Kenapa Sih Banyak Orang Bertanya 'Kapan Menikah' di Hari Lebaran?
Anggi Mayasari - wolipop
Sabtu, 24 Jun 2017 03:35 WIB
Jakarta
-
Pertanyaan kapan menikah kerap kali terucap ketika Lebaran dan saat momen berkumpul bersama keluarga besar. Padahal semua orang tahu bahwa urusan jodoh ada di tangan Tuhan, namun masih saja banyak yang bertanya. Tak jarang pertanyaan kapan menikah ini membuat seseorang kesal.
Di Indonesia sendiri pertanyaan kapan menikah saat Lebaran seolah telah menjadi kebiasaan. Dari tahun ke tahun pertanyaan serupa selalu saja diucapkan oleh kerabat untuk saudaranya yang telah memasuki masa dewasa dan menikah tetapi tak kunjung menyebar undangan. Meski pertanyaan kapan menikah adalah hal yang biasa terjadi namun hal tersebut bisa saja melukai hati seseorang.
Baca Juga: Ini Jawaban Cerdas Saat Ditanya Kapan Nikah pada Hari Lebaran
Seolah tak pernah bosan untuk terus-terusan bertanya tentang waktu pernikahan, apakah sebenarnya yang menyebabkan banyak pihak dari beberapa keluarga besar maupun teman bertanya kapan menikah saat Lebaran?
Menurut psikolog Ayoe Sutomo, budaya Indonesia terkenal dengan budaya ketimuran yang ramah dan hangat. Ia mengungkapkan jika pertanyaan kapan menikah sebetulnya hanya basa-basi, namun hal tersebut menjadi sering dan banyak diucapkan karena kurangnya keterampilan atau kecakapan untuk memulai sebuah obrolan. Padahal banyak pertanyaan lain yang bisa diungkapkan untuk memecah keheningan dan menjadi lebih dekat bersama keluarga besar.
"Kalau di luar negeri sana nggak pernah loh ditanyain. Kalau saya melihatnya adanya kurang keterampilan untuk berbasa basi dan melakukan ice breaking dengan hal-hal lain, dengan pertanyaan-pertanyaan lain yang lebih sopan dan dapat diterima," ungkap Ayoe saat dihubungi Wolipop, Selasa (20/6/2017)
Baca Juga: Untuk Si Jomblo, Posting Foto Ini Saat Lebaran Agar Tidak Galau
Ayu juga menambahkan sebenarnya banyak hal lain yang bisa ditanyakan. Hanya saja bertanya tentang kapan menikah adalah hal yang paling mudah bagi kebanyakan orang. Meski sering kali dapat menyakiti perasaan dan dianggap kurang sopan jika bertanya kapan waktu menikah, namun hal tersebut sudah dianggap sebagai suatu kewajaran.
"Di Indonesia ini keluarga mengambil peranan yang cukup penting dalam suatu proses pernikahan, dalam suatu proses pembentukan keluarga. Sehingga kalau ada bagian dari keluarga kita yang ikutan rempong dan recok untuk nanyain kapan nikah dianggap suatu kewajaran, memang sudah budayanya seperti itu. Tapi karena memang yang menanyakan lebih tua memang sangat bijaksana kita menjawabnya cukup dengan semanis mungkin," jelas Ayoe. (agm/hst)
Di Indonesia sendiri pertanyaan kapan menikah saat Lebaran seolah telah menjadi kebiasaan. Dari tahun ke tahun pertanyaan serupa selalu saja diucapkan oleh kerabat untuk saudaranya yang telah memasuki masa dewasa dan menikah tetapi tak kunjung menyebar undangan. Meski pertanyaan kapan menikah adalah hal yang biasa terjadi namun hal tersebut bisa saja melukai hati seseorang.
Baca Juga: Ini Jawaban Cerdas Saat Ditanya Kapan Nikah pada Hari Lebaran
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut psikolog Ayoe Sutomo, budaya Indonesia terkenal dengan budaya ketimuran yang ramah dan hangat. Ia mengungkapkan jika pertanyaan kapan menikah sebetulnya hanya basa-basi, namun hal tersebut menjadi sering dan banyak diucapkan karena kurangnya keterampilan atau kecakapan untuk memulai sebuah obrolan. Padahal banyak pertanyaan lain yang bisa diungkapkan untuk memecah keheningan dan menjadi lebih dekat bersama keluarga besar.
"Kalau di luar negeri sana nggak pernah loh ditanyain. Kalau saya melihatnya adanya kurang keterampilan untuk berbasa basi dan melakukan ice breaking dengan hal-hal lain, dengan pertanyaan-pertanyaan lain yang lebih sopan dan dapat diterima," ungkap Ayoe saat dihubungi Wolipop, Selasa (20/6/2017)
Baca Juga: Untuk Si Jomblo, Posting Foto Ini Saat Lebaran Agar Tidak Galau
Ayu juga menambahkan sebenarnya banyak hal lain yang bisa ditanyakan. Hanya saja bertanya tentang kapan menikah adalah hal yang paling mudah bagi kebanyakan orang. Meski sering kali dapat menyakiti perasaan dan dianggap kurang sopan jika bertanya kapan waktu menikah, namun hal tersebut sudah dianggap sebagai suatu kewajaran.
"Di Indonesia ini keluarga mengambil peranan yang cukup penting dalam suatu proses pernikahan, dalam suatu proses pembentukan keluarga. Sehingga kalau ada bagian dari keluarga kita yang ikutan rempong dan recok untuk nanyain kapan nikah dianggap suatu kewajaran, memang sudah budayanya seperti itu. Tapi karena memang yang menanyakan lebih tua memang sangat bijaksana kita menjawabnya cukup dengan semanis mungkin," jelas Ayoe. (agm/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak Leo 2026: Cinta Bersemi, Finansial Membaik
Ramalan Zodiak Cinta 8 Januari: Capricorn dan Sagitarius Belajar Mengalah
Ramalan Zodiak 7 Januari: Libra Jangan Murung, Scorpio Lebih Bijaksana
Ramalan Zodiak Virgo 2026: Asmara Diuji Tapi Pemasukan Mengalir
Ramalan Zodiak 7 Januari: Cancer Fokus Pada Peluang, Leo Tetap Tenang
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































