8 Cara Menghadapi Masalah Percintaan Tanpa Gegabah
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Rabu, 12 Sep 2012 19:14 WIB
Jakarta
-
Hubungan asmara tidak selamanya bisa berjalan mulus. Pasti ada permasalahan yang jika tidak bisa diatasi dan dilalui dengan benar, akan berujung pada hancurnya percintaan.
Saat ketegangan dalam hubungan asmara muncul, sangat wajar jika salah satu atau kedua pasangan merasa marah, kesal atau sedih. Perasaan itupun sebaiknya jangan ditutup-tutupi. Tapi lain halnya jika setiap permasalahan selalu diikuti dengan luapan emosi yang tak terkontrol. Saat hubungan asmara diguncang masalah, ini delapan hal yang bisa Anda lakukan agar tidak semakin berlarut-larut, seperti dikutip dari Times of India.
1. Tenangkan Hati
Jika stres berasal dari faktor di luar hubungan, seperti masalah dengan teman atau pekerjaan, jangan melampiaskannya pada pasangan. Lebih baik tarik napas dalam-dalam, mandi air hangat dan minum teh hangat. Anda bisa menceritakan masalah tersebut ketika hati dan pikiran sudah lebih tenang.
2. Jaga Jarak untuk Sementara
Biarkan Anda dan pasangan memiliki waktu sendiri untuk beberapa saat. Hal tersebut merupakan cara yang efektif untuk mencegah konflik terus bermunculan. Buatlah pasangan Anda memahami mengapa Anda menjaga jarak dan yakinkan bahwa ini sebagai salah satu cara untuk memulihkan keadaan.
3. Bertanggung Jawab
Sadarlah dengan kewajiban masing-masing untuk menjaga keharmonisan hubungan. Anda dan pasangan sama-sama bertanggung jawab menjaga hubungan asmara tetap langgeng, bukan hubungan yang berat sebelah. Jangan biarkan ketegangan muncul dan menghancurkan hubungan yang sudah lama terjalin.
4. Jangan Cemas
Kecemasan bisa terjadi saat segala hal terasa tidak berjalan lancar seperti yang Anda rencanakan bersama pasangan. Jangan menyikapi kegagalan tersebut dengan saling adu argumen dan menarik urat. Pikirkan baik-baik dan diskusikan kenapa rencana yang Anda buat bisa gagal. Biasakan selalu memikirkan rencana B dalam setiap perencanaan yang Anda buat. Hal tersebut dapat membuat Anda siap dan tidak cemas ketika sesuatu berjalan tidak semestinya.
5. 'Diam Itu Emas' Tak Selalu Jadi Solusi
Bila Anda berada di bawah tekanan, hal termudah untuk dilakukan adalah menyerah. Tapi jika Anda selalu menyerah pada masa-masa sulit, tekanan tersebut akan menghantui seumur hidup Anda. Cobalah berani menghadapi tantangan, dan Anda akan terbentuk menjadi pribadi yang lebih matang dan tahan banting.
6. Fleksibel
Anda harus mampu mengidentifikasi situasi dan apa yang akan terjadi. Bila Anda tahu bahwa suatu situasi terjadi tidak sesuai dengan keinginan, cobalah untuk fleksibel dan beradaptasi dalam keadaan itu. Jangan memaksakan kehendak sendiri jika masih ada jalan lain yang bisa dilakukan.
7. Alihkan Pikiran Negatif
Ketika Anda merasa hubungan sedikit tegang, alihkan pikiran Anda dari segala hal berbau negatif. Lakukan aktivitas yang membuat Anda sibuk. Mengalihkan pikiran akan dapat mengurangi stres dalam hubungan.
8. Konsultasi
Tidak harus dengan psikolog atau konsultan pernikahan, Anda bisa berkonsultasi dengan teman atau keluarga dekat. Bicarakan bagaimana situasi Anda saat ini dan apakah mereka pernah mengalami hal yang sama. Dengan begitu Anda dapat belajar dari pengalaman orang lain dan bisa menerapkannya sendiri pada hubungan. Tapi ingat, setiap masalah pasti perlu penyelesaian yang berbeda, lihat dulu apakah solusi tersebut sesuai untuk Anda.
(hst/kik)
Saat ketegangan dalam hubungan asmara muncul, sangat wajar jika salah satu atau kedua pasangan merasa marah, kesal atau sedih. Perasaan itupun sebaiknya jangan ditutup-tutupi. Tapi lain halnya jika setiap permasalahan selalu diikuti dengan luapan emosi yang tak terkontrol. Saat hubungan asmara diguncang masalah, ini delapan hal yang bisa Anda lakukan agar tidak semakin berlarut-larut, seperti dikutip dari Times of India.
