Liputan Khusus
Naksir dengan Atasan di Kantor? Wajar, Asalkan..
wolipop
Selasa, 11 Des 2012 11:04 WIB
Jakarta
-
Bagi para pekerja kantoran, mereka selalu dituntut untuk bekerja di kantor selama delapan hingga sembilan jam setiap harinya. Selain berjibaku dengan pekerjaan, mereka juga sering berdiskusi dengan atasan dan rekan kerja.
Tak heran bila hubungan antara atasan dengan bawahan, maupun sesama karyawan bisa menjadi dekat. Namun, apa yang akan terjadi jika karyawan naksir dengan atasan di kantor?
Vice President Corporate Services Division Trans TV Latif Harnoko atau kerap disapa Noko mengungkapkan bahwa ketertarikan karyawan dengan atasannya, dianggap hal yang wajar. Asalkan itu masuk dalam kategori sisi positif.
"Kalau bawahan single, atasan single, nggak masalah. Itu kan hal-hal individu. Orang suka sama suka kok, nggak ada yang larang," ungkap Noko saat diwawancara wolipop melalui telepon.
Ketertarikan bawahan dengan atasan, ataupun sebaliknya, bisa dikarenakan hubungan sebagai partner kerja yang sudah terbina lama. Misalnya saja, si A dengan B sudah bekerja bersama selama 10 tahun, tentu hubungan mereka bisa sangat dekat karena hampir setiap hari bertemu.
Hal tersebut juga bisa terjadi karena antara atasan dengan karyawannya sering berkomunikasi secara intensif saat bekerja di kantor. Lantas, bagaimana jika si bos sudah berkeluarga atau justru karyawannya yang sudah menikah?
"Kalau suka sama suka, terus yang wanita sudah berkeluarga, yang pria sudah berkeluarga, atau yang wanita masih single, sedangkan si pria sudah berkeluarga atau sebaliknya, itu harus diperhatikan lagi. Kalau kedekatan sisi negatif yang tanda kutip, nah ini baru kita akan tegur dan mengingatkan. Sebenarnya itu hak setiap orang. Yang malu toh dirinya sendiri, karena lingkungan yang nge-judge," jelas Noko yang sudah bergabung di Trans Corp sejak tahun 2002.
Masing-masing kantor memang memiliki kebijakan tersendiri. Ada beberapa perusahaan yang memperbolehkan karyawannya menjalin hubungan asmara dengan rekan kerjanya atau bahkan bosnya sendiri. Namun, ada juga yang melarang sehingga salah satu dari mereka harus keluar dari kantor tersebut.
"Kalau di kita (Trans Corp), suka sama suka ya nggak masalah. Misalnya pacaran, ya nggak masalah. Tapi kalau memang hubungan sudah serius, salah satu harus ada yang mundur atau pindah kerjaan. Tapi kita kasih batasan waktu kok salah satu di antara mereka untuk mencari kerjaan baru," tutup pria yang mendapatkan gelar MBA dari AIM-Philipine itu.
(rma/hst)
Tak heran bila hubungan antara atasan dengan bawahan, maupun sesama karyawan bisa menjadi dekat. Namun, apa yang akan terjadi jika karyawan naksir dengan atasan di kantor?
Vice President Corporate Services Division Trans TV Latif Harnoko atau kerap disapa Noko mengungkapkan bahwa ketertarikan karyawan dengan atasannya, dianggap hal yang wajar. Asalkan itu masuk dalam kategori sisi positif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketertarikan bawahan dengan atasan, ataupun sebaliknya, bisa dikarenakan hubungan sebagai partner kerja yang sudah terbina lama. Misalnya saja, si A dengan B sudah bekerja bersama selama 10 tahun, tentu hubungan mereka bisa sangat dekat karena hampir setiap hari bertemu.
Hal tersebut juga bisa terjadi karena antara atasan dengan karyawannya sering berkomunikasi secara intensif saat bekerja di kantor. Lantas, bagaimana jika si bos sudah berkeluarga atau justru karyawannya yang sudah menikah?
"Kalau suka sama suka, terus yang wanita sudah berkeluarga, yang pria sudah berkeluarga, atau yang wanita masih single, sedangkan si pria sudah berkeluarga atau sebaliknya, itu harus diperhatikan lagi. Kalau kedekatan sisi negatif yang tanda kutip, nah ini baru kita akan tegur dan mengingatkan. Sebenarnya itu hak setiap orang. Yang malu toh dirinya sendiri, karena lingkungan yang nge-judge," jelas Noko yang sudah bergabung di Trans Corp sejak tahun 2002.
Masing-masing kantor memang memiliki kebijakan tersendiri. Ada beberapa perusahaan yang memperbolehkan karyawannya menjalin hubungan asmara dengan rekan kerjanya atau bahkan bosnya sendiri. Namun, ada juga yang melarang sehingga salah satu dari mereka harus keluar dari kantor tersebut.
"Kalau di kita (Trans Corp), suka sama suka ya nggak masalah. Misalnya pacaran, ya nggak masalah. Tapi kalau memang hubungan sudah serius, salah satu harus ada yang mundur atau pindah kerjaan. Tapi kita kasih batasan waktu kok salah satu di antara mereka untuk mencari kerjaan baru," tutup pria yang mendapatkan gelar MBA dari AIM-Philipine itu.
(rma/hst)
Pakaian Wanita
Lebih Mudah Ibadah Saat Bepergian atau Mudik! 3 Legging Wudhu Friendly Praktis untuk Muslimah
Pakaian Wanita
Sandal Wanita Simpel! Pilihan Nyaman untuk Jalan Santai hingga Aktivitas Harian
Perawatan dan Kecantikan
Concealer Full Coverage Tahan Seharian, Rahasia Makeup Lebaran Tetap Flawless dari Pagi sampai Malam
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Cerah dan Glowing Lebih Praktis dengan Duo Andalan Numbuzin No.5 untuk Mengatasi Noda Hitam!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 19 Maret: Pisces Hilangkan Prasangka, Aquarius Jangan Ragu
Tipe Orang Saat Mudik Berdasarkan Zodiak, Kamu Santai atau Panikan? (Bag. 2)
Ramalan Zodiak Cinta 18 Maret: Taurus Harmonis, Gemini Makin Romantis
Tipe Orang Saat Mudik Berdasarkan Zodiak, Kamu Santai atau Panikan? (Bag. 1)
Ramalan Zodiak 18 Maret: Libra Jangan Menonjol, Scorpio Hargai Perasaannya
Most Popular
1
Potret Ganteng Gubernur Termuda Jepang Saat Kerja, Pesonanya Bikin Salfok
2
Ramalan Zodiak 19 Maret: Pisces Hilangkan Prasangka, Aquarius Jangan Ragu
3
Penyanyi Carly Rae Jepsen Melahirkan Anak Pertama di Usia 40
4
7 Aktris yang Menggunduli Rambut Demi Peran, Terbaru Emma Stone
5
Momen Seru Cinta Laura Ikutan War Takjil, Pilihan Makanannya Bikin Salfok
MOST COMMENTED











































