Intimate Interview

Kisah Priscilla Hertati, Wanita Indonesia Pertama Menantang Petarung Dunia

Gresnia Arela Febriani - wolipop Jumat, 01 Nov 2019 12:13 WIB
Priscilla Hertati Lumban Gaol dan  Bozhena Antoniya. Foto: Dok. Instagram @hertati88 Priscilla Hertati Lumban Gaol dan Bozhena Antoniya. Foto: Dok. Instagram @hertati88

Jakarta - Seni bela diri campuran atau lebih dikenal dengan sebutan Mixed Martial Arts (MMA) adalah olahraga yang memperbolehkan berbagai teknik pertarungan, seperti pergumulan, tendangan, dan pukulan.

Sejak zaman Yunani Kuno, konsep pertarungan yang serupa dengan MMA telah dipraktikkan. Pada era modern, kepopuleran MMA melejit ketika berbagai organisasi dan ajang promosi MMA global mulai bermunculan di seluruh dunia.

MMA yang dulu didominasi kaum pria, kini juga banyak dilakukan wanita. Dan salah satu atlet MMA wanita yang kisahnya menginspirasi adalah Priscilla Hertati Lumban Gaol. Atlet kelahiran Dolok Sanggul, Sumatera Utara ini akan menjadi wanita Indonesia pertama yang menantang juara dunia MMA, Angela Lee.

Kisah Priscilla Hertati, Wanita Indonesia Pertama Menantang Petarung DuniaPriscilla Hertati Lumban Gaol saat ditemui Wolipop. Foto: gresnia/wolipop

Langkah Tati, demikian Priscilla Hertati Lumban Gaol biasa disapa, untuk dapat bertarung dengan juara dunia One Championship, Angela Lee semakin mulus setelah kemenangannya pada gelaran ONE: DAWN OF VALOR di Istora Senayan, Jumat malam (25/10/2019). Melawan Bozhena Antoniyar, Tati menang dengan angka mutlak.

Sepanjang pertarungan selama tiga ronde Tati terus memberikan hantaman untuk lawannya tersebut. Pada akhir ronde ketiga, sikutannya menghentikan perlawanan Bozhena Antoniya.

Sebelum masuk ke dunia MMA, Tati terlebih dahulu menjadi atlet wushu. Dia bahkan pernah bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) di cabang olahraga wushu.

Kisah Priscilla Hertati, Wanita Indonesia Pertama Menantang Petarung DuniaPriscilla Hertati Lumban Gaol. Foto: gresnia/wolipop

"Aku bergabung ke dunia bela diri sejak Agustus 2006. Awal mulanya aku dari wushu, di situ berkarier sampai PON 2016. PON Pertama di Kalimantan, kedua Riau dan ketiganya di Jawa Barat," kata Tati saat berbincang dengan Wolipop di tempat latihannya di Nam Centre, Kemayoran, Jakarta Pusat (23/10/2019).

Tati mengisahkan bagaimana dia bisa terjun menjadi atlet wushu. Menurutnya sejak kelas 3 SMA dia sudah menyukai olahraga bela diri. Sang kakak Fransisco Lumban Gaol yang kemudian mengenalkannya pada olahraga wushu.

"Waktu itu semester dua lagi sibuk-sibuknya tryout. Dan abang bilang kepada saya bahwa dia punya teman, dia lagi mencari atlet wanita. Dan abang saya sudah berusaha menawarkan ke teman-temannya tetapi tidak ada yang mau. Hingga akhirnya abang yang mendorong saya untuk ikut lomba wushu," kata Tati.

Kisah Priscilla Hertati, Wanita Indonesia Pertama Menantang Petarung DuniaPriscilla Hertati Lumban Gaol menang melawan Bozhena Antoniya. Foto: Dok. Instagram @hertati88

Tati pun tertarik karena pada saat itu diiming-imingi kakaknya bisa mendapatkan uang saku tambahan jika bisa memenangkan lomba wushu. "Dek lo liat deh atlet itu, gara-gara dia jadi atlet, dia hebat sekarang bisa bangun rumah untuk keluarganya, dia bisa punya uang sendiri dan traktir kita-kita," ucap Tati mengenang ucapan kakaknya dulu.

Hanya berlatih selama dua minggu, Tati dikirim ke Provinsi Banten untuk bertanding. Tak disangka, dia langsung meraih kemenangan.

"Dan ketika menang langsung dapat uang. Wah ternyata cuman begitu doang dapat uang! Anak SMA punya uang sendiri akhirnya saya bayar uang sekolah sendiri," ujarnya senang mengingat kemenangannya dulu.

Setelah meraih berbagai kemenangan di PON, terlintas di benak Tati untuk berhenti menjadi atlet wushu dan mencoba olahraga lain. Dia pun mendatangi Siam Training Camp yang dikenal sebagai tempat berlatih MMA, kickboxing hingga muay thai.

Kisah Priscilla Hertati, Wanita Indonesia Pertama Menantang Petarung DuniaBozhena Antoniya. Foto: Dok. Instagram @hertati88

"Niatnya saya kepengin lihat-lihat saja dan ingin olahraga agar badan saya bugar saja. Tetapi ternyata ada salah satu pelatih yang melihat bakat saya terus dia menawarin main Mixed Martial Arts (MMA), waktu pertama kali agak ragu-ragu karena ekstrem sekali bela dirinya itu," ungkap Tati.

Pada 2017, Tati memutuskan mencoba menjadi atlet MMA. Saat baru satu bulan menjadi atlet MMA, anak kedua dari enam bersaudara itu langsung mengikuti pertandingan One Championship dan mengalami kekalahan.

Baru pada pertandingan ketiganya, tepatnya pada Januari 2018, Tati meraih kemenangannya. "Saya harus menang bagaimana pun caranya. Karena malu dua kali kalah terus. Akhirnya saya berusaha keras dan belajar dari pertandingan sebelumnya kalahnya di mana dan saya mulai berlajar menggali lagi kekurangan-kekurangan saya," ujarnya.

Tekad Tati untuk terus belajar melalui berbagai pertandingan benar-benar dilakukannya. Dia bahkan sampai bertanding enam kali dalam setahun pada 2018. Tati sampai dijuluki sebagai atlet terajin di pertandingan One Championship.

"Di 2018 saya dikasih kesempatan main enam kali dalam setahun, di situ saya mendapatkan predikat atlet terajin di dalam event itu. Berarti dalam setahun per dua bulan sekali fight terus. Saya mendapatkan kemenangan lima kali dan satu kali kekalahan," jelasnya.

Kini Tati bersiap menghadapi pertarungan dengan juara dunia Angela Lee. Dia pun mempersiapkan segalanya mulai dari mental, fisik dan teknik.

"Karena momen ini yang sudah lama banget saya rindukan, sudah dua tahun saya di MMA, berterima kasih sekali kepada One Championship kalau memang ada salah satu wakil Indonesia yang diberi kesempatan untuk tanding melawan juara dunia," tutup Tati.

Kisah Priscilla Hertati, Wanita Indonesia Pertama Menantang Petarung DuniaFoto: Dok. Instagram @hertati88


Simak Video "Lipstik Pixy Make It Glow Series Bikin Jatuh Hati"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)