6 Tanda Anda Masih Dikontrol Mantan Kekasih Meski Sudah Punya Pacar Baru
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Jumat, 02 Agu 2013 19:15 WIB
Jakarta
-
Anda mengira sudah move on dari mantan kekasih. Pacar baru pun sudah ada di gandengan. Tapi tanpa sadar, sang mantan masih ada di pikiran bahkan mengontrol kehidupan Anda. Jangan biarkan hal itu terjadi. Kenali tanda-tanda Anda masih dibayangi mantan kekasih agar tahu bagaimana mengatasinya dan tidak terlalu lama terjebak cinta masa lalu, seperti dikutip dari Madame Noire.
1. Tidak Mau Pakai Baju Favorit Mantan
Saat masih berpacaran sang mantan suka sekali melihat Anda memakai dress biru beraksen lace ketika kencan, karena membuat Anda terlihat lebih feminin. Kini setelah putus, Anda tidak mau memakai baju itu lagi (meskipun Anda sangat menyukainya dan membeli dengan uang sendiri) karena akan mengingatkan Anda padanya. Anda merasa bersalah kepada pacar baru karena mengenakan baju yang pernah jadi favorit mantan. Seharusnya hal itu tidak perlu dipusingkan karena hanya sepotong kain. Jika Anda sudah benar-benar move on, tentunya tidak akan jadi masalah.
2. Menolak Makanan Tertentu
Spaghetti Aglio Olio adalah makanan favorit Anda, tapi Anda tidak mau memakannya lagi karena menu itulah yang selalu dimakan bersama mantan saat masih bersama. Hanya dengan mencium aroma minyak zaitun, bawang putih dan bubuk cabai sudah membangkitkan memori Anda kepada sang mantan. Tidak perlu berusaha terlalu keras untuk melupakannya, karena waktu yang akan menyembuhkan. Apakah Anda rela mengorbankan makanan kesukaan demi sebuah kenangan yang pahit?
3. Mengganti Selera Tontonan
Anda segera mengganti channel siaran drama atau variety show yang sering ditonton dulu berdua mantan. Padahal, itu adalah acara favorit Anda. Menonton acara tersebut akan mengingatkan Anda pada kebersamaan dengan si dia. Anda pun merasa terkoneksi lagi dengannya. Kenapa harus merelakan kesukaan Anda untuk sesuatu yang seharusnya sudah lama hilang dari pikiran?
4. Takut Mengandalkan Pacar Baru
Mantan Anda adalah seseorang yang selalu bisa diandalkan, dulu. Kini setelah punya kekasih baru Anda jadi tidak mau tergantung pada seseorang lagi karena takut akan kecewa untuk kedua kalinya. Anda tidak bisa terbuka dengan pasangan, merahasiakan darinya ketika hari Anda sedang buruk, enggan meminta saran atau memintanya menemani saat Anda sedih. Singkatnya, Anda masih dalam mode 'Saya tidak butuh lelaki'.
5. Anda Bisa Sangat Tertutup atau Terlalu Pamer Hubungan Baru
Setiap yang Anda lakukan dengan kekasih yang sekarang, selalu bertolak belakang saat bersama mantan. Anda biasanya jarang membicarakan hubungan asmara dengan mantan kepada teman atau keluarga, tapi bersama pacar baru, Anda tak sungkan pamer kemesraan dan memujinya ke semua orang. Atau sebaliknya, Anda sangat tertutup dengan hubungan baru karena di masa lalu tak segan mengumbar kemesraan. Anda mencoba keluar dari masa lalu, tapi semuanya terkesan terlalu dipaksakan.
6. Menghindari Orang-orang yang Kenal Mantan
Anda ingin memutus sama sekali hal-hal yang berkaitan dengan mantan, termasuk orang-orang yang kenal dengannya. Baik itu teman Anda sendiri maupun kenalan mantan. Takut mereka bertanya perihal mantan, dijadikan bahan lelucon tentang mantan atau alasan lainnya. Perilaku ini bisa membuat Anda jadi orang yang anti sosial, hanya gara-gara satu orang. Akibatnya pertemanan pun jadi semakin mengerucut. Padahal mungkin saja orang-orang yang Anda hindari itu berpotensi meningkatkan karir atau menjadi teman bisnis yang menjanjikan.
(hst/asf)
1. Tidak Mau Pakai Baju Favorit Mantan
Saat masih berpacaran sang mantan suka sekali melihat Anda memakai dress biru beraksen lace ketika kencan, karena membuat Anda terlihat lebih feminin. Kini setelah putus, Anda tidak mau memakai baju itu lagi (meskipun Anda sangat menyukainya dan membeli dengan uang sendiri) karena akan mengingatkan Anda padanya. Anda merasa bersalah kepada pacar baru karena mengenakan baju yang pernah jadi favorit mantan. Seharusnya hal itu tidak perlu dipusingkan karena hanya sepotong kain. Jika Anda sudah benar-benar move on, tentunya tidak akan jadi masalah.
