Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus

Agar Tak Pusing Hadapi Gosip Saat Pacaran dengan Bos

Hestianingsih Hestianingsih, Eny Kartikawati - wolipop
Selasa, 11 Des 2012 16:27 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Pacaran dengan rekan kerja saja bisa menimbulkan gosip di kantor, apalagi jika Anda menjalin asmara dengan atasan. Bagaimana menghadapi berbagai gosip ini?

Kalau memang Anda tak mau terus-menerus menjadi bahan perbincangan di kantor, pakar dunia kerja yang juga penulis buku 'Surviving Dreaded Conversations', Donna Flagg menyarankan sebaiknya terbukanlah pada beberapa rekan kerja Anda. Ketika Anda cukup terbuka, keinginan orang-orang untuk bergosip karena penasaran bisa berkurang.

Sejauh mana keterbukaan Anda mengenai hubungan asmara dengan atasan ini? Sebaiknya sebatas pada informasi bahwa Anda memang menjalin cinta dengan bos. Untuk hal-hal lainnya, seperti ketika mengalami konflik, rekan kerja tak perlu diberitahu atau bahkan dijadikan teman curhat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Psikolog seksual Zoya Amirin menyarankan, ketika pacaran dengan atasan, hindari curhat dengan teman satu kantor. "Kalau sama teman yang di kantor bisa jadi gosip dan rahasia itu sebenarnya nggak akan tersimpan baik kecuali sama kita sendiri," jelas Zoya saat berbincang dengan wolipop belum lama ini.

Yang juga sebaiknya dihindari agar tidak semakin memicu gosip adalah dengan tidak bermesraan di kantor. Saling bertatapan mesra penuh arti atau pergi makan siang bersama terlalu lama dapat memicu isu bahwa Anda diistimewakan. Disarankan Flagg, jangan sampai percintaan di tempat kerja ini mempengaruhi produktivitas Anda atau atasan.

Zoya menambahkan, agar tidak pusing dengan omongan orang di kantor yang memang tak mungkin dihindari, ada satu hal yang harus dipahami pasangan. Satu hal itu adalah mengenai risiko bahwa percintaan Anda dan atasan akan selalu jadi bahan gosip.

"Yang penting mereka berdua tahu apa yang mereka jalanin. Kita bikin benar juga disalahin terus sama orang. Sebelum orang lain ngomongin, kita mesti tahu yang kita lakukan itu sudah sesuai jalur apa nggak? Mesti uji hubungan dan hati kita," pungkas Zoya yang kerap mengisi acara bincang-bicang Sexophone di Trans TV itu.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads