Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Jadi Wanita Jagoan

Kisah Para Wanita yang Selamat dari Kejahatan Berkat Jago Bela Diri

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 26 Feb 2016 16:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Tindak kejahatan dapat terjadi di manapun dan kepada siapapun, termasuk juga pada wanita. Hal itu sempat dialami oleh seorang wanita bernama Lisa yang pernah mendapatkan perbuatan kurang menyenangkan dari mantan pacarnya. Namun beruntungnya, ia memiliki kemampuan bela diri pencak silat sehingga bisa melindungi dirinya.

Saat berbincang dengan Wolipop beberapa waktu lalu, wanita 25 tahun ini sempat mendapatkan perlakuan kasar dari mantan pacarnya. Mereka sempat beradu pendapat dan tiba-tiba mantan pacarnya mencengkram lengan Lisa dengan keras.

Refleks, wanita berambut panjang itu langsung menghardiknya dengan gerakan  pencak silat yang dikuasainya. "Dia narik tanganku dan cengkram lengkanku keras banget. Akhirnya aku lawan pakai tangan kosong walaupun jempol sempat luka. Sampai sekarang masih ada bekasnya," tutur Lisa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah kejadian itu, ia semakin lebih waspada dan sigap jika ada suatu hal yang dirasa mengancamnya. Bahkan wanita yang pandai menyanyi itu mengaku kini dirinya selalu refleks mengeluarkan jurus-jurus silat jika ada seseorang yang ingin menyentuh tubuhnya dari belakang meskipun itu adalah temannya sendiri.

"Aku ikut silat sejak SMP dan sempat jadi atlet juga. Makanya sekarang kalau ada yang isengin aku atau gelitikin badanku jadi refleks self-defense pakai gerakan silat. Beberapa temanku ada yang pernah kena," katanya lagi.

Cerita serupa dituturkan Carla, salah satu finalis Hijab Hunt 2015. Wanita yang jago taekwondo ini pernah dihadapkan pada situasi yang cukup membahayakan dirinya.

Kejadian tersebut terjadi saat dirinya duduk di bangku SMA. Terbiasa pergi dan pulang sekolah menggunakan angkot dan bis, saat itu ada orang tak dikenal yang ingin menganggunya dengan menyentuh-nyentuh tubuhnya ketika ia berada di sebuah terminal bus.

"Ada yang 'colek' aku, akhirnya aku tonjoklah. Dia hampir mengejar tapi aku lari. Itu bela diri yang paling gampang, menghindar," tuturnya saat berbincang dengan Wolipop di kantor detikcom, Jl. Warung Buncit Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Wanita yang masih berstatus sebagai mahasiswi ini mengatakan, jika hal itu terjadi pada Anda sebaiknya jangan panik dan takut. Tenangkan pikiran dan cari tempat yang ramai karena hal tersebut juga merupakan salah satu cara self-defense.

"Menurutku kita perlu punya ilmu bela diri meskipun nggak jago-jago banget, yang penting ada dasarnya. Bela diri nggak harus menonjok dan jangan nekat lewat tempat berbahaya meskipun bisa bela diri. Menghindar juga bentuk bela diri paling mudah," pungkasnya sebelum mengakhiri perbincangan. (itn/itn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads