Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus Pejuang Cinta

Perjuangan Cinta Pasangan Beda Status Sosial Dapatkan Restu Orangtua

wolipop
Jumat, 05 Sep 2014 11:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta -

Tidak bisa dipungkiri, di era yang modern ini terutama masyarakat urban, urusan cinta kerap menghadapi kebuntuan saat menyangkut status sosial. Menghadapi hal ini, seorang wanita pantang menyerah dan terus melaju dengan keyakinannya akan bahagia di kemudian hari dengan pria yang ia pilih.

Hubungan Mia (bukan nama sebenarnya) bersama sang kekasih yang sudah dijalinnya sejak 2004 kurang direstui oleh sang ayah. Alasannya adalah karena perbedaan status sosial yang menjadikannya berat untuk memberi lampu hijau pada sang putri. Kekasih Mia memang bukan kaum berada, namun kegigihannya dalam mencari rezeki membuat Mia merasa salut.

Wanita yang berprofesi sebagai penyiar radio ini mengungkapkan kekasihnya sempat minder lantaran status sosialnya. Ayah Mia yang pernah bekerja sebagai pejabat pemerintah kurang menyukai latar belakang keluarga sang kekasih yang hanya bekerja di bengkel. Namun hal ini tidak menjadi masalah untuk Mia, justru ia selalu berkata kepada kekasih bahwa hal ini seharusnya menjadi motivasi untuk lebih berusaha lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika tahun pertama menjalin hubungan, sebenarnya sang ayah sudah melarang Mia untuk menjalin hubungan. Beliau marah-marah dan hanya berkata 'terserahlah'. Mia mengartikan bahwa ia masih boleh berhubungannya dengan kekasih.

Tetapi semenjak saat itu, sang kekasih tidak pernah datang ke rumahnya lagi. Sang ayah juga pernah marah dan mengancam akan mengusir Mia kalau kekasihnya berani datang ke tempat kerjanya. Tetapi dengan bermodal nekat, Mia mengaku masih tetap melanjutkan hubungannya hingga sekarang.

Sebaliknya, orangtua dari sang kekasih sudah memberikan lampu hijau bagi mereka berdua. "Aku pernah diam-diam ke Yogyakarta ke rumah orangtua pacarku. Berangkat pagi pulang sore, jadi papaku tahunya aku kerja," tuturnya lagi.

Meskipun menginjak tahun ke-10 dalam berhubungan, Mia belum berani untuk kembali mengajak pacarnya menemui ayahnya secara langsung karena sikap beliau yang dingin. "Anehnya papaku nggak setuju aku sama pacarku, tapi nggak ada kemauan buat ngejodohin aku," cerita wanita asal Malang ini ketika diwawancara Wolipop melalui e-mail pada hari Rabu (03/09/2014).

Mia mengaku hubungan ia dan sang ayah sebenarnya kurang dekat karena sifat beliau yang kaku. Hal ini pula yang membuat wanita berusia 31 tahun ini urung untuk berbicara serius tentang pernikahan kepada sang Ayah. Sempat terpikir di benak Mia untuk menikah secara diam-diam. Tetapi pikiran ini cepat-cepat ditepisnya karena ia tidak mau menyusahkan ibu dan adiknya.

Ketika ditanya tentang rencana menikah, Mia menjawab belum ada persiapan menikah dan masih ingin menjalani hubungan dengan sang kekasih. "Dia masih mau kerja dan ngumpulin uang dulu, biar bisa buktiin ke papaku kalau dia bisa menjamin hidupku," ucapnya di akhir wawancara dengan Wolipop.

(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads