Ini Penyebab Calon Mertua Sulit Dekat dengan Calon Menantu
Cara-cara seperti membawakan hadiah atau sering bertamu ke rumahnya mungkin sudah Anda lakukan. Namun belum juga berhasil mengakrabkan diri. Menurut psikolog Anna Surti Ariani, bisa jadi karena memang si ibu mertua tak menganggap penting hadiah atau frekuensi Anda bertamu.
"Bisa jadi ada hal-hal yang dianggap penting baginya. Hal lain yang kadang dianggap penting misalnya sikap Anda, atau pembawaan Anda. Beberapa calon mertua memandang penting penampilan calon menantunya, sementara calon mertua lain lebih memperhatikan sopan santun perilakunya," ujar psikolog pendiri situs Pranikah yang akrab disapa Nina ini.
Tak hanya cara calon menantu bersikap, adapun ibu mertua yang lebih bisa diyakinkan dengan asal-usul atau prestasi calon menantu. Untuk mengetahui apa yang paling berkenan untuk beliau, sumber terbaik tentu saja putranya. Anda dapat bertanya kepada kekasih tentang cara berhubungan dekat dengan ibunya.
Bicarakan hal ini dan terbukalah terhadap masukan dari kekasih. Andapun dapat bertanya kepada kakak atau adiknya, atau anggota keluarga besar yang juga mengenal beliau.
Pada beberapa kasus, masalahnya bukan pada pendekatan Anda, namun pada diri si calon mertua. Contohnya, ada calon mertua yang memang belum rela anaknya akan segera meninggalkan dirinya untuk menikah.
Ditambahkan Nina, calon menantu juga kadang memiliki masalah, karena terlalu sensitif dengan kata-kata calon mertuanya. Hal-hal inipun perlu Anda pertimbangkan. Siapa tahu sebetulnya Anda tak mengalami masalah berarti. Supaya jelas, tentu saja Anda perlu masukan dari kekasih atau keluarganya.
"Bagaimanapun kondisi antara Anda dengan calon mertua, Anda perlu terus berusaha mendekatinya jika Anda ingin serius menjalin hubungan dengan putranya," pungkas Nina. (asf/asf)











































