Pesta Khusus Jomblo
Single Awareness Day, 'Pesta' Khusus Para Jomblo Saat Hari Valentine
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 12 Feb 2016 08:13 WIB
Jakarta
-
Jika para pasangan merayakan Hari Valentine yang jatuh setiap tanggal 14 Februari, maka ada satu hari khusus untuk para wanita dan pria yang tidak memiliki kekasih. Perayaan tersebut bernama Single Awareness Day (SAD) yang jatuh setiap tanggal 15 Februari, tepat satu hari setelah Hari Valentine.
Tidak ada sumber yang jelas sejak kapan SAD ini dirayakan, namun menurut situs resminya, SAD pertama kali diperkenalkan sejak 2005 oleh seorang mahasiswa dari Mississippi State University, Amerika bernama Dustin Barnes. Kala itu, Dustin yang berstatus lajang merasa Hari Valentine hanya untuk mereka yang memiliki pasangan dan para jomblo merasa 'tersingkirkan'.
Dustin lantas berpikir ingin membuat hari perayaan lain di mana dirinya bisa merayakan statusnya yang lajang dengan teman-temannya, maka tercetuslah perayaan Singles Awareness Day. Sebenarnya ide membuat hari perayaan untuk para jomblo tersebut sudah direncanakannya bersama teman-temannya sejak dirinya masih duduk di bangku SMA.
Baca Juga: 50 Tas dan Sepatu Favorit Selebriti
Sehari setelah Hari Valentine, mereka yang masih lajang merayakan SAD dengan berkumpul bersama dan bertukar kado serta berpesta. Meski acara yang digelarnya terlihat sederhana, namun Dustin memiliki tujuan untuk menunjukkan pada semua orang bahwa para lajang tidak ingin dikasihani karena status mereka yang masih sendiri.
"Kami lelah dengan stigma yang melekat pada para lajang dan lelah dengan anggapan yang mengatakan bahwa hidup kami jauh dari rasa bahagia. It's okay to be single," ungkap Dustin.
Seiring dengan berjalannya waktu, SAD kini banyak dimanfaatkan para lajang untuk belajar lebih mencintai diri mereka sendiri. Misalnya dengan mengirimkan bunga untuk diri sendiri, memanjakan diri dengan membelikan hadiah, atau pergi ke tempat yang mengadakan pesta untuk para jomblo.
Serupa dengan SAD, di belahan negara lain hadir pula acara serupa yang memang ditujukan untuk para jomblo. Di Korea Selatan misalnya, muncul perayaan bernama Black Day yang jatuh setiap tanggal 14 April di mana para lajang yang tidak mendapatkan hadiah pada Hari Valentine berkumpul bersama untuk memakan jajangmyeon, makanan khas Korea berupa mie dengan saus hitam.
Di China, ada festival bernama Guanggun Jie cukup populer dikalangan kaum muda. Festival tersebut digelar setiap tanggal 11 November untuk merayakan status lajang mereka. Angka 1 dipilih karena memiliki makna sendiri atau kesepian. Namun belakangan ini, festival tersebut dimanfaatkan sebagai hari belanja online terbesar di dunia.
(itn/sra)
Tidak ada sumber yang jelas sejak kapan SAD ini dirayakan, namun menurut situs resminya, SAD pertama kali diperkenalkan sejak 2005 oleh seorang mahasiswa dari Mississippi State University, Amerika bernama Dustin Barnes. Kala itu, Dustin yang berstatus lajang merasa Hari Valentine hanya untuk mereka yang memiliki pasangan dan para jomblo merasa 'tersingkirkan'.
Dustin lantas berpikir ingin membuat hari perayaan lain di mana dirinya bisa merayakan statusnya yang lajang dengan teman-temannya, maka tercetuslah perayaan Singles Awareness Day. Sebenarnya ide membuat hari perayaan untuk para jomblo tersebut sudah direncanakannya bersama teman-temannya sejak dirinya masih duduk di bangku SMA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehari setelah Hari Valentine, mereka yang masih lajang merayakan SAD dengan berkumpul bersama dan bertukar kado serta berpesta. Meski acara yang digelarnya terlihat sederhana, namun Dustin memiliki tujuan untuk menunjukkan pada semua orang bahwa para lajang tidak ingin dikasihani karena status mereka yang masih sendiri.
"Kami lelah dengan stigma yang melekat pada para lajang dan lelah dengan anggapan yang mengatakan bahwa hidup kami jauh dari rasa bahagia. It's okay to be single," ungkap Dustin.
Seiring dengan berjalannya waktu, SAD kini banyak dimanfaatkan para lajang untuk belajar lebih mencintai diri mereka sendiri. Misalnya dengan mengirimkan bunga untuk diri sendiri, memanjakan diri dengan membelikan hadiah, atau pergi ke tempat yang mengadakan pesta untuk para jomblo.
Serupa dengan SAD, di belahan negara lain hadir pula acara serupa yang memang ditujukan untuk para jomblo. Di Korea Selatan misalnya, muncul perayaan bernama Black Day yang jatuh setiap tanggal 14 April di mana para lajang yang tidak mendapatkan hadiah pada Hari Valentine berkumpul bersama untuk memakan jajangmyeon, makanan khas Korea berupa mie dengan saus hitam.
Di China, ada festival bernama Guanggun Jie cukup populer dikalangan kaum muda. Festival tersebut digelar setiap tanggal 11 November untuk merayakan status lajang mereka. Angka 1 dipilih karena memiliki makna sendiri atau kesepian. Namun belakangan ini, festival tersebut dimanfaatkan sebagai hari belanja online terbesar di dunia.
(itn/sra)
Pakaian Wanita
Bisa Simpan Kartu Hingga Jadi Dompet Mini! Ini Rekomendasi Lanyard ID Card yang Fungsional
Elektronik & Gadget
Video Makin Cinematic Tanpa Ribet dengan TNW M01 PRO Gimbal 3 Axis yang Bikin Konten Naik Level!
Elektronik & Gadget
Anti Gerah Saat Silaturahmi di Hari Lebaran, Ini Kipas Portable GOOJODOQ yang Wajib Kamu bawa!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Lembut dan Glowing, Upgrade Sabun Mandi Biasa dengan Shower Oil Andalan yang Melembabkan Maksimal!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 7 Maret: Libra Lebih Perhatian, Scorpio Harus Mengalah
Ramalan Zodiak Cinta 6 Maret: Pisces Beda Pendapat, Cancer Lebih Sabar
Ramalan Zodiak 6 Maret: Cancer Perlu Ketenangan, Virgo Lebih Serius
Ramalan Zodiak 6 Maret: Aries Dukung Si Dia, Gemini Jangan Berkata Kasar
Ramalan Zodiak 6 Maret: Aquarius Jangan Boros, Pisces Keuangan Terkuras
Most Popular
1
Potret Rina Nose Jalani Oplas Hidung di Indonesia, Begini Hasilnya
2
Puasa dan Detox Kulit, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasan & Tips Dari Dokter
3
Ramalan Zodiak 7 Maret: Libra Lebih Perhatian, Scorpio Harus Mengalah
4
50 Ucapan Selamat Hari Perempuan Sedunia untuk Sahabat dan Rekan Kerja
5
Baju Lebaran 2026
10 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 dari Brand Lokal, Modelnya Lagi Tren!
MOST COMMENTED











































