Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pesta Khusus Jomblo

6 Negara Ini Punya Pesta Khusus Jomblo Saat Valentine

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 12 Feb 2016 09:39 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Hari Valentine yang jatuh setiap tangal 14 Februari hampir pasti dirayakan oleh seluruh pasangan di Dunia. Tetapi, bagaimana dengan mereka yang tidak memiliki pendamping alias masih lajang? Di Amerika ada satu perayaan khusus yang dilakukan untuk menggantikan Hari Valentine, yakni Single Awareness Day yang jatuh setiap tanggal 15 Februari.

Ternyata tidak hanya di Amerika saja, perayaan-perayaan lain yang dilakukan oleh para lajang dalam rangka menggantikan hari Valentine juga terjadi di negara-negara ini. Seperti apa?

1. Iran
Negara Iran tidak merayakan Valentine, melainkan festival Sepandarmazgan atau Esfandegan yang jatuh pada setiap tanggal 17 Februari. Perayaan tersebut dikhususkan untuk orang-orang yang ingin menunjukkan rasa sayangnya kepada ibu atau orang terdekat mereka. Sejak 2006 pemerintah Iran sudah mengupayakan untuk membuat festival tersebut sebagai hari libur nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Korea
Bagi para jomblo, setiap 14 April diperingati sebagai Black Day. Perayaan tersebut dirayakan oleh orang-orang yang tidak mendapatkan kado pada Hari Valentine. Mereka berkumpul bersama dan memakan jajangmyeon, yakni mie dengan saus hitam yang seringkali disebut dengan mie para jomblo.

3. Finlandia
Di Finlandia, Hari Valentine justru disebut dengan Ystävänpäivä yang memiliki arti Hari Persahabatan. Sesuai dengan namanya, perayaan ini dibuat untuk menunjukkan kasih sayang kepada teman-teman. Perayaan serupa juga terjadi di Estonia.

Baca Juga: 50 Tas dan Sepatu Favorit Selebriti

4. Kanada
The Women's Memorial March adalah acara tahunan yang diselenggarakan pada Hari Valentine. Awalnya perayaan ini bermula di kota Vancouver dan bertujuan untuk mengenang para wanita yang diculik dan dibunuh di kota tersebut. Pada 2009, terbentuklah Missing Women's Task Force, suatu program dari polisi setempat untuk menangani masalah tersebut.

5. China
Setiap 11 November, para kaum muda di China merayakan Single Day. Perayaan tersebut merupakan festival yang dibentuk untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa mereka bangga dengan statusnya yang masih lajang. Angka 1 pada 11 November tersebuk diartikan sebagai kesendirian.

Namun belakangan ini, Single Day dimanfaatkan sebagai hari belanja online terbesar di Dunia. Bahkan beberapa situs belanja online asal China bisa meraup keuntungan hingga Rp 192 triliun.

6. Indonesia
Di Yogyakarta, ada satu acara khusus yang digelar tiap tanggal 13 Februari. Acara yang bernama Festival Melupakan Mantan ini digelar sebagai bentuk lain dari festival budaya dengan tujuan untuk mendonasikan barang-barang peninggalan sang mantan. Selain itu, di Gorontalo juga ada Festival Jomblo, di mana para lajang yang hadir akan disuguhkan dengan beragam acara menarik mulai dari stand up comedy hingga talkshow seputar masalah percintaan.
(itn/itn)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads