Tips dan Manfaat Rumah Berkelanjutan, Hemat Biaya Perawatan dan Energi

Daniel Ngantung - wolipop Rabu, 23 Mar 2022 12:00 WIB
3d illustration. Mock up poster and a cabinet with lamp and decor in the beige interior with open door to the modern bedroom. Ilustrasi rumah berkelanjutan. (Foto: Getty Images/iStockphoto/gamespirit)
Jakarta -

Konsep rumah berkelanjutan mulai dilirik belakangan ini karena efisien dan ramah lingkungan. Tertarik untuk memiliki rumah seperti ini? Kenali dulu apa itu rumah berkelanjutan dan kelebihannya.

Mande Austriono, kepala arsitek di konsultan DFORM, menjelaskan bahwa rumah berkelanjutan adalah rumah yang hemat energi dengan sendirinya, sehat bagi lingkungan, dan menghargai lingkungan sekitar, nyaman untuk kehidupan keluarga.

"Konsep rumah ini sudah biasa di luar negeri, khususnya Eropa. Kalau orang Indonesia belum terlalu aware, tapi mulai dilirik," kata Mande saat acara 'Beko, Mengenal Rumah Berkelanjutan' yang digelar secara virtual, Selasa (22/3/2022).

Sebuah rumah berkelanjutan, sambungnya, harus memenuhi tiga prinsip, yakni sosial, lingkungan, dan ekonomi. Dalam kaitannya dengan sosial, rumah tersebut dapat mendukung interaksi penghuni dengan warga sekitar.

Sementara itu, prinsip lingkungan berhubungan dengan bagaimana rumah tersebut tidak merusak alam sekitar. "Rumah dirancang untuk mengurangi emisi gas, efek rumah kaca, menghemat air dan energi, serta mengurangi limbah selama konstruksi dan masa pakai rumah," terang Mande.

[Gambas:Instagram]



Untuk prinsip ekonomi, rumah dirancang sedemikian rupa agar dapat menghemat biaya selama konstruksi dan selama rumah berdiri. Perencanaan yang cermat menghindari kebutuhan untuk renovasi besar di masa depan dan mengurangi biaya terkait dengan penggunaan energi, penggunaan air dan pemeliharaan.

"Salah satu aspek penting dari rumah berkelanjutan adalah menggunakan material yang tepat guna, berkualitas, dan berdurabilitas tinggi. Sehingga harapannya biaya perawatan selama ke depannya akan jauh lebih ringan dibanding rumah biasa," tambah Mande.

Oleh karena itu, membeli material berkualitas dengan harga yang tinggi seharusnya bukan masalah bagi penghuni. Mande mengatakan, banyak orang melakukan kesalahan dengan memilih material murah tapi kualitasnya rendah demi alasan menghemat. Akibatnya, malah terjadi pemborosan karena produk terus mengalami kerusakan.

[Gambas:Instagram]



Tips Membuat Rumah Berkelanjutan

Jika berminat membangun rumah berkelanjutan, Mande memberikan empat tips:

1. Berpikir matang untuk masa depan, jangan hanya sekadar mengikuti tren. Pastikan konsep rumah berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan.

2. Perhatikan anggaran. Hindari pengeluaran biaya yang tidak penting demi memenuhi keinginan ketimbang kebutuhan.

3. Mengubah mindset dengan lebih terbuka terhadap konsep yang ditawarkan oleh kontraktor atau konsultan desain.

4. Selalu merasa berkecukupan. Hindari sikap membanding-bandingkan rumah sendiri dengan rumah milik orang lain yang lebih mampu.


Perlu digarisbawahi, bahwa desain rumah berkelanjutan tidak harus melulu minimalis. "Pada prinsipnya, rumah berkelanjutan tidak ada hubungan dengan gaya desain. Yang penting efektif. Namun memang, gaya yang lebih modern menghilangkan unsur-unsur dekorasi yang tidak perlu seperti pada desain klasik," jelas Mande.



Simak Video "NCTzen Puji Interaksi Indra Herlambang dengan NCT Dream"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)