2. Menolak Makanan Tertentu
Spaghetti Aglio Olio adalah makanan favorit Anda, tapi Anda tidak mau memakannya lagi karena menu itulah yang selalu dimakan bersama mantan saat masih bersama. Hanya dengan mencium aroma minyak zaitun, bawang putih dan bubuk cabai sudah membangkitkan memori Anda kepada sang mantan. Tidak perlu berusaha terlalu keras untuk melupakannya, karena waktu yang akan menyembuhkan. Apakah Anda rela mengorbankan makanan kesukaan demi sebuah kenangan yang pahit?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anda segera mengganti channel siaran drama atau variety show yang sering ditonton dulu berdua mantan. Padahal, itu adalah acara favorit Anda. Menonton acara tersebut akan mengingatkan Anda pada kebersamaan dengan si dia. Anda pun merasa terkoneksi lagi dengannya. Kenapa harus merelakan kesukaan Anda untuk sesuatu yang seharusnya sudah lama hilang dari pikiran?
4. Takut Mengandalkan Pacar Baru
Mantan Anda adalah seseorang yang selalu bisa diandalkan, dulu. Kini setelah punya kekasih baru Anda jadi tidak mau tergantung pada seseorang lagi karena takut akan kecewa untuk kedua kalinya. Anda tidak bisa terbuka dengan pasangan, merahasiakan darinya ketika hari Anda sedang buruk, enggan meminta saran atau memintanya menemani saat Anda sedih. Singkatnya, Anda masih dalam mode 'Saya tidak butuh lelaki'.
5. Anda Bisa Sangat Tertutup atau Terlalu Pamer Hubungan Baru
Setiap yang Anda lakukan dengan kekasih yang sekarang, selalu bertolak belakang saat bersama mantan. Anda biasanya jarang membicarakan hubungan asmara dengan mantan kepada teman atau keluarga, tapi bersama pacar baru, Anda tak sungkan pamer kemesraan dan memujinya ke semua orang. Atau sebaliknya, Anda sangat tertutup dengan hubungan baru karena di masa lalu tak segan mengumbar kemesraan. Anda mencoba keluar dari masa lalu, tapi semuanya terkesan terlalu dipaksakan.
6. Menghindari Orang-orang yang Kenal Mantan
Anda ingin memutus sama sekali hal-hal yang berkaitan dengan mantan, termasuk orang-orang yang kenal dengannya. Baik itu teman Anda sendiri maupun kenalan mantan. Takut mereka bertanya perihal mantan, dijadikan bahan lelucon tentang mantan atau alasan lainnya. Perilaku ini bisa membuat Anda jadi orang yang anti sosial, hanya gara-gara satu orang. Akibatnya pertemanan pun jadi semakin mengerucut. Padahal mungkin saja orang-orang yang Anda hindari itu berpotensi meningkatkan karir atau menjadi teman bisnis yang menjanjikan.
(hst/asf)
Perawatan dan Kecantikan
Bedak Sering Nempel Nggak Rata? Coba Ganti Puff Kamu Ke Pilihan Produk Ini
Pakaian Pria
Nggak Zaman Pakai Celana Ketat! Celana Wide Pants Jadi Andalan Cowok Indonesia Biar Tetap Santai Tapi Keren
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Kusam & Belang? 2 Body Scrub Ini Bisa Bikin Kulit Auto Cerah, Halus, dan Wangi Seharian!
Hobi dan Mainan
Biar Nggak Salah Nada Lagi! 3 Capo Gitar Ini Jadi Solusi Gitaris Pemula
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Beda Kepribadian Aries Maret dan Aries April, Ternyata Karakternya Tak Sama
Ramalan Zodiak Cinta 3 April: Aries Kurang Komunikasi, Leo Dilanda Rindu
Ramalan Zodiak 3 April: Aries Semangat Membara, Taurus Awas Boros
Ramalan Zodiak 3 April: Aquarius Beda Prinsip, Pisces Lebih Sabar
Ramalan Zodiak Cinta 2 April: Capricorn Masih Cekcok, Aquarius Diminta Sabar
Most Popular
1
Pesona Tian Xiwei di Drama China Where the Mask Ends, Visualnya Memukau
2
Potret Olla Ramlan Olahraga Aerial Hoop, Pakai Busana Backless Serba Hitam
3
Potret Pernikahan Keturunan Konfusius ke-46 dengan Sosialita yang Jadi Sorotan
4
Viral Cucu Eks Presiden Korsel Bongkar Skandal Keluarga Lewat Webtoon Domba
5
Viral Aktris Thailand Ngaku Dilecehkan Petugas Medis Saat Sesak Napas
MOST COMMENTED











































