Hati-hati, Ini Ciri-ciri Air Galon yang Tak Layak Diminum

Yudistira Imandiar - wolipop Selasa, 18 Agu 2020 14:15 WIB
Glass being filled at a water cooler Foto: Getty Images/iStockphoto/KLH49
Jakarta -

Mengonsumsi air mineral baik untuk memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh. Namun, mesti diperhatikan apakah air mineral yang dibeli layak dan baik untuk dikonsumsi.

Pakar Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB) Eko Hari Purnomo menerangkan, kualitas air mineral dalam kemasan galon dapat dilihat dari ciri fisiknya. Cara paling mudah untuk mengetahui air mineral galon masih baik kualitasnya, yakni dari volumenya.

Menurut Eko, produsen air mineral galon selalu memastikan volume dalam kemasan sesuai dengan standar. Jika terlihat volume air sudah berkurang, patut dicurigai ada kebocoran pada galon yang membuat air terkontaminasi partikel di lingkungan.

Tanda lain yang bisa diamati, yaitu warna air dalam kemasan. Air mineral, kata Eko, harusnya terlihat jernih tidak berwarna sama sekali. Jika kedapatan warnanya berubah atau ada kotoran di dalamnya, maka air dalam galon sudah tidak layak dikonsumsi. Indikator lain yang menunjukkan air sudah tercemar, yaitu timbul bau tak sedap saat tutup galon sudah dibuka."Kalau volumenya tidak sesuai mengindikasikan satu hal, yaitu bocor. Kalau bocor maka itu jadi salah satu tanda kualitas produk patut dipertanyakan," sebut Eko saat menjadi pembicara dalam acara kunjungan virtual ke Pabrik AQUA, Selasa (18/8/2020).

Terkait kualitas produk, salah satu produsen air dalam kemasan, Danone-AQUA, merancang tutup galon dengan teknologi 'dual injection' yang diklaim dapat mencegah kontaminasi partikel asing di lingkungan. Galon yang digunakan juga diinspeksi secara berkala untuk memastikan galon memenuhi standar kelayakan.

Danone-AQUA Water Resources, Nature & Process Technology Director Azwar Satrya Muhammad menerangkan, galon AQUA telah melewati proses pencucian dengan air bertekanan tinggi dan menggunakan deterjen serta disinfektan berstandar food grade. Dalam proses produksi, air mineral AQUA pun terhindar dari sentuhan tangan operator di pabrik.

"Biasanya produksi AQUA dari produksi sampai pendistribusian dilakukan dalam satu hari. Proses kami mulai dari water treatment, proses inspeksi, pencucian,pengisian, penutupan botol dan penyimpanan secara periodik dilakukan pengujian oleh tim quality kami," jelas Azwar.

(prf/eny)