Cara Putri Tanjung Bantu Wanita Indonesia Kembangkan Industri Kreatif

Yudistira Imandiar - wolipop Minggu, 11 Apr 2021 19:11 WIB
Founder & CEO Creativepreneur Putri Tanjung Foto: BNI Creativepreneur
Jakarta -

Kegiatan ekonomi kreatif memberikan kontribusi cukup signifikan terhadap penerimaan negara. Tahun lalu, ekonomi kreatif menyumbangkan Rp 1.100 T terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Pelaku ekonomi kreatif didominasi oleh para wanita. Hampir 55 persen pelaku ekonomi kreatif di Tanah Air merupakan wanita.

Sebagai salah satu wanita pelaku industri kreatif, Founder & CEO Creativepreneur Putri Tanjung mengungkapkan para wanita punya banyak inovasi di bidang ekonomi kreatif.

Di sisi lain, Putri mengungkapkan masih ada keterbatasan yang dihadapi para wanita pelaku ekonomi kreatif. Salah satunya, mereka belum memiliki akses yang luas untuk mendapatkan fasilitas permodalan agar bisa mengembangkan usaha hingga bisa menjadi pemimpin di segmen bisnisnya.

"Industri kreatif ini paling banyak pelakunya memang perempuan. Cuma memang di top of pyramid sebagai leader, perempuan itu masih sedikit untuk di industri kreatif," kata Putri dalam acara BNI Creativepreneur Conference 2021, Minggu (11/4/2021).

Melihat kondisi keterbatasan itu, Putri bergerak untuk membantu para pengusaha wanita. Ia membuat sebuah gerakan bertajuk 'Elevate Women', yang memfasilitasi wanita-wanita pelaku ekonomi kreatif untuk terhubung dengan para investor, dan mendapatkan kucuran dana permodalan.

"Jadi hopefully Elevate Women ini bisa menjadi satu program dan Gerakan yang bisa membawa lebih banyak lagi perempuan women entrepreneur itu bisadiinves dan bisa punya akses dan opportunity yang sama," ungkap Putri.

Selain itu, Putri juga menginisiasi program Pahlawan Digital guna membantu UMKM, baik yang dimiliki para pria dan wanita, untuk menjangkau platform digital. Di tengah masa pandemi yang mendorong penetrasi digital dan internet, para pelaku usaha diajak untuk mengadopsi sistem digital guna mendorong pengembangan usahanya.

"Kita mencari anak-anak muda yang punya inovasi-inovasi digital untuk membantu UMKM terkoneksi dengan ekosistem digital," kata dia.

Komisaris Bursa Efek Indonesia sekaligus Presiden Komisaris SEA Group Indonesia Pandu Sjahrir menambahkan, banyak pengusaha perempuan yang dengan cepat melakukan transformasi bisnisnya ke ranah digital. Mereka sangat tanggap dengan perubahan situasi dan dengan cepat beradaptasi untuk bisa bertahan bahkan semakin berkembang.

(ega/ega)