Ada Cara Baru Temukan Jodoh, Lewat T-Shirt dan Bau Badan
Alissa Safiera - wolipop
Senin, 08 Apr 2013 16:04 WIB
Jakarta
-
Jika kencan online atau kencan kilat tidak berhasil pada Anda, mungkin cara unik berikut bisa bantu Anda 'mengendus' si cinta baru. Cara ini kian populer di Amerika, dan dilakukan hanya dengan modal T-shirt.
Seperti dikutip dari Daily Mail, manusia semakin tertarik pada lawan jenis lewat feromon (senyawa penarik atau perangsang lawan jenis), tak jauh berbeda layaknya pada binatang. Bau dari zat feromon yang terpancar melalui kulit ini, dipercaya akan membantu untuk mencari pasangan yang kompatibel.
Mencari jodoh dengan cara ini dikenal juga dengan 'pesta feromon'. Lalu bagaimana caranya? Biasanya para peserta akan diberi T-shirt putih dan diminta mengenakannya selama tiga hari berturut-turut.
Mereka pun dilarang memakai deodoran dan makan bawang agar 'bau sejati' tubuhnya keluar. T-shirt ini kemudian dimasukkan dalam kantong plastik dan diletakkan di atas meja. Para tamu mulai mengendus dan menemukan satu yang mereka sukai.
Setelahnya, si fotografer akan memproyeksikan ke layar gambar para tamu dengan bau kaos pilihannya. Kemudian mereka akan bertemu dan mulai menggoda dengan cara biasanya. Berbagai minuman juga disediakan untuk menemani obrolan.
Salah satu peserta di sebuah pesta di Los Angeles, Konstantin Bakhurin mengaku menemukan sesuatu yang unik lewat acara ini. Pria 25 tahun yang juga ilmuwan syaraf itu tertarik pada bau kaos yang disebutnya 'pedas'. "Aku datang untuk melihat apa yang terjadi. Aku rasa ini sedikit pseudoscience," ungkap Konstantin. Tertarik mencoba?
(asf/eny)
Seperti dikutip dari Daily Mail, manusia semakin tertarik pada lawan jenis lewat feromon (senyawa penarik atau perangsang lawan jenis), tak jauh berbeda layaknya pada binatang. Bau dari zat feromon yang terpancar melalui kulit ini, dipercaya akan membantu untuk mencari pasangan yang kompatibel.
Mencari jodoh dengan cara ini dikenal juga dengan 'pesta feromon'. Lalu bagaimana caranya? Biasanya para peserta akan diberi T-shirt putih dan diminta mengenakannya selama tiga hari berturut-turut.
Mereka pun dilarang memakai deodoran dan makan bawang agar 'bau sejati' tubuhnya keluar. T-shirt ini kemudian dimasukkan dalam kantong plastik dan diletakkan di atas meja. Para tamu mulai mengendus dan menemukan satu yang mereka sukai.
Setelahnya, si fotografer akan memproyeksikan ke layar gambar para tamu dengan bau kaos pilihannya. Kemudian mereka akan bertemu dan mulai menggoda dengan cara biasanya. Berbagai minuman juga disediakan untuk menemani obrolan.
Salah satu peserta di sebuah pesta di Los Angeles, Konstantin Bakhurin mengaku menemukan sesuatu yang unik lewat acara ini. Pria 25 tahun yang juga ilmuwan syaraf itu tertarik pada bau kaos yang disebutnya 'pedas'. "Aku datang untuk melihat apa yang terjadi. Aku rasa ini sedikit pseudoscience," ungkap Konstantin. Tertarik mencoba?
(asf/eny)











































