ADVERTISEMENT

Year in Review 2022

Adaptif, Kunci Corina Leyla Karnalies Jadi Bankir Paling Mengesankan

Inkana Izatifiqa R Putri - wolipop Rabu, 18 Jan 2023 13:20 WIB
Direktur Consumer Banking BNI Corina Leyla Karnalies (Foto: Dok. BNI) Direktur Consumer Banking BNI Corina Leyla Karnalies (Foto: Dok. BNI)
Jakarta -

Menjadi seorang pemimpin perempuan tentu bukan hal mudah, termasuk bagi Direktur Consumer Banking BNI Corina Leyla Karnalies. Selain perlu menyeimbangkan antara karier dan ibu rumah tangga, Corina Leyla Karnalies juga kerap dihadapkan dengan berbagai tantangan.

Berasal dari background fisika, tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota direksi, komisaris atau pemegang saham utama, hingga terpilih menjadi Direktur Consumer Banking BNI saat Indonesia diguncang krisis pandemi COVID-19, menjadi tantangan tersendiri bagi Corina Leyla Karnalies.

Namun, hal tersebut tak membuat Srikandi BNI ini gentar, bahkan ia membuktikan diri untuk dapat unggul sebagai women leader. Adapun seluruh keberhasilan ini tentunya tak lepas dari sikap adaptif. Menurutnya, adaptasi menjadi salah satu kunci untuk meraih keberhasilan dalam berkarier sehingga berkat kinerjanya, Corina Leyla Karnalies dinobatkan menjadi bankir paling mengesankan dalam CNBC Awards 2022.

"Adaptasi memang menjadi salah satu kunci untuk kita berhasil. Kita harus punya daya adaptasi yang tinggi, kita juga harus bisa berkomunikasi sehingga punya networking," ujar Corina Leyla Karnalies dalam acara Ngobrol Sore Semaunya.

Sikap adaptif memang telah ia terapkan sejak dirinya hijrah ke Jakarta dari daratan Minang untuk menempuh pendidikan di Universitas Indonesia. Sejak dahulu, wanita yang berasal dari Padang ini paham betul tentang pepatah yang orang tuanya ajarkan. 'Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung' menjadi pepatah sederhana yang mengungkapkan pentingnya beradaptasi.

"Saya asli orang Padang, di Kota Padang Panjang dan saya selalu ingat pepatah minang 'di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung'. Jadi bagaimana kita bener-bener bisa adaptif. Saya lihat di keluarga saya banyak sekali yang merantau. Dan tibalah saatnya saya untuk merantau juga," katanya.

"Saya di Padang Panjang sampai SMA, kemudian saya dapat PMDK masuk di Fisika MIPA UI. Dan itu suatu pengalaman yang menurut saya challenging. Saya mencoba gimana berkomunikasi yang baik. Sebagai anak daerah, memang yang harus kita punya adalah keinginan yang kuat dan bagaimana kita bisa beradaptasi," ungkapnya.

Tak sampai di situ, Corina Leyla Karnalies juga perlu kembali menerapkan sikap adaptif terhadap pekerjaannya. Terlebih sejak lulus, dirinya sudah langsung terjun ke dunia perbankan.

"Saya waktu itu punya goals mudah-mudahan setelah lulus kuliah, langsung dapat kerjaan. Tapi kerjaannya apa nggak spesifik, yang penting dapat kerjaan," katanya.

"Saya sering lewat sudirman kalau mau ke kampus dan di sana ada gedung yang menjadi ikon pada tahun itu adalah landmark. Dan saya melihat itu gedung keren banget. Saya lihat (kemudian bertekad) saya pengen kerja di sini, di gedung yang tinggi. Dan saya apply di situ (Citibank), alhamdulillah ada panggilan, walaupun di situ mulainya dari bener-bener basic." imbuhnya.

Meski bukan berasal dari lulusan yang berhubungan dengan dunia perbankan, namun Corina Leyla Karnalies membuktikan mampu berkarier. Bahkan, pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BNI Maret 2020, wanita lulusan Ilmu Fisika ini pun menerima jabatan sebagai Direktur Consumer Banking BNI.

"Setelah saya masuk bank, saya melihat karier saya. Dan pada saat itu, untuk di consumer banking, saya lihat bagus dan akan prospect. Dari sana saya serius berkarier di situ," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Year In Review 2022: Akselerasi Daerah Menyangga Pembangunan Nasional"
[Gambas:Video 20detik]