1. Tenangkan Hati
Jika stres berasal dari faktor di luar hubungan, seperti masalah dengan teman atau pekerjaan, jangan melampiaskannya pada pasangan. Lebih baik tarik napas dalam-dalam, mandi air hangat dan minum teh hangat. Anda bisa menceritakan masalah tersebut ketika hati dan pikiran sudah lebih tenang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biarkan Anda dan pasangan memiliki waktu sendiri untuk beberapa saat. Hal tersebut merupakan cara yang efektif untuk mencegah konflik terus bermunculan. Buatlah pasangan Anda memahami mengapa Anda menjaga jarak dan yakinkan bahwa ini sebagai salah satu cara untuk memulihkan keadaan.
3. Bertanggung Jawab
Sadarlah dengan kewajiban masing-masing untuk menjaga keharmonisan hubungan. Anda dan pasangan sama-sama bertanggung jawab menjaga hubungan asmara tetap langgeng, bukan hubungan yang berat sebelah. Jangan biarkan ketegangan muncul dan menghancurkan hubungan yang sudah lama terjalin.
4. Jangan Cemas
Kecemasan bisa terjadi saat segala hal terasa tidak berjalan lancar seperti yang Anda rencanakan bersama pasangan. Jangan menyikapi kegagalan tersebut dengan saling adu argumen dan menarik urat. Pikirkan baik-baik dan diskusikan kenapa rencana yang Anda buat bisa gagal. Biasakan selalu memikirkan rencana B dalam setiap perencanaan yang Anda buat. Hal tersebut dapat membuat Anda siap dan tidak cemas ketika sesuatu berjalan tidak semestinya.
5. 'Diam Itu Emas' Tak Selalu Jadi Solusi
Bila Anda berada di bawah tekanan, hal termudah untuk dilakukan adalah menyerah. Tapi jika Anda selalu menyerah pada masa-masa sulit, tekanan tersebut akan menghantui seumur hidup Anda. Cobalah berani menghadapi tantangan, dan Anda akan terbentuk menjadi pribadi yang lebih matang dan tahan banting.
6. Fleksibel
Anda harus mampu mengidentifikasi situasi dan apa yang akan terjadi. Bila Anda tahu bahwa suatu situasi terjadi tidak sesuai dengan keinginan, cobalah untuk fleksibel dan beradaptasi dalam keadaan itu. Jangan memaksakan kehendak sendiri jika masih ada jalan lain yang bisa dilakukan.
7. Alihkan Pikiran Negatif
Ketika Anda merasa hubungan sedikit tegang, alihkan pikiran Anda dari segala hal berbau negatif. Lakukan aktivitas yang membuat Anda sibuk. Mengalihkan pikiran akan dapat mengurangi stres dalam hubungan.
8. Konsultasi
Tidak harus dengan psikolog atau konsultan pernikahan, Anda bisa berkonsultasi dengan teman atau keluarga dekat. Bicarakan bagaimana situasi Anda saat ini dan apakah mereka pernah mengalami hal yang sama. Dengan begitu Anda dapat belajar dari pengalaman orang lain dan bisa menerapkannya sendiri pada hubungan. Tapi ingat, setiap masalah pasti perlu penyelesaian yang berbeda, lihat dulu apakah solusi tersebut sesuai untuk Anda.
(hst/kik)
Perawatan dan Kecantikan
Bedak Sering Nempel Nggak Rata? Coba Ganti Puff Kamu Ke Pilihan Produk Ini
Pakaian Pria
Nggak Zaman Pakai Celana Ketat! Celana Wide Pants Jadi Andalan Cowok Indonesia Biar Tetap Santai Tapi Keren
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Kusam & Belang? 2 Body Scrub Ini Bisa Bikin Kulit Auto Cerah, Halus, dan Wangi Seharian!
Hobi dan Mainan
Biar Nggak Salah Nada Lagi! 3 Capo Gitar Ini Jadi Solusi Gitaris Pemula
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Cerita Ibu Batalkan Pernikahan Anak, Rela Rugi Hingga Ratusan Juta
Ramalan Zodiak 4 April: Cancer Atur Pengeluaran, Virgo Jangan Boros
Beda Kepribadian Aries Maret dan Aries April, Ternyata Karakternya Tak Sama
Ramalan Zodiak Cinta 3 April: Aries Kurang Komunikasi, Leo Dilanda Rindu
Ramalan Zodiak 3 April: Aries Semangat Membara, Taurus Awas Boros
Most Popular
1
Gaya Rambut 'Ayam Jantan' Putri Kim Jong Un Dilarang untuk Ditiru
2
Viral Cerita Ibu Batalkan Pernikahan Anak, Rela Rugi Hingga Ratusan Juta
3
Ramalan Zodiak 4 April: Cancer Atur Pengeluaran, Virgo Jangan Boros
4
Pesona Tian Xiwei di Drama China Where the Mask Ends, Visualnya Memukau
5
Potret Pernikahan Keturunan Konfusius ke-46 dengan Sosialita yang Jadi Sorotan
MOST COMMENTED











































