Cegah Lembap, Ini 3 Cara Jaga Kualitas Udara Ruangan Tetap Bersih

Erika Dyah - wolipop Selasa, 26 Apr 2022 15:01 WIB
AC Polytron Foto: Polytron
Jakarta -

Kualitas udara yang kurang baik menyebabkan ruangan menjadi lembap dan dipenuhi jamur. Hal ini tak hanya membuat ruangan jadi tak nyaman, tapi juga bisa memicu masalah kesehatan sehingga perlu dicegah.

Ruangan yang lembap bisa menimbulkan berbagai penyakit. Sebab jamur yang tumbuh di ruangan lembap bisa menyebar di karpet, pakaian, makanan, hingga area-area tak terlihat di ruangan yang bisa memicu alergi dan iritasi.

Agar hal ini bisa dihindari, cobalah 3 cara berikut yang dilansir dari treehugger untuk menjaga kualitas udara ruangan!

1. Identifikasi Area Bermasalah di Ruangan

Anda tidak dapat mencegah tumbuhnya jamur di rumah sepenuhnya, namun hal ini bisa diatasi dengan cepat jika diidentifikasi sejak awal. Misalnya, ketahui area-area yang rawan lembap, seperti kamar mandi, ruangan cuci, sudut ruangan yang tak terkena matahari langsung, atau langit-langit yang mengalami kebocoran.

Jika sudah mengidentifikasinya, Anda bisa dengan segera memperbaiki sumber masalah tersebut. Misalnya, dengan memasang produk tahan jamur, bersihkan ruangan secara rutin, ganti seprai dan alas sofa di rumah, serta perbaiki rumah yang rusak karena air seperti langit-langit bocor atau dinding yang rembes.

2. Segera Keringkan Area Basah

Kelembapan sangat mudah ditemui di area basah dalam ruangan, karenanya pastikan untuk segera mengeringkan area basah untuk mencegah pertumbuhan jamur supaya kualitas udara tetap terjaga.

Anda bisa segera mengelap rembesan air setelah hujan, atau tumpahan air yang mungkin jatuh ke karpet dan sofa dengan segera. Hindari juga meninggalkan pakaian basah di tumpukan cucian karena jamur dapat menyebar dengan cepat dan membuat ruangan lembap.

Jika tempat tinggal Anda rawan banjir, sebisa mungkin singkirkan karpet lantai atau tempat tidur yang rendah karena rawan terkena air luapan yang menyebabkannya lembap. Furnitur pun harus dikeringkan segera sesaat setelah banjir agar tak rusak dan kualitas udara setelah banjir dapat kembali baik.

3. Pastikan Sirkulasi Udara Baik dengan Ventilasi yang Tepat

Berbagai aktivitas di rumah bisa memicu tumbuhnya jamur yang menyebabkan ruangan makin terasa lembap. Misalnya, memasak, mandi, mencuci pakaian, dan lain sebagainya. Supaya tetap nyaman, pastikan Anda menyediakan ventilasi yang cukup baik di rumah.

Sirkulasi udara yang baik bisa dihasilkan lewat ventilasi alami, seperti dengan cara membuka jendela saat memasak atau mencuci piring. Anda juga bisa memasang exhaust fan untuk pertukaran udara yang lebih baik, dehumidifier yang bisa mengurangi kelembapan di rumah, atau memasang Air Conditioner (AC) untuk kualitas udara yang lebih terjaga.

Anda bisa gunakan AC Smart Neuva Pro dari Polytron yang dilengkapi kombinasi High Density Dust Filter untuk menyaring debu hingga 90%, Carbon Filter untuk menghilangkan bau tidak sedap, serta HEPA Filter yang mampu mencegah penyebaran bakteri. Kombinasi ini dapat bantu mencegah udara lembap agar ruangan semakin nyaman ditempati.

AC PolytronFoto: Polytron

Selain itu, AC Smart Neuva Pro dari Polytron ini juga didesain High Efficiency Cooling Engine sehingga 40% lebih cepat dingin dari biasanya. Jangkauan udaranya pun lebih merata dengan fitur 4D auto swing serta telah dilengkapi teknologi Soft Start 450VA dengan sirkuit pengendali arus listrik. Sehingga tak membutuhkan daya listrik besar saat dinyalakan dan tak akan membuat sekering turun.



Simak Video "Pertama di Dunia! Jam Tangan Berbahan Jamur"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/ega)