Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Ketika Tunangan Ragu Untuk Menikah, Ini Cara Meyakinkannya

Kiki Oktaviani - wolipop
Selasa, 16 Feb 2016 19:38 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Untuk memulai hidup baru bersama pasangan bisa membuat seseorang menjadi bimbang. Hal tersebut adalah wajar karena banyak orang, terutama pria berpikir bahwa memulai biduk rumah tangga tidaklah mudah. Pria memiliki tanggung jawab yang besar ketika menikahi seseorang.

Perasaan ragu pun bisa terus bergulir, meski kedua pihak sudah melangsungkan pertunangan. Apakah hal tersebut juga bisa dikatakan wajar?

Menurut konselor pernikahan, Sheryl Paul, hal tersebut wajar. "Keraguan merupakan kata lain dari takut. Ragu sering diartikan berarti seseorang tidak perlu melakukan atau melanjutkan. Itu semua adalah pemikiran salah," ujarnya, seperti dikutip dari Oprah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut pakar cinta Wolipop, Anna Surti Ariani, ketika pasangan tidak yakin untuk menikah sebaiknya berikan ia waktu untuk berpikir. Tapi jika tetap terus merasa ragu, coba tanyakan apa yang sebenarnya ia inginkan.

Baca Juga: 50 Tas dan Sepatu Favorit Selebriti

"Apakah sebaiknya Anda membiarkan dia (dan membiarkan sampai kapan) atau mendampingi saja dengan memberikan beberapa pertanyaan lanjutan. Sensitiflah, bukan mendesak dan memaksa," kata wanita yang akrab disapa Nina ini dalam konsultasi cinta Wolipop.

Psikolog anak dan keluarga ini juga menyarankan agar Anda mendekati orang-orang terdekatnya. Dengan begitu, Anda juga dapat mengetahui lebih mendalam hal-hal apa yang membuat tunangan ragu.

"Hubungan baik Anda itu juga dapat meyakinkan keluarga dan teman-temannya kalau Anda memang pasangan terbaik buat tunangan, sehingga mereka dapat membantu meyakinkan tunangan," saran Nina.

Cara lain untuk membuatnya yakin untuk menikahi Anda adalah dengan menjadi sahabat yang baik untuknya. Selalu berikan perhatian dan kepedulian. Banyak-banyaklah berkomunikasi. Anda harus memberikan contoh yang positif mengenai hubungan nantinya ketika membahas pernikahan. Hal ini akan membuat dia berpikir tentang tujuan hidup serta masa depan Anda berdua. (kik/hst)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads