Bagaimana Agar Tak Terjebak Nostalgia Cinta Masa Lalu?
Anna Surti Ariani - wolipop
Jumat, 29 Apr 2016 09:36 WIB
Jakarta
-
Dear Mba Anna, saya bingung dengan perasaan saya sendiri. Kenapa hati saya kembali terikat kepada mantan kekasih, padahal sudah dua tahun saya berhasil mengubur kenangan bersamanya. Apalagi dia mengaku sempat kehilangan arah ketika kami tidak bersama dan saya memilih menjauhinya. Namun sekarang giliran saya yang terjebak dengan perasaan di masa lalu, seperti ingin bersama lagi. Sedangkan mantan sudah memiliki kekasih. Saya cemburu dan mantan meninggalkan saya untuk kesekian kali. Mohon nasihat agar tak terjebak nostalgia masa lalu.
Indah, 30 Tahun
Jawab:
Hai mbak Indah,
Kalau Anda katakan terjebak nostalgia, agaknya tak seperti itu. Anda toh pernah berhasil mengubur kenangan, dan pernah berhasil menjauhinya. Kalau saat ini justru Anda yang ingin bersamanya lagi, mungkin saat ini ada kondisi yang membuat Anda terasa seperti membutuhkannya. Contohnya, mungkin Anda sedang ingin bercerita tentang pekerjaan Anda dan biasanya dia yang paling mengerti.
Mengingat mantan toh sudah memiliki kekasih, sepertinya tak berharga kalau Anda terus mengenangnya. Bukan berarti Anda harus melupakannya, karena bagaimanapun ia pernah menjadi bagian hidup Anda. Namun Anda perlu mengingatnya dengan cara yang lebih tepat, yaitu sebagai masa lalu Anda, dan bukan masa depan. Boleh kok
Anda terharu-biru dengan kenangan masa lalu, namun setelah selesai mengenangnya, maka Anda bisa mulai memikirkan hal lain lagi.
Jika sangat sulit untuk tak memikirkannya, coba deh melokalisir waktu mengingat. Anda bisa berikan waktu khusus untuk mengingatnya, misalnya pukul 9-9.30 malam. Di luar waktu itu, kalau teringat, maka Anda dapat menulis ingatan Anda, untuk nanti diingat-ingat di waktu yang Anda tentukan; dan setelah menulis, segeralah melakukan hal lain sehingga tak terus mengingatnya. Nah, di waktu yang Anda tentukan itu, bukalah semua memori tentang dirinya. Anda bisa membuka kumpulan percakapan, melihat foto, melihat akun media sosialnya, dll. Ketika waktu habis, maka tutup semua, lalu lakukan hal lain lagi untuk mengalihkan pikiran Anda. Cara ini akan sangat efektif kalau setelahnya Anda punya hal lain untuk dipikirkan. Contohnya, kalau Anda melibatkan diri di komunitas tertentu untuk menyelenggarakan kegiatan mereka, tentu pikiran Anda jadi teralihkan ke sana.
Biasanya sih dengan memberikan waktu khusus untuk mengingat, maka Anda justru tak penasaran, dan pada akhirnya bisa mengurangi kenangan bersamanya. Tutuplah waktu mengingatnya ini dengan mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda beruntung pernah punya kenangan bersamanya, namun lebih beruntung karena telah menuntaskan kenangan tersebut. Lama-kelamaan, waktu khusus itu bisa dikurangi sedikit demi sedikit sampai hilang sama sekali, dan kenangan tersebut berlalu sebagai masa lalu semata. (eny/eny)
Indah, 30 Tahun
Jawab:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau Anda katakan terjebak nostalgia, agaknya tak seperti itu. Anda toh pernah berhasil mengubur kenangan, dan pernah berhasil menjauhinya. Kalau saat ini justru Anda yang ingin bersamanya lagi, mungkin saat ini ada kondisi yang membuat Anda terasa seperti membutuhkannya. Contohnya, mungkin Anda sedang ingin bercerita tentang pekerjaan Anda dan biasanya dia yang paling mengerti.
Mengingat mantan toh sudah memiliki kekasih, sepertinya tak berharga kalau Anda terus mengenangnya. Bukan berarti Anda harus melupakannya, karena bagaimanapun ia pernah menjadi bagian hidup Anda. Namun Anda perlu mengingatnya dengan cara yang lebih tepat, yaitu sebagai masa lalu Anda, dan bukan masa depan. Boleh kok
Anda terharu-biru dengan kenangan masa lalu, namun setelah selesai mengenangnya, maka Anda bisa mulai memikirkan hal lain lagi.
Jika sangat sulit untuk tak memikirkannya, coba deh melokalisir waktu mengingat. Anda bisa berikan waktu khusus untuk mengingatnya, misalnya pukul 9-9.30 malam. Di luar waktu itu, kalau teringat, maka Anda dapat menulis ingatan Anda, untuk nanti diingat-ingat di waktu yang Anda tentukan; dan setelah menulis, segeralah melakukan hal lain sehingga tak terus mengingatnya. Nah, di waktu yang Anda tentukan itu, bukalah semua memori tentang dirinya. Anda bisa membuka kumpulan percakapan, melihat foto, melihat akun media sosialnya, dll. Ketika waktu habis, maka tutup semua, lalu lakukan hal lain lagi untuk mengalihkan pikiran Anda. Cara ini akan sangat efektif kalau setelahnya Anda punya hal lain untuk dipikirkan. Contohnya, kalau Anda melibatkan diri di komunitas tertentu untuk menyelenggarakan kegiatan mereka, tentu pikiran Anda jadi teralihkan ke sana.
Biasanya sih dengan memberikan waktu khusus untuk mengingat, maka Anda justru tak penasaran, dan pada akhirnya bisa mengurangi kenangan bersamanya. Tutuplah waktu mengingatnya ini dengan mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda beruntung pernah punya kenangan bersamanya, namun lebih beruntung karena telah menuntaskan kenangan tersebut. Lama-kelamaan, waktu khusus itu bisa dikurangi sedikit demi sedikit sampai hilang sama sekali, dan kenangan tersebut berlalu sebagai masa lalu semata. (eny/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Bedak Sering Nempel Nggak Rata? Coba Ganti Puff Kamu Ke Pilihan Produk Ini
Pakaian Pria
Nggak Zaman Pakai Celana Ketat! Celana Wide Pants Jadi Andalan Cowok Indonesia Biar Tetap Santai Tapi Keren
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Kusam & Belang? 2 Body Scrub Ini Bisa Bikin Kulit Auto Cerah, Halus, dan Wangi Seharian!
Hobi dan Mainan
Biar Nggak Salah Nada Lagi! 3 Capo Gitar Ini Jadi Solusi Gitaris Pemula
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Konsultasi Tarot
Apakah saya bisa balikan dengan mantan saya
Konsultasi Tarot
Kasih Sayang dan Perhatian yang Tak Berbalas, Bagaimana Harus Terima Keadaan?
Konsultasi Tarot
4 Tahun Menikah, Tiba-tiba Rindu Mantan Kekasih Sampai Menangis
Konsultasi Tarot
Mantan Terlalu Cepat Move On, Apakah Hubungan Mereka Serius?
Konsultasi Tarot
Pacaran Baru Seminggu, Kekasih Sudah Berani Pinjam Uang
Most Popular
1
Pesona Tian Xiwei di Drama China Where the Mask Ends, Visualnya Memukau
2
Potret Olla Ramlan Olahraga Aerial Hoop, Pakai Busana Backless Serba Hitam
3
Potret Pernikahan Keturunan Konfusius ke-46 dengan Sosialita yang Jadi Sorotan
4
Viral Cucu Eks Presiden Korsel Bongkar Skandal Keluarga Lewat Webtoon Domba
5
Viral Aktris Thailand Ngaku Dilecehkan Petugas Medis Saat Sesak Napas
MOST COMMENTED











































