga dosen di Universitas Tarumanegara ini menambahkan bahwa manusia memiliki prinsip selalu berubah dan dinamis. Maka untuk memberikan perhatian dan cinta kepada orang tersayang itu harus didasarkan pada kebutuhan.

"Jadi kalau tadi waktu kecil yang namanya perhatian itu harus kado dan sentuhan fisik. Sedangkan dewasa udah mulai ke hati dan perasaan dengan sentuhan, gandengan tangan, menyuarakan kepeduliannya. Lihat, apa yang mereka butuhkan dari kita, apa yang harus kita lakukan untuk menunjukkan rasa sayang kita terhadap mereka," terangnya.




(agm/eny)